BAB VI Tata Surya
Pendahuluan
Dalam bab ini kita akan secara khususmembahas sistem tata surya tempat kita berada di alamsemesta. Alam semesta yang diciptakan oleh SangMaha Pencipta begitu luas untuk diselami seluruhisinya. Oleh karena itu, yang akan kita pelajari di sinihanyalah sebagian kecilnya saja. Bumi tempat manusiahidup, planet, serta matahari hanyalah satu titik yangterlampau kecil dalam sistem alam semesta secarakeseluruhan
.A.ANGGOTA TATA SURYA
Susunan benda-benda dalam sistem tata suryatelah lama menjadi perdebatan para ahli.
Bendamanakah yang menjadi pusat tata surya? Bumi ataukahmatahari?
Kita mengamati matahari dan bintang-bintangbergerak dari timur ke barat. Berulang setiap hari. Bulanmuncul dengan wajah yang berbeda-beda dan tampakbergerak dari timur ke barat. Sementara itu, bumitempat kita tinggal kelihatan tidak bergerak sama sekali.Jadi, wajar bila orang jaman dahulu beranggapanbahwa bumi adalah pusat tata surya. Matahari, bulan,serta bintang-bintang semuanya bergerak mengelilingibumi.
Gambar 6.1 Gambaran tata surya menurut ptolemeausdengan bumi sebagai pusat tata surya.
Sistem benda angkasa yang menempatkanbumi sebagai pusat tata surya disebut
sistemgeosentris
(
geo
artinya bumi,
sentris
artinya pusat).
Claudius Ptolemaeus ()
telah menetapkandasar dan perhitungan matematika untuk perhitunganbenda langit, sehingga sistem geosentris pernah begitulama bertahan. Tetapi dengan penemuan teleskop oleh
Galileo Galilei (1564 – 1642)
dan pengamatan lebihmendalam tentang gerak planet terdekat oleh
TychoBrahe (1546 – 1601),
ditemukan ketidakmampuan sistemgeosentris dalam menerangkan beberapa sifat gerakplanet.
Nicolaus Copernicus (1473 – 1543)
dari Polandiamerombak sistem geosentris menjadi
sistemheliosentris
(
helio
artinya matahari,
sentris
artinyapusat). Dalam bukunya
De Revolutionibus OrbiumCoelestium
, Copernicus menempatkan matahari sebagaipusat tata surya dan semua planet termasuk bumi,bergerak mengelilingi matahari.Sekarang kita menerima sistem heliosentrissebagai sistem tata surya kita yang benar. Tidak ada lagipengamatan yang meragukan kebenaran sistemtesrsebut.
Tata Surya
merupakan sistem matahari dankumpulan benda-benda angkasa yang terikat hukumgravitasi pada matahari. Saat ini tata suryaberanggotakan delapan planet (dan 162 bulannya),planet kerdil
(dwarf planet)
, asteroid, meteroit, komet,dan debu angakasa. Sejak tahun 1930 sampai tahun2006, tata surya kita beranggotakan sembilan planet.Karena status Pluto berubah menjadi planet kerdil sejak24 Agustus 2006 sesuai keputusan IAU
(International Astronomical Union)
, akhirnya jumlah planet dalam tatasurya kita berkurang menjadi delapan.
1.Planet
Seiring dengan berkembangnya zaman, berkembangpula definisi planet. Syarat- syarat suatu benda angkasadisebut sebagai planet menurut IAU adalah:a.Mengorbit pada bintang atau sisa bintang(bintang mati).b.Memilki massa yang cukup untuk membentukgravitasi mandiri agar dapat mempertahankanbentuknya pada keadaan setimbang(mendekatibulat).c.Tidak cukup kuat untuk memulai reaksi fusi padaintinya.d.Orbitnya tidak bertumpang tindih dengan orbitbenda angkasa lain.Ukuran planet lebih besar dibandingkan anggotatata surya yang lain. Planet tidak menghasilkan cahayasendiri. Planet memantulkan cahaya matahari yang jatuhpadanya sehingga tampak terang seperti bintang.Ada delapan planet dalam sistem tata surya kita.Nama planet berdasarkan urutan kedekatannya denganmatahari adalah
Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter,Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter,dan Saturnus dapat dilihat dengan mata telanjang dan
Analisis Materi Fisika Sekolah Menengah I
99