BAB IIPEMBAHASANA. Pengertian
1.Pada mulanya kata hibah itu diambil dari kata
“hubuuburr riih”
artinya“
nuruuruhaa”
yang berarti perjalanan angin. Dalam perkembangan lebih lanjutdipakai kata hibah dengan maksud memberikan kepada orang lain baik berupa hartaatau selainnya. Di dalam syariat islam, hibah berarti akad yang pokoknya adalah pemberian harta milik seseorang kepafa orang lain di waktu ia masih hidup tanpaimbalan apapun. Secara umum hibah mempunyai pengertian hal-hal yang meliputi :a)Ibraa, yakni menghibahlan utang kepada yang berhutang; b)Sedekah, yakni menghibahkan sesuatu dengan mengharapkan pahala diakhirat;c)Hadiah yakni pemberian yang menurut orang yang diberi itu untuk memberiimbalan.
2.Pengertian Hibah Menurut Islam
Menurut pengertian bahasa, hibah berarti mutlak “pemberian” baikberupa harta benda maupun yang lainnya. Menurut istilah syara’ialah:a)Menurut mazhab hanafi adalah enda dengan tanpa adasyarat harus mendapat imbalan ganti, pemberian manadilakukan pada saat si pemberi masih hidup. Bendayang dimilik yang akan diberika itu adalah syah milik sipemberi
b)
Menurut mazhab Maaliki, adalah memberikan suatu zatmateri tanpa mengharap imbalan, dan hanya inginmenyenangkan orang yang diberinya tanpa mengharapimbalan daro Allah. Hibah menurut Maliki ini samadrngan dengan hadiah. Dan apabila pemberian itusemata-mata untuk meminta ridha Allah danmengharapkan pahala maka ini dinamakan sedekah
c)
Menurut Madzhab Hanbali, adalah memberika hak
1 Sayyid Sabiq, Fiqh Sunnah, juz 3, Darul Fikr: Beirut, LIbanon.hal 4172
M. Idris Ramulyo. Perbandingan Hukum Kewarisan Islam di PA dan Kewarisan menurut Undang-Undang HUkum Perdata di PN. Pedoman ILmu Jaya, Jakarta. 1992. hal 150-152
3