Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ppkn1_sma2

ppkn1_sma2

Ratings: (0)|Views: 462|Likes:
Published by chepimanca
Prinsip Persamaan Derajat
Sumber : www.e-dukasi.net

1. Arti Prinsip Persamaan Derajat Persamaan harkat adalah persamaan nilai, harga, taraf yang membedakan makhluk yang satu dengan makhluk yang lain. Harkat manusia adalah nilai manusia sebagai makhluk Tuhan yang dibekali cipta, rasa, karsa dan hak-hak serta kewajiban azasi manusia. Martabat adalah tingkatan harkat kemanusiaan dan kedudukan yang terhormat. Sedangkan derajat kemanusiaan adalah tingkatan, martabat dan kedudukan manusia sebagai mak
Prinsip Persamaan Derajat
Sumber : www.e-dukasi.net

1. Arti Prinsip Persamaan Derajat Persamaan harkat adalah persamaan nilai, harga, taraf yang membedakan makhluk yang satu dengan makhluk yang lain. Harkat manusia adalah nilai manusia sebagai makhluk Tuhan yang dibekali cipta, rasa, karsa dan hak-hak serta kewajiban azasi manusia. Martabat adalah tingkatan harkat kemanusiaan dan kedudukan yang terhormat. Sedangkan derajat kemanusiaan adalah tingkatan, martabat dan kedudukan manusia sebagai mak

More info:

Published by: chepimanca on Apr 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/17/2010

pdf

text

original

 
Prinsip Persamaan Derajat
Sumber : www.e-dukasi.net
1. Arti Prinsip Persamaan Derajat
Persamaan harkat adalah persamaan nilai, harga, taraf yang membedakan makhluk yang satu denganmakhluk yang lain. Harkat manusia adalah nilai manusia sebagai makhluk Tuhan yang dibekali cipta,rasa, karsa dan hak-hak serta kewajiban azasi manusia. Martabat adalah tingkatan harkat kemanusiaandan kedudukan yang terhormat. Sedangkan derajat kemanusiaan adalah tingkatan, martabat dankedudukan manusia sebagai makhluk Tuhan yang memiliki kemampuan kodrat, hak dan kewajiban azasi.Dengan adanya persamaan harkat, derajat dan martabat manusia, setiap orang harus mengakui sertamenghormati akan adanya hak-hak, derajat dan martabat manusia. Sikap ini harus ditumbuhkan dandipelihara dalam hubungan kemanusiaan, baik dalam lingkungan keluarga, lembaga pendidikan maupundi lingkungan pergaulan masyarakat. Manusia dikarunian potensi berpikir, rasa dan cipta, kodrat yangsama sebagai makhluk pribadi (individu) dan sebagai makhluk masyarakat (sosial).Manusia akan mempunyai arti apabila ia hidup bersama-sama manusia lainnya di dalam masyarakat.Cobalah Anda renungkan? dan cobalah lakukan contoh perbuatan yang baik, misalnya Anda menolongtetangga yang sedang sakit walaupun tetangga Anda itu berbeda agama dengan Anda.Negara Indonesia yang kita cintai ini memiliki landasan moral atau hukum tentang persamaan derajat.1.Landaasan Ideal: Pancasila2.Landasan Konstitusional: UUD 1945 yakni:a.Pembukaan UUD 1945 pada alenia ke-1, 2, 3, dan 4b.Batang Tubuh (pasal) UUD 1945 yaitu pasal 27, ps. 28, ps. 29, ps. 30, ps. 31, ps. 32,ps.33, dan ps. 34 lihat amandemennya.3.Ketetapan MPR No. IV/MPR/1999 tentang GBHN.
2. Makna Pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945
Setiap warga negara berhak mendapatkan hak-hak azasinya yang meliputi hak azasi pribadi, hak azasiekonomi, hak azasi politik, hak azasi sosial dan kebudayaan, hak azasi mendapatkan pengayoman danperlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan serta hak azasi terhadap perlakuan tata caraperadilan dan perlindungan hukum. Keseluruhan hak azasi manusia di negara kita tercantum di dalamUUD 1945.Pada materi ini saya akan menjelaskan kepada Anda tentang makna yang terkandung pada alineapembukaan UUD 1945.
 Alinea pertama
adalah suatu pengakuan hak azasi kebebasan atau kemerdekaan semua bangsa darisegala bentuk penjajahan dan penindasan oleh bangsa lain. Contoh jika Anda sedang berbicara denganteman Anda berilah kesempatan kebebasan mereka untuk mengeluarkan pendapat jangan Andamemaksa kehendak.
 Alinea kedua
adalah pengakuan hak azasi sosial yang berupa keadilan dan pengakuan azasi ekonomiyang berupa kemakmuran dan kesejahteraan. Contoh lihatlah di lingkungan sekitar Anda tentanghubungan antara majikan/tuan tanah atau pemilik kapal dengan nelayan/pekerja.
 Alinea ketiga
adalah hak kodrat yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada semua bangsa.Contoh hak untuk memeluk agama, berbicara dan lain sebagainya.
 
