Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword or section
Like this
29Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
alammistikghaib

alammistikghaib

Ratings: (0)|Views: 457|Likes:
Published by DAYANG NUR FASIHAH

More info:

Published by: DAYANG NUR FASIHAH on Apr 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/25/2011

pdf

text

original

 
 Artikel tengtang Syekh Siti Jenar sangat banyak bertebaran di internet. Sayamengumpulkan dari berbagai sumber, dan bisa jadi sumber tersebut juga mengutipatau mengcopy paste dari sumber yang lain. Sumber itu di antaranyawww.faith.freedom.org
 
 , www.wikipedia.com, atau artikel yang ditulisoleh Achmad Chodjin yang berjudul “Mistik dan Makrifat Syekh Siti Jenar” dan lain-lain. Sebagai kepustakaan, sayang bila berbagai informasi penting itu terlewatkan padahal bila kita berkeinginan untuk mempelajarinya maka kita akan mendapatkanbanyak pengetahuan tentng ilmu kebatinan. Mohon maaf bila saya tidak mampumelacak sumber-sumber asli naskah tersebut. Kepada para penulis artikel di bawahini, saya mohon maaf karena telah dengan sengaja mengcopy paste artikel Andatanpa menuliskan nama Anda. (WONG ALUS)
SYEKH SITI JENAR 
(juga dikenal dalam banyak nama lain, antara lain
Sitibrit, Lemahbang,dan Lemah Abang
) adalah seorang tokoh yang dianggap Sufi dan juga salah satu penyebaragama Islam di Pulau Jawa. Tidak ada yang mengetahui secara pasti asal-usulnya. Dimasyarakat terdapat banyak varian cerita mengenai asal-usul
Syekh Siti Jenar
.Sebagian umat Islam menganggapnya sesat karena ajarannya yang terkenal,yaitu
Manunggaling Kawula Gusti
. Akan tetapi sebagian yang lain menganggapbahwa
Syekh Siti Jenar
adalah intelektual yang sudah mendapatkan esensi Islam itu sendiri.Ajaran – ajarannya tertuang dalam pupuh, yaitu karya sastra yang dibuatnya. Meskipundemikian, ajaran yang sangat mulia dari
Syekh Siti
Jenar adalah budi pekerti.Syekh Siti Jenar mengembangkan ajaran cara hidup sufi yang dinilai bertentangan denganajaran Walisongo. Pertentangan praktek sufi Syekh Siti Jenar dengan Walisongo terletak padapenekanan aspek formal ketentuan syariah yang dilakukan oleh Walisongo.
1. Konsep dan ajaranAjaran Syekh Siti Jenar
yang paling kontroversial terkait dengan konsepnya tentang hidupdan mati, Tuhan dan kebebasan, serta tempat berlakunya syariat tersebut.
Syeh SitiJenar
memandang bahwa kehidupan manusia di dunia ini disebut sebagai kematian.Sebaliknya, yaitu apa yang disebut umum sebagai kematian justru disebut sebagai awal darikehidupan yang hakiki dan abadi.Konsekuensinya, ia tidak dapat dikenai hukum yang bersifat keduniawian (hukum negara danlainnnya), tidak termasuk didalamnya hukum syariat peribadatan sebagaimana ketentuansyariah. Dan menurut ulama pada masa itu yang memahami inti ajaran Siti Jenar bahwamanusia di dunia ini tidak harus memenuhi rukun Islam yang lima, yaitu: syahadat, shalat,puasa, zakat dan haji. Baginya, syariah itu baru berlaku sesudah manusia menjalanikehidupan paska kematian.
Syech Siti Jenar
juga berpendapat bahwa Allah itu ada dalamdirinya, yaitu di dalam budi. Pemahaman inilah yang dipropagandakan oleh para ulama padamasa itu. Mirip dengan konsep Al-Hallaj (tokoh sufi Islam yang dihukum mati pada awalsejarah perkembangan Islam sekitar abad ke-9 Masehi) tentang Hulul yang berkaitan dengankesamaan sifat manusia dan Tuhan. Dimana Pemahaman ketauhidan harus dilewati melalui 4tahapan ; 1. Syariat (dengan menjalankan hukum-hukum agama spt sholat, zakat dll); 2.Tarekat, dengan melakukan amalan-amalan spt wirid, dzikir dalam waktu dan hitungantertentu; 3. Hakekat, dimana hakekat dari manusia dan kesejatian hidup akan ditemukan; dan4. Ma’rifat, kecintaan kepada Allah dengan makna seluas-luasnya. Bukan berarti bahwasetelah memasuki tahapan-tahapan tersebut maka tahapan dibawahnya ditiadakan.Pemahaman inilah yang kurang bisa dimengerti oleh para ulama pada masa itu tentang ilmutasawuf yang disampaikan oleh Syekh Siti Jenar. Ilmu yang baru bisa dipahami setelahmelewati ratusan tahun pasca wafatnya sang Syekh. Para ulama mengkhawatirkan adanyakesalahpahaman dalam menerima ajaran yang disampaikan oleh
Syekh Siti Jenar
kepadamasyarakat awam dimana pada masa itu ajaran Islam yang harus disampaikan adalah padatingkatan ’syariat’. Sedangkan ajaran
Siti Jenar
sudah memasuki tahap ‘hakekat’ dan bahkan ‘ma’rifat’kepada Allah (kecintaan dan pengetahuan yang mendalam kepada ALLAH).
Oleh
 
