Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
54Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
FILSAFAT

FILSAFAT

Ratings:

5.0

(6)
|Views: 5,720 |Likes:
Published by Achmad Hidayat
Corak utama pada filsafat modern adalah dianutnya kembali rasionalisme seperti pada masa Yunani Kuno dan gerakan pemikiran Descartes yang disebut bercorak renai sance.
Corak utama pada filsafat modern adalah dianutnya kembali rasionalisme seperti pada masa Yunani Kuno dan gerakan pemikiran Descartes yang disebut bercorak renai sance.

More info:

Published by: Achmad Hidayat on May 20, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/01/2013

pdf

text

original

 
PENDAHULUAN
Rasionalisme adalah faham filsafat yang menyatakan bahwa akal (renson)adalah alat penting dalam memperoleh pengetahuan dan mengetes pengetahuan.Alat jalan berfikir itu adalah kidah-kaidah logis.Rasionalisme merupakan lawan dari empirisme yang mengatakan bahwa pengetahuan diperoleh dengan alam mengalami objek empiris, contoh yang paling jelas adalah pemahaman tentang logika dan matematika yang penemuan- penemuannya begitu pasti dan kebenarannya universal.Rasionalisme sudah mulai diterapkan oleh Thales dalam filsafatnya dan pada zaman modern filsafat tokoh pertamanya adalah Descartes. Rasionalisme pada zaman modern filsafaat terutama dilihat sebagai reaksi terhadap dominasigereja pada abad pertengahan Kristen di Barat.keistimewaan Descartes adalahkeberaniannya melepaskan diri dari kerangkeng yang mengurung filosof abad pertengahan.Corak utama pada filsafat modern adalah dianutnya kembali rasionalismeseperti pada masa Yunani Kuno dan gerakan pemikiran Descartes yang disebut bercorak renai sance.Descartes dianggap sebagai bapak filsafat modern. Menurut BertrandRussel, anggapan itu benar. Kata “bapak” diberikan kepada Descartes karenadialah orang pertama pada zaman modern itu yang membangun filsafat yang berdiri atas kenyakinan sendiri yang dihasilkan oleh pengetahuan akliah (Tafsir,2003:128).Descartes lahir di La-Haye Prancis pada tahun 1596. ia belajar di JesuitCollege La Universitas Poitiers, tapi Descartes tidak pernahmampraktekannya.dari 1616 sampai 1628 Descartes banyak melakukan pengalaman dari satu negri ke negri lain. Ia masuk tiga dinas ketentaraan yang berbeda-beda (Belanda, Batavia dan Hanggaria).Saat umurnya tiga puluh dua tahun Descartes menetap di Belanda selamatidak kurang daari dua puluh satu tahun. Dipilihnya Belanda karena Descartesmenganggap bahwa Belanda lebih menyediakan kebebasan intelektualdibandingkan negri-negri lain.1
 
KEPASTIAN DAN BATAS KERAGUAN(Descartes Philosophical Writings)Rene’ Descartes
Rene Descartes, semasa hidupnya telah memberikan kontrribusi pentingterhadap perkembangan filsafat. Metode-metode yang dia kemukakan merupakanlangkah awal lahirnya pemikiran filsafat modern. Pada saat itu, akhir abad pertengahan, dunia filsafat telah merosot perkembangannya. Diawali sejak  penghujung zaman helenisme sampai kemudian memasuki abad pertengahan,agama, hati dan iman mendominasi, sedangkan akal sama sekali tidak berkutik.Salah satu pemikiran filsafat yang berpengaruh saat itu adalah rumusanterkenal yang diungkapkan oleh Saint Anselmus dengan pernyataannya
credo uz intelligam,
kira-kira artinya adalah iman lebih dulu, setelah itu mengerti (AhmadTafsir, 1990:114).Dalam ungkapan ini orang beriman bukan karena ia mengerti bahwa ituharus di imani, melainkan orang mengerti karena mengimaninya. Demikiantersebut tetap diyakini terutama oleh tokoh-tokoh gereja yang tetap percaya bahwadasar filsafat adalah iman. Hal yang tidak mudah bagi descartes untumelawannya, terbukti pada saat itu banyak tokoh-tokoh filsafat yang dihukumoleh pihak gereja.Kemudian descartes hadir untuk menanamkan dasar filsafat yang baruyaitu akal. Untuk mendukung argumentasinya tesebut ia mengungkapkanmetodenya yang terkenal tentang keraguan (Cartesian Doubt) atau yang lebihdikenal dengan
cagito descartes
akal yang ia gunakan untuk dasar filsafatnya, ia jadikan sebagai titik acuan awal pemikirannya.Ia menuangkan metode-metodenya dalam karya-karya besarnya, karya pertama yagn ia tulis adalah
 Rules For The Direction Of The Under Standing 
 padatahun 1620 dan terbit pada tahun 1701.
 Le Monde
 pada tahun 1634.
 Discouvse
 
