Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
1.Ajukan sejumlah alas an yang mendasari kebijakan Negara tentang guru TK/SD – SMA minimal sarjana strata 12.A. Sebutkan tri dharma perguruan tinggiB. Sebagai mahasiswa LPTK, andai anda diikutsertakan sebagai sukarelawandi sebuah wilayah sedih akibat bencana alam. Apa yang paling utamasebaiknya anda lakukan.A. Tridarma Perguruan Tinggi yaitu :1. Pendidikan dan pengajaran2. Penelitian dan pengembangan3. Pengabdian pada masyarakatB. Andaikan saya ditugaskan sebagai suka relawan di wilayah pasca gempasaya akan mendahulukan perbaikan penduduk dari segi mental yaitumenghilangkan trauma secara bertahap dengan cara memberikan banyakpermainan. Setelah dianggap pulih, maka saya akan memberikan materiesensi secara bertahap pula. 3.Ternyata mahasiswa LPTK harus menguasai bidang layanan bimbingan danlayanan administrasi/manajemen pendidikan. Mengapa?4.Metode ceramah murni yang sangat digemari para guru (SD – SMA) sangatbertentangan dengan prinsip instruksional, karena tidak sesuai dengankarakter peserta didik sebagai subjek didik. Jelaskan !5.Kasus-kasus seperti bullying, tawuran sekolah bahkan berbagai bentukkenakalan remaja yang lain secara tidak langsung turut menyentuh danbahkan menggoyang profesi guru. Dapatkah anda memberikan alas ankonkrit mengapa hal itu terjadi bila ditinjau dari kode etik kependidikan danprofesionalisme guru serta kompetensi pendidik?6.A. Apa keuntungan guru mengetahui struktur organisasi DIKNAS dan menjadianggota aktif organisasi profesi?B. Sebutkan macam-macam organisasi profesi guru baik nasional maupuninternasional ?
 
Semua Guru Harus Sarjana (S1)Kendari, Kepres - Semua guru pada setiap jenjang pendidikan mulai dari Taman Kanak-Kanak, SD, SMP dan SMA harus berijazah minimal Sarjana (SI).Demikian diungkapkan Pembantu Rektor I Universitas Haluoleo Kendari, Ir HLa Sara, MS PhD selaku penanggungjawab Pelaksanaan Sertifikasi GuruRayon 26 Sulawesi Tenggara saat membuka pendidikan dan pelatihansertifikasi guru Rayon 26 Sulawesi Tenggara, Jumat (02/10/09) di AuditoriumMokodompit, Unhalu, Kendari. "Dalam UU No. 14 tahun 2005, tentang Guru dan Dosen mengisyaratkanbahwa semua guru pada setiap jenjang pendidikan mulai dari Taman Kanak-Kanak, SD, SMP dan SMA harus berijazah minimal Sarjana (SI)," ungkap LaSara. Menurut La Sara, pendidikan yang bermutu memiliki kaitan ke depan(Forward Linkage) dan kaitan kebelakang (Backward Linkage) bahwapendidikan yang bermutu merupakan syarat utama untuk mewujudkankehidupan bangsa yang maju, modern dan sejahtera. " Sejarahperkembangan dan pembangunan bangsa-bangsa mengajarkan pada kitabahwa guru menjadi ujung tombak dalam pembangunan pendidikan nasional.Utamanya dalam membangun dan meningkatkan kualitas sumber dayamanusia melalui pendidikan formal," katanya kepada peserta pendidikan danpelatihan sertifikasi guru Rayon 26 Sulawesi Tenggara. 
 
La Sara juga mengatakan tujuan Sertifikasi Guru ini adalah menentukkankelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran danmewujudkan tujuan pendidikan Nasional.Selain itu, kata La Sara, tujuanya adalah untuk meningkatkan proses danmutu hasil pendidikan, meningkatkan martabat guru serta menigkatkanprofesionalitas guru." Sertifikasi guru merupakan salah satu upayapemerintah dalam meningkatkan kualitas guru sehingga pembelajaran disekolah menjadi berkualitas, peningkatan program lain yaitu peningkatankualifikasi akademik guru menjadi S1/D4, peningkatan kompetensi guru,pembinaan karir guru, pemberian tunjangan guru, pemberian maslahattambahan, penghargaan dan perlindungan guru," terangnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, kata La Sara, maka setiap guru (dan calonguru) alumni LPTK (lembaga pendidikan dan tenaga pendidikan) yangberijazah S1 diwjibkan mengikuti uji sertifikasi. Ujian ini menjadi syaratmutlak dan harus dilulusi para guru. "Hal ini berkaitan dengan peningkatankesejahteraan terutama bagi mereka yang selama ini sudah menjadi guru.Sedangkan bagi mereka yang baru melamar untuk menjadi guru, jika merekadinyatakan tidak lulus, maka yang bersangkutan tidak akan diterima sebagaiguru, dan harus mencari jenis pekerjaan lain diluar guru," ujarnya.  Jadi, lanjutnya, sertifikasi melalui uji kompetensi memperhitungkanpengalaman profesionalitas guru, melalui penilaian portofolio guru. Sepuluhkomponen portofolio guru akan dinilai oleh perguruan tinggi penyelenggarasertifikasi guru. Bagi guru yang belum memenuhi batas minimal lolos, akanmengikuti pendidikan dan pelatihan hingga guru dapat menguasaikompetensi guru. "Guru professional dan bermartabat menjadi impian kitasemua karena akan melahirkan anak bangsa yang cerdas, kritis, inovatif,demokratis dan berakhlak. Guru professional dan bermartabat memberikan
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more