Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Ensiklopedia Nusantara EII2008 edisi 4 halaman Igel Zibriel

Makalah Ensiklopedia Nusantara EII2008 edisi 4 halaman Igel Zibriel

Ratings:

4.71

(7)
|Views: 623 |Likes:
Published by googling

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: googling on May 23, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF or read online from Scribd
See more
See less

08/19/2013

pdf

 
Ensiklopedia NusantaraMenggunakan Orientasi Web 2.0
Igel Zibriel dan Suhono H. Supangkat
Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung  zzibriell@yahoo.com 
dan
shn_id@yahoo.com
Abstraksi
Tanah air kita yang begitu luas ini kaya akan pengetahuan hanya saja sampai saat ini belum ada suatu produk yang dapat mengumpulkan dan memetakan semua pengetahuan itu dalam satu media publik. Padahal, banyak rakyat Indonesia yang membutuhkan berbagai informasi yang berkaitan dengan Indonesia ataupun ilmu formal dan informal lainnya. Untuk mengakomodir kebutuhan ini, rasanya kita perlu membuat sebuah pusat sumber pengetahuan yang lengkap dan dapat diaksesdengan mudah oleh siapa saja. Tentu saja, tidaklah mudah untuk menghasilkan pusat sumber pengetahuan yang lengkap dankomprehensif. Banyak kendala dari segi teknis dan non teknis yang perlu dicari solusinya. Oleh karena itu sebuah sistemmanajemen pengetahuan (knowledge management) yang diberi nama Ensiklopedia Nusantara, diusulkan untuk dibuat. Ensiklopedia Nusantara adalah sebuah aplikasi ensiklopedia online yang menggunakan orientasi web 2.0. Aplikasi web 2.0mempunyai beberapa kelebihan yang bisa digunakan sebagai solusi dari beberapa kendala yang sering dihadapi dalam pembuatan sebuah pusat sumber pengetahuan. Harapan utama dari pembuatan ensiklopedia ini adalah membantumenyukseskan proses pencerdasan bangsa dan proses pemerataan kualitas pendidikan di seluruh pelosok Republik Indonesia.
 Kata Kunci
:
Web 2.0, Wiki, Content Collaboration Creation, Knowledge Mangement, Ensiklopedia.
1.LATAR BELAKANG
Produk berupa ensiklopedia memang sudah banyak yangdipublikasikan, baik itu yang berkategori khusus bidangilmu tertentu ataupun berkategori bebas. Hanya saja, seringkali, produk-produk ini terbentur masalah kapasitas mediayang digunakan sehingga referensi pengetahuan yangdisematkan terbatas dan sulit untuk diperbaharui. Kemajuanteknologi memberikan solusi atas masalah ini, yaitu denganmengimplementasikan ensiklopedia dalam jaringan Internet.Solusi ini juga mempunyai nilai tambah seperti lebih mudahdiakses oleh siapapun dan dari manasaja, informasi dapatdisajikan dengan format multimedia sehinga lebih mudahditangkap dan dicerna, serta mempermudah pengolahaninformasi sehigga dapat ditampilkan dengan lebih dinamis.Sayangnya, ensiklopedia
online
ataupun pusat sumber  pengetahuan
online
yang sudah ada kebanyakan masihmenggunakan bahasa asing sebagai bahasa pengantarnya.Walaupun beberapa produk telah dilengkapi dengan BahasaIndonesia, tetapi data yang ada tidak memadai untuk digunakan sebagai referensi tentang Indonesia dan untuk kepentingan rakyat Indonesia. Oleh karena itu kita perlumembentuk sendiri pusat sumber pengetahuan kita sendiriyang sudut pandang, kategori materi dan tata cara pembahasannya disesuaikan dengan budaya bangsaIndonesia. Tentu saja, kontributor materinya pun akandiutamakan dari berbagai bidang dan lapisan rakyatIndonesia tanpa membeda-bedakan kualitas materi yangakan diberikannya. Artinya informasi sekecil atau sesepeleapapun dipersilahkan untuk dikontribusikan.Kelebihan yang diharapkan dari ensiklopedia
online
yangdiolah dari, oleh, dan untuk bangsa sendiri ini adalah. 1)Menghemat penggunaan bandwidth internasional 2)Merangsang para cendikiawan dan praktisi dalam negeriuntuk saling memperkaya ilmu dan membangun negeridengan meciptakan sebuah jaringan data yang lengkapuntuk negeri sendiri. 3) Mudah diadaptasi dengan kondisidalam negeri sehingga informasi yang disajikan bisadikhususkan dan didapat langsung dari sistem informasi pihak-pihak yang berkepentingan. 4) Penggunaannya bisadisesuaikan dengan tingkat pendidikan dalam negeri,sehingga informasi dapat disebarkan secara efektif. 5) Kanalakses dapat disesuaikan dengan kondisi sarana dan prasarana sehingga efisiensi penggunaan sumber dayatinggi. Untuk mencapai semua tujuan ini, ensiklopedia
online
ini akan memanfaatkan kolaborasi pembuatan kontendari sebuah aplikasi web 2.0.
e-Indonesia Initiative 2008 (eII2008)Konferensi dan Temu Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Indonesia21-23 Mei 2008, Jakarta
1
 
