Karena kurang yakin dengan penemuan tersebut, McClelland selanjutnyamelakukan penelitian historis:Dokumen-dokumen kesusasteraan dari zaman Yunani Kuno seperti puisi, drama,pidato penguburan, surat yang ditulis oleh para nakhoda kapal, kisah epik dansebagainya dipelajari.Karya-karya tersebut dinilai oleh para ahli yang netral, apakahdi dalamnya terdapat semangat
n-Ach.
Kalau karya-karya tersebut menunjukkan
optimisme yang tinggi, keberanian untuk mengubah nasib, tidak cepatmenyerah-
itu berarti
n-Ach-
nya dianggap tinggi. Kalau tidak,nilainya dianggapkurang. Dari data dan hasil penilaian ini ditemukan bahwa pertumbuhan ekonomiyang sangat tinggi selalu didahului oleh nilai
n-Ach
yang tinggi dalam karya sastrayang ada ketika itu.McClelland juga mengumpulkan 1300 cerita anak-anak dari berbagai negara kurunmasa antara 1925 sampai 1950. Hasil penilaian menunjukkan bahwa cerita anak-anakyang mengandung nilai
n-Ach
yang tinggi pada suatu negeri, selalu diikuti oleh adanyapertumbuhan yang tinggi pada negeri itu dalam kurun waktu 25 tahun kemudian.Karangan ringkas ini merupakan pembicaraan pendahuluan saja dari judul yangdimintakan Panitia "Penyaduran Karya Sastra/Ilmiah dalam Rangka Penyediaan BahanAjar di Sekolah (SD-SLTP-SLA)", dengan mengajukan beberapa butir pemikiran dasar.Panitia juga menyebutkan "karya ilmiah", di samping "karya sastra", tetapi bagian "karyailmiah" itu tidak saya sentuh sama sekali karena tidak paham. Apabila karya sastra sajadapat diserap, yang sudah 48 tahun lamanya terlantar, itu sudah sangat baik dan ideal.Dalam pemilihan dan penyusunan cerita anak-anak, termasuk kedalamnya hikayatdan dongeng serta karya sastra seperti puisi, cerita pendek, novel, dan drama untukdigunakan di sekolah-sekolah, di tengah perubahan paradigma besar-besaran di masakita kini, alangkah baiknya bila kita pertimbangkan penitikberatan pada nilai-nilai luhur sebagai acuan awal. Bertolak dari acuan awal itu kita lakukan pemilihan karya-karyayang tersedia.Senarai nilai-nilai itu antara lain akan meliputi misalnya
kejujuran, penghargaan pada pengorbanan, ketertiban, tanggung-jawab, pengendalian diri, optimisme,kerja keras, keberanian mengubah nasib, tak cepat menyerah, kebersamaan,keimanan, dst.
Untuk menanamkan nilai kejujuran misalnya, dapat dipakai cerita pendek "Kisah diKantor Pos" cerita pendek Muhammad Ali, yang menceritakan "orang aneh" yangmengembalikan uang berlebih karena bukan haknya. Puisi-puisi Toto Sudarto Bachtiar seperti "Gadis Peminta-minta" dan "Pahlawan Tak Dikenal", merupakan sumber berharga untuk menekankan empati pada orang bernasib malang secara ekonomis danpenghargaan pada pengorbanan karena cinta tanah air. Perangsangan pada kerja kerassekaligus penolakan pada apatisme dapat disampaikan melalui cerpen "RobohnyaSurau Kami" karya Ali Akbar Navis. Baik sekali dipertimbangkan untuk menyigi danmemilah kembali misalnya kisah-kisah kancil cerdik yang banyak itu, membuang yanglebih menganjurkan kelicikan dan penipuan serta kemalasan bekerja--begitu puladongeng-dongeng lama yang sejenis itu.Mudah-mudahan tulisan ringkas ini dapat selanjutnya merangsang diskusi yanglebih implementatif sifatnya dalam majelis kita.
Add a Comment