Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Uu No. 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih Dan Bebas Dari Kkn

Uu No. 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih Dan Bebas Dari Kkn

Ratings: (0)|Views: 697 |Likes:
Published by Madya Indonesia
UU ini merupakan dasar pembentukan Komisi Pemeriksa. Namun juga memuat ketentuan mengenai peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, sebagaimana kemudian diatur lebih lanjut dengan PP No. 68 Tahun 1999 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dalam Penyelenggaraan Negara.
UU ini merupakan dasar pembentukan Komisi Pemeriksa. Namun juga memuat ketentuan mengenai peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, sebagaimana kemudian diatur lebih lanjut dengan PP No. 68 Tahun 1999 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dalam Penyelenggaraan Negara.

More info:

Published by: Madya Indonesia on Apr 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2012

pdf

text

original

 
 
1
 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 1999TENTANGPENYELENGGARAAN NEGARA YANG BERSIH DAN BEBAS DARIKORUPSI, KOLUSI, DAN NEPOTISMEDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
Presiden Republik Indonesia
Menimbang:
a. bahwa Penyelenggaraan Negara mempunyai perananyang sangat menentukan dalam penyelenggaraan negarauntuk mencapai cita-cita perjuangan bangsa mewujudkanmasyarakat yang adil dan makmur sebagaimanatercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945b. bahwa untuk mewujudkan Penyelenggaraan Negara yangmampu menjalankan fungsi dan tugasnya secarasungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab, perludiletakkan asas-asas penyelenggaraan negara;c. bahwa praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme tidak hanyadilakukan antar-Penyelenggara Negara melainkan jugaantara Penyelenggaraan Negara dan pihak lain yang
 
 
2
dapat merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat,berbangsa, dan bernegara serta membahayakaneksistensi negara, sehingga diperlukan landasan hukumuntuk pencegahannya;d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksuddalam huruf a, b, dan c perlu dibentuk Undang-undangtentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan BebasDari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme;
Mengingat:
1.
 
Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 20 ayat (1) Undang-UndangDasar 1945;2. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat RepublikIndonesia Nomor XI/MPR/1998 tentang PenyelenggaraanNegara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi danNepotisme;
Dengan PersetujuanDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN:Menetapkan: UNDANG-UNDANG TENTANGPENYELENGGARAAN NEGARA YANG BERSIHDAN BEBAS DARI KORUPSI, KOLUSI DANNEPOTISME.
 
 
3
 BAB 1KETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan:1. Penyelenggara Negara adalah Pejabat Negara yang menjalankan fungsieksekutif, legislatif, atau yudikatif, dan pejabat lain yang funsi dan tugaspokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara sesuai denganketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.2. Penyelenggara Negara yang bersih adalah Penyelenggara Negara yangmenaati asas-asas umum penyelenggaraan negara dan bebas daripraktek korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta perbuatan tercela lainnya.3. Korupsi adalah tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ketentuanperaturan perundang-undangan yang mengatur tentang tindak pidanakorupsi.4. Kolusi adalah permufakatan atau kerjasama secara melawan hukumantar-Penyelenggara Negara atau antara Penyelenggara Negara danpihak lain yang merugikan orang lain, masyarakat dan atau negara.5. Nepotisme adalah setiap perbuatan Penyelenggara Negara secaramelawan hukum yang menguntungkan kepentingan keluarganya dan ataukroninya di atas kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.6. Asas Umum Pemerintahan Negara Yang Baik adalah asas yangmenjunjung tinggi norma kesusilaan, kepatutan dan norma hukum, untukmewujudkan Penyelengara Negara yang bersih dan bebas dari korupsi,kolusi, dan nepotisme.7. Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara yang selanjutnyadisebut Komisi Pemeriksa adalah lembaga independen yang bertugasuntuk memeriksa kekayaan Penyelenggara Negara dan mantanPenyelenggara Negara untuk mencegah praktek korupsi, kolusi dannepotisme.

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Marlyna liked this
Riani Sandi liked this
Hendar Manto liked this
ajengde liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->