Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
78Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab 06 Motor Listrik DC

Bab 06 Motor Listrik DC

Ratings: (0)|Views: 3,144 |Likes:
Published by J raymond F

More info:

Published by: J raymond F on Apr 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2013

pdf

text

original

 
165
BAB 6MOTOR LISTRIK ARUS SEARAH
6.1 Mesin Arus Searah
Mesin arus searah dapat berupa
generator DC 
atau
motor DC 
. Untuk membedakan sebagai generator ataumotor dari mesin difungsikan sebagai apa.
Generator DC 
alat yang mengubah
energi mekanik 
menjadi
energi listrik DC 
. Motor DC alat yang mengubah energi listrik DCmenjadi energi mekanik putaran. Sebuah motor DC dapatdifungsikan sebagai generator, atau sebaliknya generator DC bisa difungsikan sebagai motor DC.Secara fisik mesin DC tampak jelas ketika rumah mo-tor atau disebut stator dibongkar terdapat kutub-kutub mag-net bentuknya menonjol
Gambar 6.1
. Mesin DC yang sudahdipotong akan tampak beberapa
komponen
yang mudahdikenali. Bagian yang berputar dan berbentuk belitan kawatdan ditopang poros disebut sebagai rotor atau jangkar 
Gambar 6.2
.Bagian rotor mesin DC salah satu ujungnya terdapatkomutator yang merupakan kumpulan segmen tembagayang tiap-tiap ujungnya disambungkan dengan ujung belitanrotor (
Gambar 6.3
). Komutator merupakan bagian yangsering dirawat dan dibersihkan karena bagian inibersinggungan dengan sikat arang untuk memasukkan arusdari jala-jala ke rotor.Sikat arang (
carbon brush
) dipegang olehpemegang sikat (
brush holder 
)
Gambar 6.4
agar kedudukan sikat arang stabil. Pegas akan menekan sikatarang sehingga hubungan sikat arang dengan komutator tidak goyah. Sikat arang akan memendek karena usiapemakaian dan secara periodik harus diganti dengan sikatarang baru.Salah satu kelemahan dari mesin DC adalah kontak mekanis antara komutator dan sikatarang yang harus terjaga dan secara rutin dilakukan pemeliharaan. Tetapi mesin DC jugamemiliki keunggulan khususnya untuk mendapatkan pengaturan kecepatan yang stabil danhalus. Motor DC banyak dipakai di industri
kertas
,
tekstil 
,
kereta api diesel elektrik 
, dansebagainya.
Gambar 6.1
Stator mesin DC danmedan magnet utama dan medanmagnet bantu
Gambar 6.3
Penampang komutator 
Gambar 6.4
Pemegang sikat arang
Gambar 6.2
Fisik mesin DC
 
166
Gambar 6.7
Pembangkitan tegangan DC pada angker 
Mesin DC dapat difungsikan sebagai generator DC maupun sebagai motor DC. Saat sebagai generator DC fungsinya mengubah energi mekanik menjadi energi listrik,sedangkan sebagai Motor DC mengubah energi listrik menjadi energi mekanik.
6.2 Prinsip Kerja Generator DC
Prinsip kerja generator DC berdasarkan padakaidah tangan kanan. Sepasang magnet permanen utara-selatan menghasilkan garis medan magnet F, kawatpenghantar di atas telapak tangan kanan ditembus garismedan magnet F. Jika kawat digerakkan ke arah ibu jari,maka dalam kawat dihasilkan arus listrik I yang searahdengan keempat arah jari tangan
Gambar 6.5
.Bagaimana kalau posisi utara-selatan magnet permanendibalik? Ke mana arah arah arus listrik induksi yangdihasilkan?Percobaan secara sederhana dapat dilakukan dengan menggunakan sepasang magnetpermanen berbentuk
, sebatang kawat digantung dikedua sisi ujungnya, pada ujung kawatdipasangkan Voltmeter (
Gambar 6.6
).Batang kawat digerakkan ke arah panah, pada kawatdihasilkan ggl induksi dengan tegangan yang terukur padaVoltmeter.Besarnya ggl induksi yang dibangkitkan:
u
=
B · L · v · z Volt 
= Tegangan induksi pada kawat, V
B
= Kerapatan medan magnet, Tesla
L
= Panjang kawat efektif, meter 
= Kecepatan gerak, m/detik
= Jumlah belitan kawatBelitan kawat generator berbentuk silinder dan beberapa kawat dibelitkan selanjutnyadisebut belitan rotor atau belitan jangkar. Kedudukan I, ketika rotor digerakkan searah jarum jam, kawat 1 tanda silang (
menjauhi kita
), kawat 2 tanda titik (
mendekati kita
) ggl induksimaksimum. Posisi II kawat 1 dan kawat 2 berada pada garis netral ggl induksi sama dengannol. Posisi III kawat kebalikan posisi I dan ggl induksi tetap maksimum (
Gambar 6.7
).
Gambar 6.5
Kaidah tangan kanan
Gambar 6.6
Model prinsip kerjagenerator DC
 
167
Posisi ini terjadi berulang-ulang selama rotor diputar pada porosnya, ggl induksi yangdihasilkan maksimum, kemudian ggl induksi menjadi nol, berikutnya ggl induksi menjadimaksimum terjadi berulang secara bergantian.GGL induksi yang dihasilkan dari belitanrotor (
Gambar 6.7
) dapat menghasilkan dua jenis listrik yang berbeda, yaitu
listrik AC 
dan
listrik DC 
. Jika ujung belitan rotor dihubungkan dengan
slipring berupa dua cincin
(
Gambar 6.8a
), maka dihasilkan listrik ACberbentuk sinusoidal. Bila ujung belitan rotor dihubungkan dengan
komutator 
satu cincin(
Gambar 6.8b
) dengan dua belahan, makadihasilkan listrik DC dengan dua gelombangpositif.Mesin DC dikembangkan rotornya memilikibanyak belitan dan komutator memilikibeberapa segmen. Rotor memiliki empatbelitan dan komutator empat segmen, sikatarang dua buah, akan menghasilkan gglinduksi dengan empat buah buah gelombanguntuk setiap putaran rotornya (
Gambar 6.9
).Tegangan DC yang memiliki empat puncak.Medan magnet yang sebelumnya adalah magnet permanen digantimenjadi elektromagnet, sehingga kuat medan magnet bisa diatur oleh besarnya aruspenguatan medan magnet. Belitan rotor dikembangkan menjadi belitan yang memiliki empatcabang, komutator empat segmen dan sikat arang dua buah. Tegangan yang dihasilkanpenjumlahan dari belitan 1-2 dan belitan 3-4 (
Gambar 6.10
).Dalam perkembangan berikutnya generator DC dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:1.Generator penguat terpisah2.Generator belitan Shunt3.Generator belitan Kompound
Gambar 6.8
a) Bentuk tegangan AC dan slipring
Gambar 6.8
b) Tegangan DC pada komutator 
Gambar 6.9
Prinsip pembangkitan tegangan DC
Gambar 6.10
Tegangan DC pada komutator 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->