2.WEB 2.0
Isitilah tentang web 2.0 dikeluarkan tahun 2004 oleh DaleDougherty pada sebuah konfrensi mengenai aplikasi web.Setelah melewati berbagai pembahasan dan perdebatanakhirnya disepakatilah bahwa web 2.0 bukanlah sebuahhipotesis atau teori atau paradigma ataupun metodologidalam membangun sebuah aplikasi web. Web 2.0 adalahistilah untuk suatu aplikasi web yang orientasi proses bisnisdan arsitektur layanannya mengedepankan kontribusi darisetiap penggunanya serta memberikan fitur-fitur yangmempermudah pengguna untuk mempersonalisasikebutuhannya. Sehingga tidak ada ketentuan-ketentuankhusus yang perlu dipenuhi untuk membangun sebuahaplikasi web yang digolongkan sebagai aplikasi web2.0.Dalam perkembangannya, aplikasi web yang dibangundengan menggunakan orientasi web 2.0 ternyata dirasakanmempunyai beberapa nilai positif. Pertama, web 2.0 berhasilmenyajikan sebuah layanan yang komprehensif pada
 platform
apapun. Cukup menggunakan sebuah browser danmelakukan koneksi dengan server maka setiap orang sudahdapat menggunakannya. Kedua, dikarenakan aplikasinya berjalan secara terpusat di server, pengguna tidak perlu repotlagi untuk memperbaharui aplikasi mereka secara mandiri.Saat perangkat lunak versi baru dari sebuah aplikasidikeluarkan maka secara instan semua pengguna bisamemanfaatkannya. Ketiga, dikarenakan berjalan di sebuah browser, maka tehnik pemograman
 front-end 
yangdigunakan pun relatif “ringan”. Sehingga mudah untuk digunakan kembali (
reuse
).Selain itu, kelebihan orientasi web 2.0 dibanding aplikasiweb 1.0 (aplikasi yang layanannya hanya berorientasi pada pemenuhan tujuan bisnis) adalah lebih cepat dan lebihmudah mengumpulkan dan memperkaya data karenakontributornya berasal dari berbagai sumber, tingkatan dan bidang keahlian. Tentu saja kelebihan ini sangatlah pentingkarena data adalah komoditas utama dalam jaringan
WorldWideWeb.
 Biasanya ada 3 kriteria yang perlu dipenuhi sebuah aplikasiweb agar dapat dinilai sebagai aplikasi Web 2.0. Kriteriayang pertama adalah menggunakan SOA (Service OrientedArchitecture) dalam melaksanakan fungsinya sebagai penyedia layanan. SOA adalah sebuah konsep arsitektusistem komputer yang membuat dan menggunakan langkah-langkah proses bisnis dalam bentuk paket layanan. Bentuk  paket layanan dimaksudkan oleh SOA untuk berusahamembungkus kerumitan yang terjadi dari sudut pandang pengguna sistem. Penggunaan SOA memungkinkan perancang sistem untuk menghubungkan berbagai aplikasiyang berlainan jenis tanpa perlu disadari oleh penggunanya.Oleh karena itu implementasi SOA biasanya menggunakanGUI (Graphic User Interface) untuk membungkus cara kerjaaplikasi yang sebenarnya. Karakter utama dari aplikasi SOAadalah layanan yang menunggu secara terus-menerus untuk digunakan.Kriteria kedua yang perlu dipenuhi adalah aplikasi yangdibangun tergolong sebagai aplikasi RIA (
 Rich Internet  Aplication
). RIA adalah aplikasi web yang yang dapatmemberikan fitur ataupun fungsi aplikasi
desktop
kepada para penggunanya. Artinya beberapa keunggulan ataukemudahan pada saat menggunakan aplikasi yang berjalandi atas
desktop
dapat dilakukan juga oleh aplikasi web RIAyang berjalan di suatu server serta diakses oleh penggunasistem hanya dengan meggunakan bantuan sebuah
browser 
.Contoh dari kemudahan aplikasi
desktop
yang telah dapatdiadaptasi oleh aplikasi web RIA adalah fitur 
drag-and-drop
fitur 
 shortcut 
, fitur 
recovery,
dll
.
Pada umumnya aplikasiweb RIA hanya mengirimkan sejumlah data yang diperlukanuntuk menampilkan antar muka ke sisi klien tetapi tetapmemyimpan seluruh data utama (mis : status pengguna,histori aktifitas, dll) pada sisi server aplikasi. Contohteknologi yang dipakai untuk mewujudkan RIA adalah Flashdan AJAX.Kriteria terakhir yang sekaligus merupakan daya tarik sertakeunikan dari aplikasi Web 2.0 adalah menggunakan pendekatan
Social Web
dalam memperkaya layanan yangdiberikan
.
Dalam konsep
Social Web
setiap penggunaaplikasi web (terdaftar ataupun tidak) diminta untuk saling berkolaborasi menambah, menghapus, menyunting ataupunmengkategorikan konten dari sebuah layanan sehinggakualitas dan kegunaan layanan benar-benar ditentukan olehkontribusi dari setiap pengguna layaknya sebuah komunitasdalam dunia nyata. Seiring dengan kebutuhan manusia,tidak hanya konten yang dikolaborasikan dalam sebuahlayanan tetapi juga fungsi dan layanan. Sehingga ada jugaaplikasi web yang layanannya dibentuk dari penggabungan beberapa layanan lain ataupun sekedar memanfaatkan fungsidari layanan yang berbeda-beda. Teknik pembuatan layanandengan cara saling memanfaatkan ini sering diistilahkansebagai teknik 
mash-up
atau dapat diartikan tehnik campur aduk. Uniknya aplikasi web yang menggunakan teknik 
mash-up
sering kali menciptakan suatu data baru yang bermanfaat. Dari sini dapat kita lihat bahwa data menjadimenu utama yang dijual dalam sebuah web 2.0. Selainforum dan
mailing-list,
sudah banyak teknologi lain yangdapat digunakan untuk membentuk sebuah
Social Web
yaitu blog, wiki,
content 
 