karenanya, ajaran yang disampaikan oleh Siti Jenar hanya dapat dibendung dengankata ‘SESAT’.
Dalam pupuhnya,
Syekh Siti Jenar
merasa malu apabila harus berdebat masalah agama.Alasannya sederhana, yaitu dalam agama apapun, setiap pemeluk sebenarnya menyembahzat Yang Maha Kuasa. Hanya saja masing – masing menyembah dengan menyebut nama yangberbeda – beda dan menjalankan ajaran dengan cara yang belum tentu sama. Oleh karenaitu, masing – masing pemeluk tidak perlu saling berdebat untuk mendapat pengakuan bahwaagamanya yang paling benar.
Syech Siti Jenar
juga mengajarkan agar seseorang dapat lebih mengutamakan prinsip ikhlasdalam menjalankan ibadah. Orang yang beribadah dengan mengharapkan surga atau pahalaberarti belum bisa disebut ikhlas.
1. 1. Manunggaling Kawula Gusti
Dalam ajarannya ini, pendukungnya berpendapat bahwa
Syekh Siti Jenar
tidak pernahmenyebut dirinya sebagai Tuhan.
Manunggaling Kawula Gusti
dianggap bukan berartibercampurnya Tuhan dengan Makhluknya, melainkan bahwa Sang Pencipta adalah tempatkembali semua makhluk. Dan dengan kembali kepada Tuhannya, manusia telah menjadisangat dekat dengan Tuhannya.Dan dalam ajarannya, ‘
Manunggaling Kawula Gusti
 ‘ adalah bahwa di dalam diri manusiaterdapat ruh yang berasal dari ruh Tuhan sesuai dengan ayat Al Qur’an yang menerangkantentang penciptaan manusia (“Ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “SesungguhnyaAku akan menciptakan manusia dari tanah. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannyadan Kutiupkan kepadanya roh Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujudkepadanya (Shaad; 71-72)”)>. Dengan demikian ruh manusia akan menyatu dengan ruhTuhan dikala penyembahan terhadap Tuhan terjadi.
Perbedaan penafsiran ayat Al Qur’an dari para murid Syekh Siti inilah yangmenimbulkan polemik bahwa di dalam tubuh manusia bersemayam ruh Tuhan, yaitupolemik paham ‘Manunggaling Kawula Gusti’.2. Pengertian Zadhab
Dalam kondisi manusia modern seperti saat ini sering temui manusia yang mengalami hal initerutama dalam agama Islam yang sering disebut zadhab atau kegilaan berlebihan terhadapIlla yang maha Agung atau Allah.Mereka belajar tentang bagaimana Allah bekerja, sehingga ketika keinginannya sudah leburterhadap kehendak Allah, maka yang ada dalam pikirannya hanya Allah, Allah, Allah danAllah…. disekelilingnya tidak tampak manusia lain tapi hanya Allah yang berkehendak, SetiapKejadian adalah maksud Allah terhadap Hamba ini…. dan inilah yang dibahayakan karenaapabila tidak ada GURU yang Mursyid yang berpedoman pada AlQuran dan Hadits makahamba ini akan keluar dari semua aturan yang telah ditetapkan Allah untuk manusia.Karenahamba ini akan gampang terpengaruh syaitan, semakin tinggi tingkat keimanannya makasemakin tinggi juga Syaitan menjerumuskannya.Seperti contohnya Lia Eden dll… merekaadalah hamba yang ingin dekat dengan Allah tanpa pembimbing yang telah melewati masa ini,karena apabila telah melewati masa ini maka hamba tersebut harus turun agar bisamengajarkan yang HAK kepada manusia lain seperti juga Rasullah pun telah melewati masaini dan apabila manusia tidak mau turun tingkatan maka hamba ini akan menjadi seprti nabiIsa AS.Maka Nabi ISA diangkat Allah beserta jasadnya.
Seperti juga Syekh Siti Jenar yangkematiannya menjadi kontroversi.Dalam masyarakat jawa kematian ini disebut“MUKSO” ruh beserta jasadnya diangkat Allah.
 
