Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hukum Investasi Kuliah 1 - Pendahuluan

Hukum Investasi Kuliah 1 - Pendahuluan

Ratings: (0)|Views: 320|Likes:

More info:

Published by: Aluisius Ari 邦鋒劉 on Apr 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/06/2013

pdf

text

original

 
 
1
HUKUM INVESTASI DAN PASAR MODAL
Oleh : Erman Rajagukguk
KULIAH 1 : PENDAHULUAN A.
 
 MENGAPA MODAL ASING DATANG KE SUATU NEGARA?
Berbagai studi tentang penanaman modal asingmenunjukkan bahwa motif suatu perusahaan menanamkanmodalnya di suatu negara adalah mencari keuntungan.Keuntungan tersebut diperoleh dari berbagai faktor :upah buruh yang murah, dekat dengan sumber bahanmentah, luasnya pasar yang baru, menjual teknologi(merek, paten, rahasia dagang, design industri),menjual bahan baku untuk dijadikan barang jadi;insentif untuk investor; dan status khusus negara-negara tertentu dalam perdagangan internasional.
1.Upah Buruh Murah
Untuk menekan biaya produksi, perusahaan negara-negara maju melakukan investasi di negara-negaraberkembang dengan tujuan untuk mendapatkan upah buruh
 
 
2
yang murah.
1
Kebanyakan negara berkembang memilikitenaga kerja yang melimpah, dengan tingkat upah yangjauh lebih murah dibandingkan upah buruh untukpekerjaan yang sama dinegara-negara maju. Denganmenanamkan modal di negara berkembang yang memilikitenaga kerja yang melimpah, para investor dapatmengembangkan modalnya atau usahanya dengan ongkosatau biaya yang murah.
2
 Dalam kaitannya mencari upah buruh yang murah,paling tidak ada lima pertimbangan lain yang digunakanpara investor sebelum menanamkan modalnya, yaitu
3
:1.
 
Cultural factors (worker motivation, capitalmovements, preparation, etc).2.
 
Labour regulations.3.
 
Responsiveness of the surrounding economy inproviding supporting good and services;4.
 
Credibility of public, sector commitments abouttaxes, infrastructure and other regulatoryissues.
1
John Robinson, Aspects of Development dan Underdevelopment,(London : Cambride University Press, 1979).
2
Brinley Thomas,
The Historical Record of International CapitalMovements
, dalam John H. Dunning (Ed),
International Investment,
 Penguin Books, hal.47.
3
Theodaore H. Moran,
Foreign Direct Investment and Development
,(Washington : Institute for International Economics, 1998) hal.85.
 
 
3
5.
 
Institusional base of commercial law.Di Indonesia, tingkat upah buruh industrikhususnya industri sepatu, upahnya mungkin palingmurah jika dibandingkan di negara-negara lain. Mungkinhanya Vietnam yang upahnya lebih murah, yakni perminggu 9,36 per dollar AS. Dari data tahun 2001
4
,menurut Djimanto Sekretaris Jenderal AsosiasiPersepatuan Seluruh Indonesia upah buruh di Vietnamyang bekerja selama 48 jam per minggu sebesar US$50,60 dan Indonesia mencapai US$ 71,18 selama 40 jamper minggu. Jika upah minimum jadi dinaikkan 38 % dari526.000 per bulan maka menjadi Rp. 591.000, upah buruhdi Indonesia menembus US$ 95,54.Perbandingan upah buruh di Indonesia sebetulnyasangat pincang. Antara upah minimum dan upah yangtertinggi di suatu perusahaan bisa 1:50. Perbandinganini terasa semakin tidak adil, jika dibandingkandengan upah-upah buruh di negara-negara maju sepertidi Eropa, Amerika Serikat, Hongkong dan Jepang.Menurut data terakhir yang dikeluarkan olehlembaga konsultan industri tekstil yang berkedudukandi Amerika Serikat – Werner International, upah buruh
4
Tersingkir Negeri Pesaing, Gatra, 20 Juli 2002.

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Yuni Purnawati liked this
naga_hijau liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->