BAB IITINJAUAN TEORITISKONSEP STRES DAN MANJEMEN STRES2.1PENGERTIAN TENTANG STRESMenurut Hans Selye, “Stres adalah respons manusia yang bersifat nonspesifik terhadap setiap tuntutan kebutuhan yang ada dalam dirinya” (Pusdiknakes,Dep.Kes.RI,1989).Stres adalah reaksi atau respons tubuh terhadap stresor psikososial (tekanan mentalatau beban kehidupan)” (Dadang Hawari, 2001).Stres adalah suatu kekuatan yang mendesak atau mencekam, yang menimbulkansuatu ketegangan dalam diri seseorang” (Soeharto Heerdjan, 1987).Secara umum, yang dimaksud “Stres adalah reaksi tubuh terhadap situasi yangmenimbulkan tekanan, perubahan, ketegangan emosi, dan lain-lain”.“Stres adalah segala masalah atau tuntutan penyesuaian diri, dan karena itu, sesuatuyang mengganggu keseimbangan kita” (Maramis, 1999).Menurut Vincent Cornelli, sebagaimana dikutip oleh Grant Brecht (2000) bahwa yangdimaksud “Stres adalah gangguan pada tubuh dan pikiran yang disebabkan oleh perubahan dan tuntutan kehidupan, yang dipengaruhi baik oleh lingkungan maupun penampilan individu di dalam lingkungan tersebut”.Beberapa peneliti pada abad ini telah menghasilkan beberapa perbedaan konseptentang stres. Tiga dari konsep berikut ini memasukkan stres sebagai respons biologis,stres sebagai kejadian lingkungan, dan stres sebagai transaksi antara individu denganlingkungan.3