Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Rpp Pend Khusus

Rpp Pend Khusus

Ratings: (0)|Views: 1,088|Likes:
Published by Wenky_Setiawan_3096

More info:

Published by: Wenky_Setiawan_3096 on Apr 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/06/2013

pdf

text

original

 
RANCANGANPERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIANOMOR……… TAHUN………TENTANGPENDIDIKAN KHUSUS DAN PENDIDIKAN LAYANAN KHUSUSPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
Menimbang : a. bahwa Pembukaan Undang-undang Dasar Negera RepublikIndonesia Tahun 1945 mengamanatkan Pemerintah NegaraIndonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruhtumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraanumum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakanketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaianabadi dan keadilan sosial;b. bahwa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimanadimaksud pada butir a diperlukan pendidikan nasional yangbermutu, memiliki wawasan keunggulan, merata, dan efisien, yangmampu mewujudkan bangsa yang beriman, bertakwa, berahlakmulia, mandiri, kreatif, inovatif, bekerja keras, berperasaan halus,sensitif terhadap keindahan dan harmoni, serta sehat jasmani danrohani, sehingga mampu menghadapi tantangan dan perubahankehidupan lokal, nasional, dan global;c. bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untukmemperoleh pendidikan yang bermutu, demokratis, berkeadilan dantidak diskriminatif, dengan menjunjung tinggi hak asazi manusia, nilaikeagamaan, nilai kultural, kondisi alam, kondisi sosial, kondisiekonomi, dan kemajemukan bangsa;d. bahwa untuk mencapai tujuan dimaksud pada butir a, b, dan cdiperlukan sistem pendidikan nasional, dan;e. bahwa Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan ditetapkannyaPeraturan Pemerintah tentang Pendidikan Khusus dan PendidikanLayanan Khusus.Mengingat : 1. Pasal 5 ayat (2) Undang-undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945;2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1997 tentangPenyandang Cacat;3. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentangPerlindungan Anak;4. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentangKeuangan Negara;5. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentangSistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor78 Tambahan Lembaran Negara Nomor 4301);6. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 tentangPerbendaharaan Negara;7. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 15 tahun 2004 tentangPemeriksaan, Pengelolaan, dan Tanggungjawab Keuangan Negara;8. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentangPemerintah Daerah;9. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentangPerimbangan Keuangan Pusat dan Daerah;10. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2000tentang Kewenangan Pemerintah dan Pemerintah Provinsi sebagaiDaerah Otonom;
 
MEMUTUSKAN
Menetapkan: PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PENDIDIKANKHUSUS DAN PENDIDIKAN LAYANAN KHUSUS
BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan:1.Pendidikan khusus adalah pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitandalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, intelektual, mental,sosial, dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.2.Pendidikan layanan khusus adalah pendidikan bagi peserta didik di daerah terpencil atauterbelakang, masyarakat adat yang terpencil, dan/atau mengalami bencana alam, bencanasosial, dan tidak mampu dari segi ekonomi.3.Peserta didik berkelainan adalah peserta didik yang secara signifikan memiliki kelainanfisik, emosional, intelektual, mental, dan/atau sosial.4.Peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa adalah peserta didikyang secara signifikan memiliki potensi di atas rata-rata dalam bidang kemampuan umum,akademik khusus, kreativitas, kepemimpinan, seni, dan/atau olahraga.5.Peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang adalah peserta didik yang bertempattinggal di daerah yang secara geografis terletak jauh dari jangkauan pelayanan pendidikanformal maupun nonformal.6.Peserta didik pada masyarakat adat terpencil adalah peserta didik yang bertempat tinggaldi dalam lingkungan masyarakat yang secara geografis, sosial, dan kultural terpisah darikomunitas masyarakat pada umumnya karena ikatan adat tertentu.7.Peserta didik yang terkena bencana alam adalah peserta didik yang tidak dapat mengikutidan/atau menyelesaikan pendidikan akibat terkena bencana alam dalam kurun waktutertentu.8.Peserta didik yang terkena bencana sosial adalah peserta didik yang tidak dapat mengikutidan/atau menyelesaikan pendidikan akibat terkena bencana sosial dalam kurun waktutertentu.9.Peserta didik yang tidak mampu dari segi ekonomi adalah peserta didik dari lingkungankeluarga yang memiliki pendapatan di bawah rata-rata secara ekonomi.10.Satuan pendidikan khusus adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakanpendidikan bagi peserta didik berkelainan dan/atau peserta didik yang memiliki potensikecerdasan dan bakat istimewa.11.Pendidikan terpadu adalah pendidikan yang memberi kesempatan bagi peserta didikberkelainan belajar bersama-sama dengan peserta didik pada satuan pendidikan umumdan/atau satuan pendidikan kejuruan dengan menggunakan kurikulum yang berlaku padasatuan pendidikan yang bersangkutan.12.Pendidikan inklusif adalah pendidikan yang memberi kesempatan bagi peserta didikberkelainan dan/atau peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewabelajar bersama-sama dengan peserta didik pada satuan pendidikan umum atau satuanpendidikan kejuruan dengan menggunakan kurikulum yang disesuaikan dengankemampuan dan kebutuhan khusus peserta didik berkelainan dan/atau peserta didik yangmemiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.13.Evaluasi pendidikan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukurkinerja institusi pendidikan termasuk pengelola pendidikan, program pendidikan, atausatuan pendidikan, pada setiap jenjang, jalur, dan jenis pendidikan, yang bisadimanfaatkan untuk pengendalian, penjaminan dan penetapan mutu pendidikan, sebagaibentuk pertanggungjawaban penyelenggaraan pendidikan.14.Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukurpencapaian prestasi belajar peserta didik.15.Kurikulum berdiferensiasi adalah standar nasional kurikulum yang dimodifikasi sesuaikarakteristik peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.
 
16.Orang tua adalah ayah dan/atau ibu atau wali peserta didik yang bersangkutan.17.Pemerintah adalah pemerintah pusat.18.Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota.19.Menteri adalah menteri yang bertanggung jawab dalam bidang pendidikan nasional.
BAB IIPESERTA DIDIK YANG MEMERLUKAN PENDIDIKAN KHUSUSDAN PENDIDIKAN LAYANAN KHUSUSPasal 2
Peserta didik yang memerlukan pendidikan khusus meliputi:a.peserta didik berkelainan,b.peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.
Pasal 3
Peserta didik yang memerlukan pendidikan layanan khusus meliputi:a.peserta didik di daerah terpencil dan/atau terbelakang;b.peserta didik pada masyarakat adat yang terpencil;c.peserta didik yang berada di daerah yang mengalami bencana alam dan/atau bencanasosial;d.peserta didik yang berasal dari keluarga yang tidak mampu dari segi ekonomi.
BAB IIIPENDIDIKAN KHUSUS BAGI PESERTA DIDIK BERKELAINANBagian PertamaFungsi PendidikanPasal 4
Pendidikan khusus bagi peserta didik berkelainan berfungsi mengembangkan potensi peserta didikseoptimal mungkin dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.
Bagian KeduaPeserta DidikPasal 5
(1) Peserta didik berkelainan terdiri atas kelainan fisik, emosional, intelektual, mental, dan/atausosial.(2) Peserta didik berkelainan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:a.tunanetra atau kelainan penglihatan;b.tunarungu atau kelainan pendengaran;c.tunawicara atau kelainan bicara;d.tunagrahita atau kelainan kecerdasan/intelektual;

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Jito Sarjita liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->