Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
34Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Vibrio parahaemolyticus000

Vibrio parahaemolyticus000

Ratings: (0)|Views: 1,739 |Likes:
Published by Willy Riberu

More info:

Published by: Willy Riberu on Apr 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/24/2013

pdf

text

original

 
Vibrio parahaemolyticus (Vp) merupakan bakterihalofilik Gram negatif.Bakteriini tumbuh pada kadar NaCl optimum 3%, kisaran suhu 5 – 43°C,pH 4.8 – 11 dan aw0.94 – 0.99.Pertumbuhan berlangsung cepat pada kondisi suhu optimum (37°C) denganwaktu generasi hanya 9–10 menit.Seafoodyang merupakan produk hasil laut,memberikan semua kondisi yang dibutuhkan oleh Vp untuk tumbuh dan berkembang biak: keberadaan garam, nutrien yang baik serta pH dan aw yang cocok sehingga Vpsering terdapat sebagai flora normal di dalam seafood. Mereka terkonsentrasi dalamsaluran pencernaan moluska, seperti kerang, tiram dan mussel yang mendapatkanmakanannya dengan cara mengambil dan menyaring air lautStrain Vp patogen merupakan penyebab penyakit gastroenteritis yang disebabkanoleh produk hasil laut ( seafood ), terutama yang dimakan mentah, dimasak tidak sempurna atau terkontaminasi dengan seafood mentah setelah pemasakan. Gastroenteritis berlangsung akut, diare tiba-tiba dan kejang perut yang berlangsung selama 48 – 72 jamdengan masa inkubasi 8 – 72 jam. Gejala lain adalah mual, muntah, sakit kepala, badanagak panas dan dingin. Pada sebagian kecil kasus, bakteri juga menyebabkan septisemia.Sejak tahun 1997, jumlah kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) yang disebabkan olehVp meningkat secara tajam di berbagai kawasan dunia.Terjadinya KLB ini telahteridentifikasi disebabkan oleh konsumsi seafood terutama tiram ( oyster ) mentah yangterkontaminasi oleh Vp.Sejak tahun 1997 tersebut, maka seafood terutama tiramdianggap sebagai jenis pangan yang penting diwaspadai dari aspek keamanan pangan.Strain Vp patogen penyebab gastroenteritis sangat beragam.Strain Vp patogendengan serotype O3:K6 sejak tahun 1996 muncul menjadi sumber patogen baru penyebabkeracunan pangan.Kasus keracunan karena Vp lebih banyak terjadi pada musim panas.Kondisi ini berkorelasi positif dengan prevalensi dan jumlah kontaminasi Vp pada sampel seafoodlingkungan yang juga meningkat dengan meningkatnya suhu perairan.Tingkat salinitasair laut juga berpengaruh pada tingkat kontaminasi.Teknik  analisisberpengaruh pada tingkat prevalensi dan tingkat isolasi Vp dari seafood. Untuk pengendalian tingkat kontaminasi didalam seafood, diperlukan pemilihanmetode analisis yang lebih sensitifitas dengan waktu deteksi yang lebih cepat.Teknik analisis berdasarkan deteksi gen (tlh, tdh dan/atau trh) memberikan hasil yang lebihakurat untuk mendeteksi strain patogen dibandingkan dengan teknik MPN-konvensionalyang berdasarkan pada reaksi biokimiawi.Pada sampel seafood dari lingkungan dan pasar ritel, Vp patogen hanya terdeteksidalam jumlah rendah (<100 sel per-gram).Prevalensi dan tingkat kontaminasi Vp dalamsampel seafood lingkungan dan pasar ritel juga seringkali jauh lebih kecil dari batasmaksimum Vp yang diijinkan FDA didalam seafood yang akan dijual (10
4
sel per-gram).Kondisi ini juga terjadi pada sampel yang diambil selama terjadiny
www.toodoc.com/ 
bakteri 
-
vibrio
-pdf-ebook.html 
 
