Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
63Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ACS Short Review

ACS Short Review

Ratings: (0)|Views: 1,669 |Likes:
Published by wolff_512

More info:

Published by: wolff_512 on Apr 13, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/31/2013

pdf

text

original

 
 
DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN
ACUTE CORONARY SYNDROME STEMI - NSTEMI 
Pembimbing :Dr. Frits W. Suling, SpJPDisusun oleh :Sigit Sutanto 00-003KEPANITERAAN ILMU PENYAKIT DALAMPERIODE 20 MARET – 27 MEI 2006FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS KRISTEN INDONESIAJAKARTA 2006
TINJAUAN PUSTAKA
 
Tinjauan Pustaka – Sindrom Koroner Akut STEMI dan NSTEMI 
 1
Tinjauan Pustaka
DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN
ACUTE CORONARY SYNDROME STEMI - NSTEMI 
Sigit SutantoKepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit DalamPeriode 20 Maret – 27 Mei 2006Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia
I. PENDAHULUAN
Sejak permulaan tahun 1960 sampai saat ini telah banyak sekali perubahan dankemajuan dalam penatalaksanaan sindrom koroner akut ( 
acute coronary syndrome; ACS 
 ), daripengobatan sederhana dengan pemberian nitrogliserin dan morfin sampai program pena-talaksanaan yang sangat maju, meliputi diagnosis dini dan pemberian obat antiiskemik,antiplatelet, antitrombotik dan terapi trombolitik dengan kombinasi tindakan revaskulari-sasi seperti
 percutaneus coronary intervention 
(PCI) atau bedah pintas koroner (CABG=
corona- ry artery bypass graft 
 ), tetapi diagnosis dini ACS tidak selalu mudah.
1,2
 Di Amerika Serikat, lebih dari 4 juta pasien tiap tahun datang ke unit gawat daru-rat karena diduga menderita ACS, dan hanya 900.000 pasien akhirnya ternyata menderitainfark jantung akut. Tugas dokter pada umumnya dan khususnya terutama di unit gawatdarurat untuk mengenali pasien yang mempunyai ACS secara dini. Makin cepat diagnosisdapat ditegakkan, makin baik hasilnya untuk pasien, karena adanya iskemi ataupun nek-rosis akibat infark dapat dikurangi sekecil mungkin sehingga angka morbiditas dan morta-litas dapat ditekan.
2,5
 Dalam membuat diagnosis ACS riwayat penyakit sangat penting, demikian jugadengan faktor risiko kardiovaskular. Perubahan EKG dan laboratorium kadang dapatmembantu. Keluhan pada pasien ACS berupa nyeri dada disebabkan iskemi miokardkarena suplai oksigen berkurang akibat penyempitan pembuluh darah koroner.
 
Tinjauan Pustaka – Sindrom Koroner Akut STEMI dan NSTEMI 
 2
II. DEFINISI
Sindrom koroner akut (ACS) merupakan sindrom klinik penyakit jantung koroneryang disebabkan penurunan suplai oksigen miokard secara akut atau subakut akibat erosiserta ruptur plak aterosklerotik dan mikroembolisasi. Yang umumnya dimasukkan dalam ACS adalah angina tak stabil ( 
unstable angina; 
UA) dan infark miokard tanpa ST-elevasi
 NSTEMI 
 ). ACS dapat berkembang menjadi infark jantung akut dengan ST-elevasi
STEMI 
 ) dan kematian mendadak. Walau demikian, sebenarnya mekanisme patofisiologiyang terjadi adalah sama, yaitu ruptur plak aterosklerotik, hanya saja derajat trombosisdan emboli distal yang diakibatkan berbeda.
2,3
 
Gambar 1. Spektrum ACS berdasarkan EKG dan biomarker nekrosis miokard pada pasiendengan nyeri dada akut.
2,5
 
Ruptur / erosi plakPembentukan trombi dengan/tanpaembolisasiIskemi jantung akutTanpa ST elevasi Dengan ST elevasiBiomarkernekrosis miokardtidak meningkatBiomarkernekrosis miokardmeningkatBiomarkernekrosis miokardmeningkatUANSTEMI(
gelombang Q biasanya (-))
STEMI
(gelombang Q biasanya (+))

Activity (63)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
rizevi liked this
Asyifa Zulinanda liked this
Reni Retnowati liked this
Astri Mutiar liked this
Nenden ERnesh liked this
Beuty Savitri liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->