OnMethod 
 pada tahun 1637 bersama karya-karya scientific dan matematikanya.
Meditation On Jiust Philoshofy,
 pada tahun 1641 dan
 Principles Of Philoshofy
 pada tahun 1644. serta tulisan-tulisan pilihan yang kemudian diterbitkan.2
 
Tahap-tahap pemikiran Descartes untuk mancari kebenaran sejati dimulaidengan langkah-langkah yang menurut polos dan jernih. Kemudian ia menelitisejumlah besar pendapat-pendapat yang keliru (menurutnya) yang umumnyasudah disepakati orang. Ia memulai dengan cara meragukan apa saja, meragukankepercayaan, meragukan pendapat yang sudah berlaku, meragukan eksistensialam diluar dunia dan bahkan meragukan eksistensinya sendiri. Tahap pertama ini juga merupakan langkah awal landasan
cagito-
nya. Ia berfikir setiap benda yangia tahu melalui panca inderanya adalah benar-benar diragukan keberadaannyameskipun ia sendiri manyadari bahwa mungkin akal akan menipunya("
Meditation
",
 In Descartes Philoshophikal Writing 
) bahkan ia meragukan apakahtangan dan tubuhnya itu adalah miliknya.Kemudian berfikir bagaimana ia tahu bahwa ia tidak sedang tidur dan bermimpi. Karena antara keadaan sadar dengan mimpi tidak ada perbedaan atau batas yang benar-benar tegas dan jelas (
distinct 
). Adakalanya seseorang akanmerasa dalam keadaan sadar ketika ia sedang bermimpi atau berhalusinasi, karena pengalaman yang ia lami dirasakan benar-benar terjadi Descartes mencontohkankeadaannya sedang yang duduk dan berpakaian rapi, ia meragukan keadaannyatersebut karena ia pernah mengalaminya ketika bermimpi. Prinsipnya, Descartes berpendapat bahwa tidak ada perbedaan yang jelas antara sadar (keadaan) dansedang mimpi.Langkah selanjutnya Descartes kembali berpikir, adakah sesuatu (benda)yagn benar-benar ada yang tidak dapat diragukan lagi keberadaannya? Ia sendirimengajukan tiga hal yaitu gerak, juumlah dam besaran (matematika /ilmu pasti). Namun ia kembali meragukannya karena ia kadang-kadang ia merasa salah ketikamelakukan perhitungan. Dengan demikian, ilmu pasti pun ia ragukan. Ketika iakembali berpikir, ia tetap meragukan setiap benda. Akhirnya mengambiklkesimpulan, bahwa ia ragu karena disebabkan oleh berfikir. Tidak mungkin iaragu, jika tidak berpikir. Kemudian ia mengungkapkan, kalau begitu "
akuberpikir 
" pasati aku dan benar. Jika "
aku berpikir 
" ada . berarti "
aku
" ada sebabyang berpikir itu aku.3

Activity (54)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hanifah Nuraini liked this
Xny Chiby liked this
Moammarr Hassan liked this
Julye Rannu liked this
Renatha Indra liked this
Ferdy Harlin liked this
Risma Suwantina liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->