BAB IPENDAHLUAN
1.1Latar Belakang
Manusia dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya, dimulai dansaat pembuahan, berlangsung sepanjang masa hidupnya hingga dewasasampai masa tua, memerlukan zat gizi yang terkandung dalam makanan, jadimanusia mendapat zat gizi atau nutrien dalam bentuk makanan yang berasaldari hewan (hewani) dan tumbuhan-tumbuhan (nabati). Zat gizi tersebutadalah karbohidrat, protein, lemak, yang disebut sebagai zat gizi mikro sertavitamin dan mineral yang diseut dengan zat gizi mikro. Selain itu, untuk memperlancar proses metabolisme dalam tubuh diperlukan air serat. Tubuhmanusia membutuhkan aneka ragam makanan untuk memenuhi semua zatgizi tersebut kekurangan atau kelebihan salah satu unsur zat gizi akanmenyebabkan kelainan atau penyakit, oleh karena itu, perlu diterapkankebiasaan makanan yang seimbang sejak usia dini dengan jumlah yangsesuai kebutuhan masing-masing individua agar tercapai kondisi kesehatanyang prima.Hidangan “gizi seimbangan” adalah makanan yang mengandung zattenaga, zat pembangun dan zat pengatur. Zat tenaga atau kalori diperlukanuntuk melakukan aktivitas sehari-hari yang sebagian besar dibutuhkan dari bahan makanan sumber karbohidrat dan lemak serta sedilit protein. Zat pembangunan atau protein ini penting untuk pertumbuhan dan menggantisel-sel rusak yang didapatkan dari bahan makanan hewani atau tumbuh-tumbuhan (nabati). Bahan makanan sumber zat tenaga dari karbohidratantara lain : beras, jagung, gandum, ubi jalar, kentang, sagu, roti, mie, pasta,macaroni, dan tepung-tepungan disamping gula murni, baik sukrosa,glukosa, dan luktrosa sedangkan bahan makanan sumber zat pengatur adalahsemua sayur-sayuran dan buah-buahan yang berbagai vitamin dan mineralyang berperan untuk proses metabolisme atau kerjaannya fungsi organ
1