Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
1
 
2
STANDAR PELAYANAN KESEHATAN MINIMUM
Dr. Dody Firmanda, Sp.A, MAKetua Komite MedikRSUP Fatmawati, Jakarta.PendahuluanDalam perundangan negara Republik Indonesia telah tertuang dengan jelassecara eksplisit bahwa setiap orang berhak mendapatkan lingkungan yangsehat dan memperoleh hak yang sama dalam pelayanan kesehatan bagipencapaian derajat kesehatan.
1-2
Demikian pula hukum internasional juga menyatakan hal yang sama yaitu
Universal Declaration of Human Right 
termasuk yang sudah diratifikasiIndonesia melalui Undang Undang RI No. 11 Tahun 2005
3
dan Undang UndangRI No. 12 Tahun 2005.
4
Prinsip hukum internasional tersebut adalah bahwanegara mempunyai tiga kewajiban pokok terhadap hak asasi individu warganya yakni menghormati, melindungi dan memenuhi hak asasi warganya. Makapemenuhan akan hak atas kesehatan merupakan kewajiban negara terhadapwarga negaranya (termasuk para narapidana) sebagai PenyelenggaraPelayanan Publik yang berkewajiban memenuhi hak-hak dasar warganya(termasuk hak atas kesehatan dan pendidikan) sebagaimana diamanatkankonstitusi.Saat ini di tanah air telah terbit dan berlaku berbagai perundangan danperaturan yang menyangkut profesi medis antara lain Undang Undang RINomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, Undang Undang RINomor RI 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Kesehatan Nasional,Undang Undang RI Nomor 25 Tahun 2009 tentang Layanan Publik (termasuk
Disampaikan pada Acara Penyusunan Prosedur Tetap Pelayanan Kesehatan Kementerian Hukum dan Hak AsasiManusia RI di Hotel Bukit Indah Ciloto Cianjur, 28 April 2010.
1
Amandemen Undang Undang Dasar 1945 yang ke empat pasal 34 ayat 3.
2
Undang Undang RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
3
Undang Undang RI No. 11 Tahun 2005 tentang Pengesahan
International Covenant on Economic, Socialand Cultural Rights
(Kovenan Internasional tentang Hak Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya).
4
Undang Undang RI No. 12 Tahun 2005 tentang Pengesahan
 International Covenant on Civil and Political Rights (
Kovenan Internasional tentang Hak Hak Sipil dan Politik).
 
3
kesehatan), Undang Undang RI Nomor 11 Tahun 2009 tentangKesejahteraan Sosial, Undang Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentangKesehatan, dan terakhir Undang Undang Nomor RI 44 Tahun 2009 tentangRumah Sakit.Inti dari tujuan Undang Undang RI Nomor 29 Tahun 2004 tentang PraktikKedokteran yakni:1. Memberikan perlindungan kepada pasien
(patient safety) 
2. Mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan medis yangdiberikan3. Memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dan dokter.dan inti tujuan Undang Undang Nomor RI 44 Tahun 2009 tentang RumahSakit yakni:1. Mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanankesehatan2. Memberikan perlindungan terhadap keselamatan pasien, masyarakat,lingkungan rumah sakit dan sumber daya manusia di rumah sakit3. Meningkatkan mutu dan mempertahankan standar pelayanan rumahsakit; dan4. Memberikan kepastian hukum kepada pasien, masyarakat, sumber dayamanusia rumah sakit, dan Rumah Sakit.Keberadaan profesi medis di suatu institusi penyelenggara kesehatan dirumah sakit maupun di lembaga pemasyarakatan (lapas) sangat penting danstrategis dalam menentukan arah pengembangan dan kemajuan serta kualitaspelayanan kesehatan baik yang bersifat promotif, preventif, kuratif maupunrehabilitatif di tempat tersebut. Ciri ciri suatu sarana penyelenggarakesehatan yang baik adalah terdiri dari spektrum
performance 
sebagaiberikut
5
:1. Sesuai dan bahkan melampaui standar/target nasional
(Compliance and Exceeding national standards) 
2. Melakukan upaya
benchmarking 
3. Melaksanakan upaya peningkatan mutu berkesinambungan
(Continuous Quality Improvement) 
5
UK Cabinet Office. Excellence and fairness – achieving world class. London, 2008.
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • More From This User

    Notes
    Load more