Apr 19, '07 12:02 AMfor everyone
Terakhir kali mengujungi gedung itu pada9 Maret yang lalu, secara keseluruhan kondisi gedung memang memprihatikan. Dinding bercat putih itu sudah banyak terkelupas dan dibeberapa tempat terlihat bata merahnya.Disela retakan dinding sudah ditumbuhi tanaman liar, atap plafon diteras siap ambrol dansatu-dua pilar tampak keropos dibagian atas. Keadaan dalam gedung kemungkinankurang lebih sama, karena tidak bisa masuk dalam gedung. Data sejarah tentang gedung ini sangat terbatas, seperti diungkap Chandrian Attahiyat,Kepala Subdinas Disbudmus DKI Jakarta bahwa gedung ini berasal dari abad ke-19.Dalam buku Historical Sites of Jakarta (1982), sejarawan Adolf Heuken hanya menyebut,gedung itu pernah dipakai sebagai benteng pertahanan saat terjadi pertempuran hebatantara pasukan Inggris dan Belanda pada Februari 1811
.
Sumber sejarah lain menyebutkan, antara tahun 1937 dan 1942, gedung yang bergayaarsitektur klasik campuran itu adalah rumah mewah atau vila yang dipakai sebagai tempattinggal Bupati Meester Cornelis, daerah yang kini bernama Jatinegara. Pada akhir masakolonial sampai awal zaman kemerdekaan gedung itu juga dijadikan kantor pemerintahKotapraja Meester Cornelis, yang wilayahnya mencakup Kabupaten Bekasi sekarang.Setelah penjajah Belanda benar-benar hengkang dari Nusantara pada 1950, gedung itudikuasai pemerintah kota Jakarta. Entah bagaimana ceritanya, gedung antik itu laludipakai sebagai Markas Kodim 0505.
(Kompas, 24/4/207)
Ada berita sedikit mengembirakan bahwa gedung bekas KODIM 0505 Jakarta Timur diJatinegara (
dulu, Meester Cornelis
) itu akan dipugar dalam tahun 2008, sepertidiberitakan oleh Harian
KOMPAS
, Rabu, 18 April 2007 sebagai berikut: