Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Wiro Sableng - Neraka Lembah Tengkorak

Wiro Sableng - Neraka Lembah Tengkorak

Ratings: (0)|Views: 130|Likes:
Published by Mas Basuki Basuki

More info:

Published by: Mas Basuki Basuki on May 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/21/2014

pdf

text

original

WIRO SABLENG
http://ebooksters.blogspot.com
1
NERAKA LEMBAH TENGKORAK
Hujan
http://ebooksters.blogspot.com
2
BASTIAN TITO WIRO SABLENG
NERAKA LEMBAH TENGKORAK
SATU
lebat dan kabut tebal menutupi keseluruhan Gunung Merapi

mulai dari puncak hingga ke kaki. Dinginnya udara tiada terkirakan. Dari
malam tadi hujan mencurah lebat dan sampai dinihari itu masih juga terus
turun. Suaranya menderu menegakkan bulu roma. Halilintar bergelegaran.
Kilat sabung menyabung. Dunia laksana hendak kiamat layaknya.

Untuk kesekian puluh kalinya kilat menyambar dan untuk kesekian
puluh kalinya pada suasana di kaki sebelah Timur Gunung Merapi menjadi
terang benderang beberapa detik lamanya. Dalam keterangan yang singkat
itu maka kelihatanlah satu pemandangan yang mengerikan tetapi juga sangat
aneh.

Pada sebelah Timur kaki Gunung Merapi itu terdapat sebuah lembah
tak bertuan yang tak pernah dijejaki kaki manusia. Tapi disaat hujan deras
kabut tebal dan udara dingin luar biasa itu, di tengah-tengah lembah
kelihatanlah empat sosok tubuh manusia! Keempatnya berdiri dengan tidak
bergerak-gerak seakan-akan tiada mau perduli dengan buruknya cuaca saat
itu. Bahkan mungkin juga tidak merasakan sama sekali suasana disaat itu.

Keempatnya menghadap ke satu arah yaitu mulut sebuah goa yang
terletak sekitar sepuluh tombak di hadapan mereka. Meski kabut tebal dan
hujan lebat, namun mata mereka yang berpemandangan tajam dapat melihat
mulut goa itu dengan jelas.

Keempat manusia ini nyatanya adalah gadis-gadis berparas jelita
rupawan. Yang pertama mengenakan pakaian ringkas warna merah darah.
http://ebooksters.blogspot.com
3
Yang kedua biru, yang ketiga hitam pekat dan yang terakhir berpakaian
putih.

Di seluruh permukaan lembah berhamparan tulang belulang dan
tengkorak-tengkorak kepala manusia yang memutih laksana salju! Keempat
gadis-gadis itu sendiri berdiri di atas tumpukan tulang belulang dan
tumpukan tengkorak-tengkorak kepala manusia.

Dan sikap mereka berdiri itu juga sama sekali tidak acuh dan tak
ambil perduli. Sepasang mata mereka masing-masing terus saja memandangi
mulut goa tanpa berkedip!

Tiba-tiba dari mulut goa selarik sinar hijau menyambar ke arah
keempat gadis itu. Kemudian menyusul puluhan kalajengking hijau beracun
dengan japit-japit terbuka menyerang keempatnya. Satu jengkal lagi
binatang-binatang pembawa maut itu mencapai sasarannya tiba-tiba dengan
serentak keempat gadis menghembus ke muka. Puluhan kalajenking hijau
mental dan jatuh bergelepakan di antara tulang belulang serta tengkorak-
tengkorak manusia!

Pada saat sinar hijau dari mulut goa lenyap maka secepat kilat
keempat gadis itu memasang sebuah kedok tipis ke muka masing-masing!
Dan kini berubahlah muka yang cantik rupawan itu menjadi muka tengkorak
yang ngeri menegakkan bulu roma!

Dan dari mulut goa melesatlah sesosok bayangan hijau! Keempat
gadis muka tengkorak serentak menjura dan serentak pula berseru: "Guru!"

Manusia yang ke luar dari goa ini nyatanya adalah juga seorang gadis
bermuka tengkorak dan berpakaian ringkas hijau. Dia berdiri di atas
setumpuk tulang belulang manusia. Sesudah menyapu keempat paras dan
sosok tubuh di hadapannya maka perempuan berpakaian hijau ini
menengadah ke langit dan tertawa mengekeh panjang sekali!

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->