tagging 
,
bookmark-share
,
data share,
torrent dan teknologi lainnya yang sering mempunyai istilahmasing-masing.
3.WIKI
Wiki adalah istilah bagi perangkat lunak yang mengijinkansemua anggota pemakainya untuk membuat, mengedit danmenghubungkan (me-
link-
kan) halaman web pada sebuah
website
dengan mudah. Pengertian kata “mudahdisiniadalah isi pembahasan tidak dibatasi dan hanya perlu
e-Indonesia Initiative 2008 (eII2008)Konferensi dan Temu Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Indonesia21-23 Mei 2008, Jakarta
2
 
melakukan satu kali
klik 
. Istilah wiki dipopulerkan olehWard Cunningham lewat perangkat lunak ciptaannya,WikiWikiWeb, yang tujuan awalnya untuk mempermudah pertukaran ide antar para programmer. WikiWikiWebdiinstalkan di sebuah portal yang bernama
c2.com
yangtercatat sebagai aplikasi web wiki pertama.Wiki biasanya digunakan sebagai alat untuk membuat
collaboratives website
dan juga untuk menjalankan
community website
. Wiki mempermudah para penggunasebuah
website
untuk saling berkolaborasi mengolah isi dari
website
tersebut. Ada dua jenis kolaborasi yang biasanyaditawarkan oleh sebuah wiki yaitu kolaborasi
 