2. 1. Hamamayu Hayuning Bawana
Prinsip ini berarti memakmurkan bumi. Ini mirip dengan pesan utama Islam, yaitu rahmatanlil alamin. Seorang dianggap muslim, salah satunya apabila dia bisa memberikan manfaat bagilingkungannya dan bukannya menciptakan kerusakan di bumi.
3. Kontroversi
Kontroversi yang lebih hebat terjadi di sekitar kematian
Syekh Siti Jenar
. Ajarannya yangamat kontroversial itu telah membuat gelisah para pejabat kerajaan Demak Bintoro. Di sisikekuasaan, Kerajaan Demak khawatir ajaran ini akan berujung pada pemberontakanmengingat salah satu murid
Syeh Siti Jenar, Ki Ageng Pengging atau KiKebokenanga
adalah keturunan elite Majapahit (sama seperti Raden Patah) danmengakibatkan konflik di antara keduanya.Dari sisi agama Islam, Walisongo yang menopang kekuasaan Demak Bintoro, khawatir ajaranini akan terus berkembang sehingga menyebarkan kesesatan di kalangan umat. Kegelisahanini membuat mereka merencanakan satu tindakan bagi
Syekh Siti Jenar
yaitu harus segeramenghadap Demak Bintoro. Pengiriman utusan
Syekh Dumbo dan PangeranBayat
ternyata tak cukup untuk dapat membuat
Siti Jenar
memenuhi panggilan
SriNarendra Raja Demak Bintoro
untuk menghadap ke Kerajaan Demak. Hingga kononakhirnya para
Walisongo
sendiri yang akhirnya datang ke Desa Krendhasawa di manaperguruan
Siti Jenar
berada.
Para Wali dan pihak kerajaan sepakat untuk menjatuhkan hukuman mati bagi[b]Syekh Siti Jenar
dengan tuduhan telah membangkang kepada raja.[/b] Makaberangkatlah lima wali yang diusulkan oleh Syekh Maulana Maghribi ke Desa Krendhasawa.Kelima wali itu adalah Sunan Bonang, Sunan Kalijaga, Pangeran Modang, Sunan Kudus, danSunan Geseng. (Walet: Ini adalah Noordin M Top Jaman Dulu)Sesampainya di sana, terjadi perdebatan dan adu ilmu antara kelima wali tersebut dengan
SitiJenar
. Menurut
Siti Jenar
, kelima wali tersebut
tidak usah repot-repot ingin membunuhSiti Jenar
. Karena beliau dapat meminum tirtamarta (air kehidupan) sendiri. Ia dapatmenjelang kehidupan yang hakiki jika memang ia dan budinya menghendaki.Tak lama,
terbujurlah jenazah Siti Jenar di hadapan kelima wali.
Ketika hal ini diketahuioleh murid-muridnya,
serentak keempat muridnya yang benar-benar pandai yaitu KiBisono, Ki Donoboyo, Ki Chantulo dan Ki Pringgoboyo pun mengakhiri “kematian”-nya dengan cara yang misterius seperti yang dilakukan oleh gurunya di hadapanpara wali.
[rujukan?]
4. Kisah pada saat pasca kematianTerdapat kisah yang menyebutkan bahwa ketika jenazah Siti Jenar disemayamkan diMasjid Demak, menjelang salat Isya, semerbak beribu bunga dan cahaya kilaukemilau memancar dari jenazah Siti Jenar.
Jenazah
Siti Jenar
sendiri dikuburkan di bawah Masjid Demak oleh para wali. Pendapat lainmengatakan, ia dimakamkan di Masjid Mantingan, Jepara, dengan nama lain.Setelah tersiar kabar kematian Syekh Siti Jenar, banyak muridnya yang mengikuti jejakgurunya untuk menuju kehidupan yang hakiki. Di antaranya yang terceritakan adalah KiaiLonthang dari Semarang Ki Kebokenanga dan Ki Ageng Tingkir.
MENGENAL NAMA SYEKH SITI JENAR 
Syekh Siti Jenar (829-923 H/1348-1439 C/1426-1517 M), memiliki banyak nama : San Ali

Activity (29)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
jawaduasatu liked this
Giri Tuji liked this
dhannar liked this
rhubie_rubi liked this
rhubie_rubi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->