Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kenabian Muhammad

Kenabian Muhammad

Ratings: (0)|Views: 1,222|Likes:
Published by okmuaidillah

More info:

Published by: okmuaidillah on Apr 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/28/2010

pdf

text

original

 
Kenabian Muhammad saw
Mei 4, 2009 ² nurdiyonInilah sosok manusia yang paling sukses sepanjang masa, Muhammad saw. Manusia yang berakhlakkan Al Quran. Manusia luar biasa yang kemudian diangkat menjadi Rasul oleh Allahswt ini memang telah membawa kejadian-kejadian yang istimewa sejak pertama kalidilahirkannya. Banyak sekali kejadian luar biasa yang mengiringi kelahiran kekasih Allah ini.Padamnya api di kerajaan Persia, Hancurnya berhala-berhala yang terbuat dari batu di sana, dangagalnya serangan pasukan gajah yang akan menghancurkan Ka¶bah adalah beberapa kejadianluar biasa yang turut mewarnai kelahiran Nabi Muhammad saw. Nabi Muhammad saw lahir pada tanggal 12 Rabiul awal tahun 571 Masehi, atau yang lebihakrab dengan sebutan tahun gajah. Sebutan tahun gajah ini diambil berdasarkan peristiwa luar  biasa yang terjadi pada tahun tersebut. Yaitu peristiwa penyerangan pasukan gajah yang akanmenghancurkan Ka¶bah. Namun, tentara bergajah ini kemudian dihancurkan oleh burung- burung yang dikirimkan oleh Allah swt untuk melindungi Ka¶bah. Ka¶bah inilah yang kemudiandijadikan kiblat suci umat muslim di seluruh penjuru dunia. Nabi Muhammad lahir ditengah-tengah luar biasanya kebobrokan moral masyarakat Arab.Penyembahan berhala, perampokan, pemerkosaan, minuman keras, perjudian, pembunuhan bayi- bayi perempuan, semua merajalela dengan bebas dan sudah menjadi pemandangan yang lumrah. Nabi Muhammad saw inilah yang kemudian ditunjuk oleh Allah untuk memperbaiki moral danaqidah masyarakat Arab dan seluruh umat manusia. Tanda-tanda kenabian Muhammad sawsebenarnya sudah tampak sejak beliau dilahirkan. Sejak kecil, Nabi Muhammad sawtelahmemperlihatkan keistimewaan yang sangat luar biasa.Pada usianya yang baru mencapai 5 bulan, Nabi Muhammad saw sudah memiliki kemampuanuntuk berjalan. Kemudian, pada usianya yang ke 9 bulan, beliau sudah dapat berbicara.Menginjak usianya yang ke 2 tahun, Nabi Muhammad sudah dapat dilepas untuk menggembalakambing bersama anak-anak Halimah (Ibu susuan Nabi Muhammad saw) yang lain. Dan padausia itu pulalah beliau harus dipulangkan kembali kepada ibu kandungnya (Aminah), karena pada usia tersebut Nabi Muhammad sudah berhenti menyusu. Meskipun dengan berat hati,Halimah pun akhirnya mengembalikan Nabi Muhammad saw ke tangan Aminah, ibukandungnya.Kepulangan Nabi Muhammad saw dengan keadaan sangat sehat tentunya membuat hati Aminahsangat senang dan bersyukur. Namun, ternyata tidak lama setelah itu Nabi Muhammad saw haruskembali diasuh oleh Halimah karena adanya penyakit yang mewabah di kota Mekah. Dalammasa asuhannya yang ke dua kali inilah, baik Halimah maupun anak-anaknya sering menemukankeajaiban di sekitar diri Nabi Muhammad saw. Anak-anak Halimah sering mendengar suarayang memberi salam kepada Muhammad saw, ³Assalamu µAlaika ya Muhammad,´ padahalmereka tidak melihat ada orang di situ.Salah satu peristiwa yang paling mengejutkan adalah ketika Nabi Muhammad dibelah dadanyaoleh Malaikat. Suatu ketika, Dimrah, anak Halimah, berlari-lari sambil menangis dan
 