klasifikasikonten dan kolaborasi penciptaan konten. Perbedaannyaadalah wiki berjenis kolaborasi klasifikasi kontenmemberikan penjelasan tentang suatu hal secara pedagogis.Sedangkan wiki berjenis kolaborasi penciptaan konten tidak.Sifat kolaborasi ini membuat wiki layak untuk dijadikansistem manajemen pengetahuan (
knowledge management 
).Wiki memberikan suatu solusi efektif untuk salah satu permasalahan tersulit dalam sebuah sistem manajemen pengetahuan, proses melengkapi dan menyempurnakaninformasi. Wiki memang tidak dapat menjamin sebuah pengetahuan pasti akan dapat terlengkapi tetapi wikimerangsang banyak pihak yang hanya sekedar melihatnyauntuk berkontribusi sehingga informasi dalam sebuah wiki pasti akan selalu disesuaikan dengan perkembangan jaman.
4.ENSIKLOPEDIA
Ensiklopedia adalah kumpulan penjelasan hal-hal dari berbagai cabang ilmu pengetahuan yang tersusun menurutabjad atau menurut ketegori tertentu. Ensiklopedia sendirisecara etimologi diambil dari bahasa Yunani yaitu
enkyklios paideia
yang artinya adalah sebuah lingkaran pengajaranyang lengkap dimana artinya ensiklopedia itu itu adalah pendidikan yang mencakup semua ilmu pengetahuan.Perbedaan ensiklopedia dibandingkan kamus adalahensiklopedia tidak sekedar memberikan arti atau definisisebuah hal akan tetapi melengkapinya juga denganinformasi lain seputar hal yang sedang diterangkan.Pada umumnya produk ensiklopedia konservatif mempunyaikelemahan dalam segi menyambungkan informasi suatu bidang ilmu dengan bidang ilmu lain. Kelemahan inidisebabkan selama ini orientasi pembuatan ensiklopediaadalah untuk menyediakan referensi pengetahuan dengan berusaha mengkategorikan segala informasi yang dipunyai.Orientasi ini dianut oleh banyak produk ensiklopedia demimemudahkan proses
indexing 
yang akan dilakukan oleh pembuat dan pengguna ensiklopedia. Padahal seperti yangkita tahu bahwa pada kehidupan nyata semua bidang ilmusaling bersinergi untuk membentuk sebuah fakta, sebuah produk atau bahkan suatu peradaban manusia. Sehinggatidak mungkin sebuah esiklopeida menyediakan “
lingkaran pengajaran yang lengkap
” jika pengetahuan yang ada hanyadisajikan dengan cara konservatif. Oleh karena itu sudahsaatnya sebuah produk ensiklopedia modern muncul denganmenawarkan fitur yang mampu menghubungkan berbagaiinformasi dari lintas cabang ilmu untuk menjelaskan sebuah pengetahuan.
5.
ANALISIS MASALAH DANPERANCANGAN SISTEM
Jika diuraikan secara mendetil, maka akan habis berlembar-lembar halaman untuk membahas perancangan ensiklopediaini. Maka dalam kesempatan ini, pembahasan akandikhususkan kepada solusi web 2.0 untuk menyelesaikan beberapa masalah yang perlu diselesaikan untumembangun ensiklopedia ini. Analisa masalah yang berkaitan dengan masalah pemasaran, promosi, operasional,regulasi, administrasi, pemeliharaan, dan sumber pendanaanakan dibahas pada kesempatan yang lain.Pertama adalah masalah tingkat kredibilitas suatu informasi.Dalam ensiklopedia ini informasi dalam sebuah referensi pengetahuan bisa didapatkan dari siapa saja tanpa adanya batasan. Keterbukaan seperti ini memberikan resiko adanya penempatan informasi yang kurang tepat pada suatureferensi pengetahuan. Ancaman ini tidak membahayakankeamanan atau keutuhan sistem hanya saja dapatmenyesatkan para pengguna karena mendapatkan referensi pengetahuan yang salah, kurang tepat atau cara penjelasanyang tidak jelas. Karena tujuan dari sistem ini adalah untuk memberikan memberikan pengetahuan yang benar dan tepatmaka dalam sebuah referensi pengetahuan terdapat 2 jenisinformasi yaitu informasi yang terverifikasi dan informasiyang tidak terverifikasi. Informasi terverifikasi didapatkandari para kontributor yang telah dikenali dan terdaftar sebagai cendikiawan dan praktisi. Nantinya informasiterverifikasi akan diperlakukan berbeda dengan yang tidak terverifikasi. Salah satu pembedanya adalah jika informasiterverifikasi disunting oleh pengguna lain maka perubahantidak akan langsung menggantikan informasi yang sudahada sebelum disetujui oleh pengurus ensiklopedia.Walaupun begitu informasi baru dari pengguna tetap akanditampilkan di dekat informasi lama. Tindakan ini jugadilakukan karena di era informasi ini sering kali terjadimispersepsi terhadap definisi atau deskripsi suatu objek karena eforia dadakan dari segelintir golongan yangmenciptakan persepsi tertentu tanpa dasar teori yang kuat.Berkaitan dengan penjelasan paragraf diatas, makarancangan berikutnya adalah mengenai golongankontributor. Dalam ensikopedia ini ada 4 golongankontributor yaitu kontributor tidak terdaftar, kontributor terdaftar, kontributor terdaftar dan teridentifikasi,kontributor kehormatan. Kontributor tidak terdaftar adalahkontributor yang menyumbangkan informasi tanpamencatumkan identitas keanggotaannya pada ensiklopedia.
e-Indonesia Initiative 2008 (eII2008)Konferensi dan Temu Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Indonesia21-23 Mei 2008, Jakarta
3

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Debora Deviana liked this
Budi Mast liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->