Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
35Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kuliah Masalah Dan Isu Kebijakan

Kuliah Masalah Dan Isu Kebijakan

Ratings: (0)|Views: 2,587 |Likes:
Published by allfredoem

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: allfredoem on Apr 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/28/2013

pdf

text

original

 
MATERI KULIAH
MASALAH dan ISU KEBIJAKANMASALAH KEBIJAKAN
Substansi atau salah satu unsur kebijakan publik adalah masalah yang harusdipecahkan melalui tindakan yang dilakukan pemerintah.
Masalah merupakan fokus yang penting dalam proses kebijakan publik,karena kebijakan publik sebagai serangkaian tindakan yang mempunyai tujuantertentu yang diikuti dan dilaksanakan oleh pelaku atau sekelompok pelaku gunamemecahkan masalah tertentu
PENGERTIAN MASALAH
Masalah dapat didefinisikan sebagai suatu kondisi atau situasi yangmenimbulkan kebutuhan atau ketidakpuasan pada sebagian orang yangmembutuhkan petolongan atau perbaikan. Dalam pandangan lain, masalah dapatdinyatakan sebagai suatu kondisi yang tidak sesuai dengan yang diharapkan,sehingga perlu dicari upaya pemecahannya yang dapat menjadikan kondisitersebut sesuai dengan rencana
Masalah
:
adanya kesenjangan antara das sollen / teori dengan das sein /fakta empiris ; antara yang ditetapkan sebagai kebijakan dengan kenyataanimplementasi kebijakan (
Tri W. Utomo
)
Masalah kebijakan
:
unrealized needs, values, opportunities, however weidentified, the solution require public actions
(tidak terwujudnya kebutuhan, nilai,dan peluang, yang bagaimanapun kita sudah bisa mengidentifikasikannya, tetapipemecahannya mengharuskan adanya tindakan-tindakan publik / negara /pemerintah
Charles O. Jones
menyatakan bahwa masalah adalah kebutuhan manusiayang perlu diatasi atau dipecahkan (
human needs, however identified, for whichrelief is sought 
). Sedangkan Anderson (1984) menyatakan bahwa untukkepentingan kebijakan, secara formal masalah dapat diartikan sebagai kondisidan atau situasi yang menghasilkan kebutuhan-kebutuhan atau ketidakpuasan-ketidakpuasan pada rakyat untuk mana perlu dicari cara-carapenanggulangannya.
William Dunn
mengartikan masalah kebijaksanaan sebagai nilai, kebutuhan,kesempatan yang belum terpenuhi tetapi yang dapat diidentifikasikan dan dicapaidengan melakukan tindakan publik. Hal ini menunjukkan bahwa suatu masalahyang berhubungan dengan kebijakan publik adalah masalah-masalah yangberhubungan dengan orang banyak, dan masalah ini dikategorikan masalahpublik karena tindakan (
action
) yang diambil adalah tindakan kebijakan (
 policy action
).
Samudra
yang menyatakan bahwa pada dasarnya sumber pokok timbulnyamasalah adalah pada nilai, dalam artian bahwa ketidaktepatan atauketidaksesuaian suatu kondisi dengan sebuah nilai akan dianggap olehseseorang atau sekelompok orang sebagai suatu masalah. Dan yang terpenting
1
 