mengadukan bahwa ada dua orang bertubuh besar-besar dan berpakaian putih menangkap NabiMuhammad saw. Mendengar penuturan anaknya, spontan Halimah pun terperanjak. Halimahkemudian bergegas menyusul Nabi Muhammad saw. Ketika Halimah bertanya, NabiMuhammad saw menjawab, ³Ada dua malaikat yang turun dari langit. Mereka memberikansalam kepadaku, membaringkanku, membuka bajuku, membelah dadaku, dan membasuhnyadengan air yang mereka bawa, lalu mereka menutup kembali dadaku tanpa aku merasa sakit.´Keajaiban-keajaiban yang muncul dari Nabi Muhammad yang saat itu masih kecil membuatHalimah sangat senang. Namun, karena masalah ekonomi yang menerpa kehidupan keluarganya,Halimah pun terpaksa mengembalikan Nabi Muhammad saw kepada ibu kandungnya lagi.Halimah mengembalikan Nabi Muhammad saw kepada ibunya di Mekah pada usianya yang ke 4tahun.Ibu kandung Nabi Muhammad saw, Aminah, meninggal dunia ketika Nabi masih berusia 6tahun. Aminah meninggal karena sakit sepulangnya ia mengajak Nabi Muhammad berziarah kemakam ayahnya. Kakeknya yang bernama Abdul Mutholib-lah yang setelah itu mengasuh NabiMuhammad saw. Dan setelah Abdul Mutholib meninggal, maka Abi Tholib-lah yang kemudian bertanggung jawab untuk mengasuh dan merawat Nabi Muhammad saw. Abi Tholib adalah paman Nabi Muhammad saw.Pada usianya yang ke 12 tahun, Nabi Muhammad saw mendapat izin untuk mengikuti perjalananke negeri Syam (Suriah). Dalam perjalanan itu, Abi Tholib bertindak sebagai pemimpin kafilah.Jika dilihat dari segi usia, Nabi Muhammad saw memang tergolong masih terlalu muda untuk mengikuti perjalanan semacam itu. Namun Allah telah berkehendak lain, justru dalam perjalananitulah Nabi Muhammad saw kembali menampakkan tanda-tanda kenabiannya.Dalam perjalanan itu, cuaca begitu tidak bersahaja, terik luar biasa. Namun hal tersebut samasekali tidak dirasakan oleh Nabi Muhammad saw. Segumpal awan terus menaungi tubuh NabiMuhammad saw sehingga panas terik yang membakar kulit tidak dirasakan olehnya. Awan ituseolah mengikuti gerak kafilah rombongan Muhammad SAW. Bila mereka berhenti, awan itu pun ikut berhenti. Kemanapun Nabi dan kafilah bergerak, kesanalah gumpalan itu ikut bergerak.Kejadian ini menarik perhatian seorang pendeta Kristen yang bernama Buhairah yangmemperhatikan dari atas biaranya di Busra. Buhairah adalah seorang pendeta Kristen yangmenguasai betul isi kitab Taurat dan Injil. Hatinya bergetar melihat di dalam kafilah itu terdapatseorang anak yang terang benderang sedang mengendarai unta. Anak itulah yang terlindung darisorotan sinar matahari oleh segumpal awan di atas kepalanya. ³Inilah Roh Kebenaran yangdijanjikan itu,´ itulah yang berbisik kuat di hati dan pikiran Buhairah.Tanpa menunggu lama, pendeta itu pun berjalan menyongsong iring-iringan kafilah itu danmengundang rombongan Nabi Muhammad saw untuk sebuah jamuan makan. Perbincangannyadengan Abi Tholib dan Nabi Muhammad saw itu sendiri, semakin menguatkan keyakinanBuhairah bahwa anak itu (Muhammad saw) adalah utusan Allah swt seperti yang ia pahamidalam kitabnya. Keyakinan ini dipertegas lagi oleh kenyataan bahwa di belakang bahuMuhammad saw terdapat sebuah tanda kenabian.
 
Setelah jamuakan itu usai, Abu Tholib yang membawa Nabi Muhammad saw dan rombongan pun segera melanjutkan perjalanan mereka. Dan pada saat akan berpisah itulah, pendetaBuhairah berpesan pada Abi Thalib, ³Saya berharap Tuan berhati-hati menjaganya. Saya yakindialah nabi akhir zaman yang telah ditunggu-tunggu oleh seluruh umat manusia. Usahakan agar hal ini jangan diketahui oleh orang-orang Yahudi. Mereka telah membunuh nabi-nabisebelumnya. Saya tidak mengada-ada, apa yang saya terangkan itu berdasarkan apa yang sayaketahui dari kitab Taurat dan Injil. Semoga tuan-tuan selamat dalam perjalanan.´Pesan yang disampaikan oleh pendeta Buhairah itu membuat Abi Thalib khawatir akankesalamatan Nabi Muhammad. Untuk itu, ia pun segera mempercepat urusannya di Suriah dansegera pulang ke Mekah. Ia tidak ingin sesuatu yang buruk menimpa pada Nabi Muhammad saw.Semoga sekelumit artikel tentang tanda-tanda kenabian Muhammad saw ini dapat semakinmemperkuat keimanan kita kepada beliau dan Allah swt. Amin.
SEJARAH HIDUP NABI MUHAMMAD SAW
y
 
View 
y
 
cl
i
cks
 Po
st
ed June 4
th,
2009 by M.Ma
h
bub
y
 
S
ejara
h
 
SEJARAH HIDUP NABI MUHAMMAD SAW.Makkah adalah suatu nama kota suci di jazirah Arabia. Yang menjadi pusat peribadatan olehmanusia yang berasal dari negeri timur. Kota kecil ini tak memiliki sungai yang mengalir. Tidak  pula hutan yang menjaga keseimbangan ekosistem alamnya. Yang ada hanya hamparan gurun pasir terbentang luas menyelimuti kota yang religius ini.Adapun pesisirnya dalah pita yang mengitari. Mereka bertahan hidup dengan berniaga untuk menghidupi diri sendiri dan keluarganya. Berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat yanglainnya, dengan mendirikan tenda-tenda yang berukuran kecil di atas hamparan gurun Sahara. Namun, hal yang menyayat hati. Kota suci yang menjadi tempat berdirinya Ka¶bah. Suatu kubus besar yang didirikan oleh Nabi Ibrahim dan putranya Ismail ialah akhlak manusianya yang berada dalam jurang kebobrokan. Karena komunitas masyarakat yang berada di bantaran kota itumemiliki tabi¶at yang mendarah daging dalam diri mereka, yakni peperangan antar suku/kabilah, perjudian, perampokan, penganiayaan, perbudakan, perzinahan hingga pembunuhan merekalakoni, bahkan menjadi suatu rutinitasyang tidak dapat mereka tinggalkan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->