Vibrio parahaemolyticus
Muntaber atau Vibrio Parahaemolyticus Enteritis adalah keadaan di mana seseorangmenderita muntah-muntah disertai buang air besar berkali-kali. Kejadian itu dapat berulang tiga sampai lebih sepuluh kali dalam sehari. Terjadi perubahan bentuk dankonsistensi dari tinja, melembek sampai mencair, yang kadang juga mengandung darahatau lendir. Lazimnya, penyakit muntaber memang menyerang anak-anak, terutama padausia dua hingga delapan tahun. Mereka mudah tertular karena daya tahan tubuhnya belumsekuat orang dewasa.Penyebab utama muntaber adalah peradangan usus oleh bakteri, virus, parasit lain (jamur,cacing, protozoa), keracunan makanan atau minuman yang disebabkan oleh bakterimaupun bahan kimia serta kurang gizi, misalnya kelaparan atau kekurangan protein.Penyakit yang dapat disebabkan oleh bakteri Escherichia coli ini dapat mewabah akibatlingkungan sekitar tempat tinggal yang kurang bersih serta makanan yang dikonsumsiterkontaminasi bakteri. Sistem sanitasi yang tidak terjaga dengan baik juga memudahkankuman untuk berkembang biak. Hujan yang terus menerus sehingga menimbulkan banjir dan lingkungan yang kotor, sangat potensial menimbulkan wabah muntaber.Selain itu, muntaber juga dapat disebabkan oleh virus Vibrio parahaemolyticus yangtermasuk jenis vibrio halofilik dan telah diidentifikasi ada 12 grup antigen “O” dansekitar 60 tipe antigen “K” yang berbeda. Strain patogen pada umumnya (tetapi tidak selalu) dapat menimbulkan reaksi hemolitik yang khas (fenomena Kanagawa). Masainkubasi Vibrio parahaemolyticus biasanya antara 12 – 24 jam, tetapi dapat berkisar antara 4 – 30 jam.Banyak diantara penderita muntaber yang melakukan terapi-terapi dalam mengatasi penyakit yang dialaminya. Baik sendiri maupun dengan ditangani dokter. Beberapametode dalam penatalaksanaan muntaber pada penderita ialah dengan terapi pencegahandan terapi pengobatan. Terapi pencegahan dilakukan dengan perbaikan kebiasaan-kebiasaan hidup masyarakat terhadap lingkungan tempat tinggalnya sebelum terjadinya penyakit muntaber tersebut. Sedangkan terapi pengobatan berupa terapi yang diberikan pada penderita muntaber yang sudah terjangkit penyakit muntaber agar penyakit tersebutdapat diatasi dan tidak terjadi sakit yang lebih parah.http://buku-hijau.blogspot.com/2010/03/vibrio-parahaemolyticus-enteritis.html
 
Vibrio
BAB IPENDAHULUANVibrio merupakan jenis bakteri yang hidupnya saprofit di air, air laut, dan tanah. Bakteriini juga dapat hidup di salinitas yang relatif tinggi. Sebagian besar juga bersifat halofildan tumbuh optimal pada air laut bersalinitas 20-40‰.Genus Vibrio adalah penyebab penyakit vibriosis yang menyerang hewan laut sepertiikan, udang, dan kerang-kerangan. Spesies Vibrio umumnya menyerang larva udang dan penyakitnya disebut penyakit udang berpendar. Vibrio menyerang larva udang secarasekunder yaitu pada saat dalam keadaan stress dan lemah, oleh karena itu seringdikatakan bahwa bakteri ini termasuk jenis opportunistic pathogen yang dalam keadaannormal ada dalam lingkungan pemeliharaan, kemudian berkembang dari sifat yangsaprofitik menjadi patogenik jika kondisi lingkungannya memungkinkan.Terdapatnya bakteri patogen Vibrio di perairan laut menandakan adanya kontak dengan buangan limbah industri dan rumah tangga seperti tinja manusia atau sisa bahan makananlainnya, di mana bakteri tersebut secara langsung akan tumbuh dan berkembang bilakondisi perairan tersebut memungkinkan. Selanjutnya dari keadaan ini kemudian akan berpengaruh terhadap biota perairan dan akhirnya pada manusia.Bakteri dari spesies Vibrio secara langsung akan menimbulkan penyakit yang dapatmenyebabkan kematian biota laut yang menghuni perairan, dan secara tidak langsung bakteri yang terbawa biota laut seperti ikan akan dikonsumsi oleh manusia, sehinggamenyebabkan penyakit pada manusia.A. KLASIFIKASIKingdom :EubacteriaDivisi :BacteriClass :SchizomycetesOrdo :EubacterialesFamili :VibrionaceaeGenus :VibrioSpecies :• Vibrio anguilarum,• Vibrio alginolyticus,• Vibrio cholerae,• Vibrio salmonicida,• Vibrio vulnificus, dan• Vibrio parahaemolyticus.B. MORFOLOGIMorfologi atau struktur tubuh dari bakteri Vibrio bila diisolir dari faeces penderita atau

Activity (34)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ulhye Chan liked this
Alvia Andika Adzwa added this note
like
Kusoema Ratih liked this
ArdiLa Azanto liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->