menurut Patton (1986) adalah bahwa ketika mendefinisikan masalah berartimengimplikasikan bahwa ada nilai-nilai tertentu yang tidak terpuaskan atauterpenuhi
MASALAH PRIVAT vs MASALAH PUBLIK
Hal yang penting diperhatikan dalam mengkaji masalah-masalah publikmaupun masalah-masalah secara umum adalah bahwa suatu masalah tidakdapat semata-mata dipandang sebagai masalah begitu saja tanpa melibatkancara pandang orang terhadap masalah tersebut.
Pendapat Mark Rushefky yang dikutip Winarno bahwa ada dua prosespenting dalam mengidentifikasi masalah, yaitu persepsi dan definisi. Persepsimerupakan penerimaan (
receiving 
) dari suatu peristiwa yang mempunyaikonsekuensi terhadap orang atau kelompok, sedangkan defenisi merupakaninterpretasi dari peristiwa-peristiwa tersebut, memberinya makna danmembuatnya jelas. Suatu masalah tidak dapat mendefenisikan dirinya sendirimelainkan harus didefenisikan, sehingga hal ini menunjukkan bahwa suatumasalah juga melibatkan pandangan-pandangan subyektif seseorang. Dalamartian bahwa, seseorang atau lembaga dapat memandang sesuatu sebagaimasalah tetapi tidak merupakan masalah bagi individu atau lembaga lain.
Banyak sekali kebutuhan-kebutuhan atau ketidakpuasan yang dimilikimasyarakat, tetapi tidak selalu hal ini dapat menjadi masalah umum ataumasalah publik.
Apa yang membedakan antara masalah privat dan masalah publik? Masalahpublik adalah sesuatu yang memiliki dapak yang luas, termasuk konsekuensi bagiorang-orang yang tidak terlibat secara langsung. Karena itu, masalah publikdipengaruhi oleh konsekuensi-konsekuensi tak langsung dari berbagai transaksihingga pada semacam tingkatan dianggap perlu untuk memiliki konsekuensi-konsekuensi yang terpelihara secara sistematis. Sedangkan masalah privatmerupakan masalah yang hanya memiliki dampak terbatas, hanya menjadiperhatian pada satu atau beberapa orang yang langsung terlibat. CONTOH
Robert Seidman, Ann Seidman, dan Nalin Abeysekere (2005) menyatakanbahwa masalah dapat terjadi oleh karena satu atau gabungan dari beberapa halyang dithesiskan mereka tidak berjalan dengan baik. Hal-hal tersebut, ialah:
Rule
(peraturan),
Opportunity 
(peluang/kesempatan),
Capacity 
(kemampuan)
,Communication
(Komunikasi
 ), Interest 
(kepentingan),
Process
(proses), dan
Ideology 
(nilai dan/atau sikap), yang disingkat ROCCIPI1.Peraturan yang dapat mengatur perilaku manusia kea rahyang diharapkan melalui kebijakan yang dibuat, alih-alih dapat jugasebaliknya. Masalah public dalam konteksi dapat muncul karena: a)bahasa yang digunakan dalam peraturan rancu atau membingungkan,atau peraturan tersebut tidak menjelaskan apa yang harus dan apa yangdilarang dilakukan oleh warga bersifat mensua atau menyesatkan; b)beberapa peraturan mungkin malah member peluang bagi terjadinyaperilaku bermasalah; c) peraturan tidak menghilangkan penyebagian-penyebagian perilaku bermasalah justru memperluasnya; d) peraturanmembuka peluang bagi perilaku yang tidak transparan; dan e) peraturanberkemungkinan juga untuk memberikan wewenang yang berlebih kepadapelaksana peraturan untuk bertindak represif.
2
 
2.Kesempatan atau peluang; mungkin suatu peraturansecara tegas melarang perilaku tertentu, namun jika terbuka kesempatanuntuk tidak mematuhinya, para individu bisa dengan mudah untukmelakukan perilaku yang bermasalah3.Kemampuan; pertukaran tidak dapat memerintah paraindividu untuk melakukan hal-hal diluar kemampuannya. Oleh karena ituperlu diketahui kondisi-kondisi internal individu4.Komunikasi; perilaku bermasalah dapat terjadi karenaketidaktahuan individu. Biasanya miss-komunikasi menjadi kendalamasyarakat yang multikultur, berklas, dan plural5.Kepentingan; kategori ini berguna untuk menjelaskanpandangan individu tentang akibat dan manfaat dari setiap perilakunya.
6.
Proses, yang merupakan instrumen untuk menemukanpenyebagian perilaku bermasalah yang dilakukan dalam atau olehorganisasi, dengan mengacu pada masukan (
input 
), proses pengelolaaninput, proses
output 
dan umpan balik.
7.
Nilai dan sikap merupakan sekumpulan nilai yang dianutoleh suatu masyarakat untuk merasa, berpikir, dan bertindak. Dalammasyarakat yang multikultur dan plural seringkali setiap kelompok memilikipandangan yang berbeda mengenai nilai dan sikap yang dianut, sehinggatidak menutup kemungkinan bagi terjadinya benturan atau masalah.
MASALAH PUBLIK → MASALAH KEBIJAKAN
Tidak semua masalah mempunyai substansi atau kadar yang sama. Adamasalah yang menyangkut orang perorang atau kelompok tertentu, dan ada jugamasalah yang menyangkut kepentingan banyak orang. Diantara masalah yangmenyangkut orang banyak, ada yang dapat diselesaikan oleh masyarakat itusendiri, dan ada masalah yang membutuhkan campur tangan pemerintah karenatidak mungkin diselesaikan sendiri oleh anggota masyarakat. Hal ini disebutsebagai masalah publik.
Di antara masalah publik, juga terdapat perbedaan dalam kualitas, wawasandan keterkaitan. Oleh karena itu, menurut Abidin (106-107) masalah publik dapatdikelompokkan ke dalam masalah strategis dan masalah yang tidak strategis.
Suatu masalah publik dikatakan masalah strategis apabila memenuhibeberapa persyaratan berikut ini:a.Luas cakupannya, artinya, wawasan cakupannya tidak hanyameliputi satu sektor atau wilayah saja, tetapi meliputi beberapa sektor atauwilayah.b.Jangka waktunya panjang. Hal ini dapat ditafsirkan bahwapenyelesaian masalah memerlukan waktu yang panjang, dan dampakyang ditimbulkan bisa jadi mempunyai akibat yang jauh ke depan.c.Mempunyai keterkaitan yang luas, artinya, substansipermasalahan dan cara-cara penyelesaiannya menyangkut banyak pihakdalam masyarakat;d.Mengandung resiko dan kemungkinan keuntungan yang besa
3

Activity (35)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Sai Blue liked this
Mas Win liked this
Malini Oktarina liked this
Wahyu Sadja liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->