 Alinea keempat 
adalah memuat tujuan negara. Contoh pak polisi tidak boleh menangkap seseorangtanpa alasan yang jelas, pemerintah harus memajukan kesejahteraan umum dan juga kita hendaknyaikut mewujudkan ketertiban dunia dan lain sebagainya.
Pola Batang Tubuh UUD 1945
Di dalam batang tubuh UUD 1945 terdapat beberapa ketentuan yang mengatur persamaan derajatmanusia yang dicantumkan sebagai hak dan kewajiban warga negara, antara lain:1.Segala warga negara bersamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan (pasal 27 ayat 1).2.Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak (pasal 27 ayat 2).3.Kebebasan berserikat, berpendapat dan berpolitik (pasal 28).4.Kebebasan memeluk dan melaksanakan agama/kepercayaan (pasal 29 ayat 1).5.Hak dan kewajiban membela negara (pasal 30).6.Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran (pasal 31).7.Dan amandemen kedua dicantumkan pada pasal 28a - 28 j.
3. Ketetapan MPR dan Perundang-undangan
Bertolak dari UUD 1945 sebagai upaya mewujudkan hak azasi manusia yang didasari aspirasi rakyatmaka MPR telah membuat Tap. MPR No. XVIII/MPR/1998 tentang HAM.Dalam ketetapan MPR tersebut membuat dua hal penting:1. Tentang pandangan dan sikap bangsa Indonesia terhadap hak azasi manusia.2. Tentang Piagam hak azasi manusia.Dalam piagam hak azasi manusia tersebut dicantumkan antara hak-hak warga negara antara lain:a.Hak untuk hidup.b.Hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan.c.Hak mengembangkan diri.d.Hak keadilan.e.Hak kemerdekaan.f.Hak atas kebebasan informasi.g.Hak keamanan.h.Hak kesejahteraan.i.Perlindungan dan pemajuan.Sedangkan hak azasi manusia berdasarkan UU No. 39/1999 antara lain mengatur:1.Hak untuk hidup.2.Hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan.3.Hak mengembangkan diri.4.Hak memperoleh keadilan.5.Hak atas kebebasan pribadi.6.Hak atas rasa aman.7.Hak atas kesejahteraan.8.Hak turut serta dalam pemerintahan.9.Hak wanita.10.Hak anak.Tap MPR No. XVIII/MPR/1998 selain mengatur hak juga mengatur kewajiban azasi manusia sebagaiberikut:1.Setiap orang wajib menghormati hak azasi manusia orang lain dalam tertib kehidupanbermasyarakat, berbangsa dan bernegara.2.Setiap orang wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.3.Dalam menjalankan hak dan kebebasannya setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan-pembatasan yang ditetapkan oleh undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjaminpengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain, dan untuk memenuhituntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, keamanan dan ketertiban umum dalamsuatu masyarakat demokratis.
4. Pelaksanaan Hak Azasi ManusiaSejarah Perkembangan HAM
 
