Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
112Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Rangkuman Kebijakan Publik Konsep Dan Strategi

Rangkuman Kebijakan Publik Konsep Dan Strategi

Ratings: (0)|Views: 10,107 |Likes:
Published by Audy Nuju Priyono

More info:

Published by: Audy Nuju Priyono on Apr 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/01/2014

pdf

text

original

 
BAB I : PENDAHULUAN1.
 
Arti Penting Studi Kebijakan Publik 
A.
 
Tuntutan masyarakat yang semakin banyak dan beragam, memerlukan suatu kajian berupa research and development sebelum kebijakan ditetapkan.B.
 
Dibutuhkannya kemampuan yang mendalam bagi para policy maker, analisiskebijakan public dan penasehat kebijakan public .C.
 
Perkembangan global yang bermuara pada kompetisi dan implementasi model pasar yang berkembang pesat membutuhkan perlunya kebijakan public disusun secarastrategis dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yang melingkupi, baik internalmaupun eksternal.
2
.
 
Mispersepsi Tentang Ilmu Kebijakan Publik 
ebijakan Publik merupakan cabang ilmu pengetahuan yang multidisiplin dan hamper menyentuh seluruh kehidupan public yang dimanage pemerintah.
3
.
 
Terminologi Publik 
Public berarti masyarakat umum, rakyat umum, orang banyak.
4
.
 
Definisi Kebijakan Publik 
A.
 
Apapun yang tidak dilakukan atau yang dilakukan pemerintah (Howlett & Rhames)B.
 
Studi yang bersifat aplikabel dan mencakup beberapa analisis dalam kerangkaorganisasi public (Quade)C.
 
onsen terhadap masalah-masalah public yang butuh alternative solusi
BAB II : KONTEKS KEBIJAKAN PUBLIK 1.
 
Aktor Aktor Terlibat Dalam Kebijakan Publik 
A.
 
Eksekutif (Aktor senior pada
ementrian,
abinet atau Departemen, Gubernur,Bupati)B.
 
Legislative (DPR, DPRD)C.
 
Aktor Privat (Organisasi,
adin, HIPMI, REI)D.
 
Aktor Civil Society (LSM)
2
.
 
Membangun Jejaring Kebijakan
A.
 
Pendekatan Advokasi EnterprenerialSeseorang pambuat kebijakan public harus berusaha melakukan advokasi atau upaya pendukung semaksimal mungkin agar proposal kebijakan public yang akanditetapkan dapat diterima dan didukung kuat berbagi pihak. Caranya, melakukan pemahaman dan pengetahuan yang mendalam tentang pihak-pihak yang berkaitan.B.
 
Pendekatan Pengembangan
ebijakanMempunyai dasar pemikiran tentang arti penting mendesain, mengembangkan danmengoperasionalisasikan proses pembuatan keputusan dalam lingkup tanggung jawabdan kewenangan pengambil kebijakan publik.
 
C.
 
Pendekatan negosiasiPendekatan ini menfokuskan diri pada pemikiran agar penganbilan kebijakan publicharus mampu berkomunikasi dan melakukan bargaining dengan aktor ± aktor laindalam proses pembuatan keputusan. Pembuat kebijakan harus mampu menyusunmodel negosiasi yang mempertimbangkan konteks, isu dan pihak-pihak yang berkaitan dalam keputusan kebijakan public.D.
 
Pendekatan deliberasi publicMendasarkan dan banyank dipengaruhi oleh teori-teori pembelajaran social (sociallearning), kepemimpinan (leadership)dan deliberasi public (public deliberation).Pendekatan ini meyakini dan menyarankan perlunya pelibatan public yang lebih luas baik struktur formal maupun diluar struktur formal.E.
 
Pendekatan komunikasi strategis.Mendasarkan diri pada pemikiran bahwa kemampuan persuasi, pemasaran dankomunikasi sangat penting dimiliki oleh para kebijakan.
3
.
 
Kelembagaan Dalam Kebijakan
Alasan pokok mengapa kelembagaan memegang peranan penting dalam kebijakan publicA.
 
Lembaga lah yang pada akhirnya akan menentukan apakah sebuah proposal kebijakan public akan terus diproses sehingga menjadi produk kebijakan.B.
 
elembagaan bersifat kolektif dalam penentuan kebijakan public, pemahamantentang aspek koordinasi, kolaborasi dan kerja sama antar lembaga dalam proseskebijakan public menjadi sangat penting.C.
 