Berdasarkan sejarah kehidupan umat manusia, kita mengetahui bahwa perjuangan hakhak azasi manusiaterus berlangsung dari abad ke abad, sesuai dengan kemajuan pemikian manusia. Mulai dari zamanperbudakan, kekuasaan pemerintah absolut, sampai sistem pemerintahan demokratis. Hasil-hasilperjuangan umat manusia itu dapat kita catat sebagai berikut:1.1. Piagam Magna Charter (1215) di Inggris. Piagam ini berisi tentang pembatasan pemungutanpajak oleh raja dan jaminan perlindungan hukum bagi rakyat.2.Habeas Corpus Act (1679) berisi tentang aturan pelaksanaan atau prosedur peradilan danpembatasan kekuasaan hakim.3.Piagam Bill of Right (1689) berisi tentang kebebasan parlemen.4.La Declaration des droit de L’home ducitoyen (1789) di perancis berisi pernyataan hak-hakmanusia dan penduduk untuk memperoleh hak kebebasan, hak milik, keamanan dan persamaan.5.Pernyataan dari mendiang Presiden Amerika Serikat F.D. Roosevelt (1941) yang berisi 4kebebasan (The Four Freedom of Roosevelt).a.Kemerdekaan berbicara dan menyampaikan pendapat (Freedom of Speech andExpression).b.Kemerdekaan beragama (Freedom of Religion).c.Kebebasan dari kekurangan (Freedom from want).d.Kebebasan dari rasa takut (freedom from fear).
6.
Piagam hak azasi manusia dari Perserikatan Bangsa Bangsa. Sidang Umum PBB di Paris, padatanggal 10 Desember 1948 telah menetapkan piagam dengan nama The Universal Declaration of Human Right, berisi 30 pasal inti dari isi mukadimah dari pernyataan sedunia antara lain:
“Bahwa sesungguhnya hak kodrati yang diperoleh setiap manusia berkat pemberian Tuhan serusekalian alam, tidak dapat dipisahkan dari hakekatnya, dan karena itu setiap manusia berhak akan kehidupan yang layak, kebebasan, keselamatan dan kebahagiaan pribadinya”.
 
HAM dalam UUD 1945
Di negara kita, hak azasi itu terkristalkan di dalam hak bangsa Indonesia, seperti yang terumus dengan jelas di dalam Pembukaan UUD 1945. Negara kita adalah negara kesatuan dengan kemerdekaannyamenjamin seluruh hak dan kewajiban kita sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.Di dalam UUD 1945 masalah hak azasi manusia bukanlah masalah yang mandiri, tetapi dikaitkan denganhasrat bangsa Indonesia untuk membangun negara yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyatIndonesia. Oleh sebab itu cobalah Anda pelajari terus tentang isi dan makna Batang Tubuh UUD 1945.Hak azasi manusia berdasarkan Batang Tubuh UUD 1945 antara lain dapat diuraikan secara ringkassebagai berikut:1.Pasal 27 ayat 1 tentang pengakuan atau kesamaan hak semua warga negara dalam hukum danpemerintahan. Ini berarti, semua warga negara baik berpangkat maupun tidak, kaya atau miskinakan mendapat pengakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan. Dengan kata lain siapayang bersalah harus dihukum.2.Pasal 27 ayat 2 mengandung pengakuan atas martabat manusia. Semangat isi pasal 27 inimerupakan pengamalan Sila kedua, keempat dan kelima, berarti mengakui hak manusiamendapat kehidupan yang layak, adil dan sejahtera.3.Pasal 28 mengandung pengakuan atas hak kemerdekaan menyatakan pendapat atau pikiran.4.Pasal 29 ayat 2, mengandung hak azasi manusia pribadi dalam memilih dan memeluk suatuagama.5.Pasal 30 ayat 1 mengandung pengakuan atas hak dan sekaligus kewajiban membela negara.6.Pasal 31 ayat 1 mengandung pengakuan atas hak untuk memperoleh pengajaran. Pasal 31 ayat2 pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional yangdiatur dengan undang-undang.7.Pasal 34, nilai yang terkandung di dalam pasal ini bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar itudilindungi oleh negara dan dijamin dalam penghidupannya. Hal ini dapat kita lihat dengan adanyapanti asuhan, panti jompo dan yayasan-yayasan serta orangtua asuh.
5. Macam-macam Hak Azasi Manusia
Hak azasi manusia adalah hak-hak dasar yang dimiliki pribadi secara kodrat sebagai anugerah TuhanYang Maha Esa. Hak azasi itu meliputi antara lain hak hidup, hak kemerdekaan (kebebasan), hakpersamaan serta hak memiliki sesuatu.Hak azasi itu kemudian berkembang menurut tingkat kemajuan kebudayaan sebagai berikut.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->