Lembaga menentukan inovasi-inovasi yang perlu dilakukan untuk membuat ataumenindak lanjuti persoalan-persoalan public.
4
.
 
Kebijakan Dan Proses Politik 
ebijakan adalah produk dari sebuah proses politik sebagai bagian dari sebuah proses politik, kebijakan public akan berkaitan dengan isu-isu dan aktor-aktor politik.
5
.
 
Siklus Kebijakan
Dimulai dari identifikasi isu-isu, kemudian terus berproses melalui analisis danimplementasi, kemudian evaluasi dari dampak-dampak kebijakan dilanjutkan denganumpan balik kebijakan, dan seterusnya umpan balik ini menjadi bagian dari identifikasiisu-isu tersebut.
euntungan yang dapat diambil dari siklus kebijakan ini:A.
 
Menegaskan bahwa pemerintah itu merupakan proses yang melibatkan banyak institusi yang berdiri independen tanpa korelasi dengan pihak lain.B.
 
Merupakan suatu model yang dapat digunakan untuk membantu mempermudahkompleksitas kebijakan public.C.
 
Memberikan kesempatan yang bagus untuk secara sistematis dan analitis melakukankajian-kajian kebijakan public yang relevan dengan area yang akan dibahas.D.
 
Membantu pembuat kebijakan dan masyarakat banyak dalam menentukan langkah-langkah srategis berkaitan dengan apa yang ingin dilakukan dalam sebuah kebijakan public.
 
E.
 
Juga akan memberikan gambaran yang komprehensip dan juga berbagai implikasiyang perlu dimengerti oleh pihak yang berkepentingan dengan kebijakan public.F.
 
Digunakan sebagai tolak ukur untuk menilai efektifites dan efisiensi sebuahkebijakan.
BAB III: IDENTIFIKASI MASALAH KEBIJAKAN1.
 
Agenda Kebijakan
Y
aitu sejumlah daftar masalah yang telah diidentifikasi oleh lembaga pengambilkeputusan untuk dijadikan pembahasan guna menentukan kebijakan public apa yang akandiambil. Srategi yang bias mempengaruhi pembuatan daftar agenda kebijakan:A.
 
Lebih banyak tertarik kepada permasalahan-permasalahan dasar yang telah ada dalamkewenangan daerah itu.B.
 
Lebih tertarik dengan masalah-masalah yang menantang khalayak banyak.C.
 
Adanya pressure atau tekanan yang cukup kuat dari berbagai pihak yang bersifat politis, sosial, ekonomi atau psikologis baik secara halus atau vulgar.
2
.
 
Pencetusan Masalah
Merupakan tahap pertama yang penting dalam kerangka agenda kebijakan public. Salahsatu hal yang penting dan berpengsruh dalam pencetusan masalah adalah media massa.Alasannya:A.
 
Punya segmen penbaca atau penonton yang lebih luas.B.
 
Merupakan wahana control yang cukup efektif terhadap sebuah kebijakan publickhususnya dalam konteks memberikan apresiasi positif atau negative kepada pembuatkebijakan.C.
 
Sarana yang efektif bagi public maupun pemerintah untuk merealisasikan danmenyampaikan kepentingan masing-masing khususnya dalam rangka pembentukankebijakan public yang bertumpu pada kebutuhan masyarakat.
3
.
 
Identifikasi Masalah
Tahapan atau strategi yang dapat dilakukan:A.
 
Adanya kesepkatan bahwa masalah yang dihadapi adalah hal tertentu dan jelas.B.
 
Menjanjikan kemungkinan realisasi solusi yang lebih meyakinkan.C.
 
Dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang jelas dengan konsekuensi positif.D.
 
Berkaitan langsung dengan ideology kepartaian.Strategi dan keterampilan identifikasi masalah menyangkut beberapa hal:1.
 
Monitoring sacara sistematik 2.
 
Membangun jejaring kebijakan3.
 
onsultasi public4.
 
Pertukaran informasi antar berbagai organisasi, baik public, privat maupun LSM.5.
 
Perekaman masalah

Activity (112)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
budkusuma9832 liked this
agianatahappy liked this
Ariful Mustaqim liked this
Zayn Harikoe liked this
Hamed Nya Sya liked this
adarwadi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->