Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
158Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pendidikan Karakter Di Sekolah (Character Education in School)

Pendidikan Karakter Di Sekolah (Character Education in School)

Ratings: (0)|Views: 6,026 |Likes:
Published by trimanunipa

More info:

Published by: trimanunipa on May 03, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/18/2013

pdf

text

original

 
PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH(
Character Education In School 
)
Sebuah Usulan Gagasan :PENGEMBANGAN MODEL KONTRAK BELAJAR DENGAN PELIBATANMASYARAKAT UNTUK PENGUATAN KARAKTER SISWA DALAMPEMBELAJARAN SAINS
OlehTriman JuniarsoEmail :trimanunipa@yahoo.com 
A.Latar Belakang
Maraknya konflik horizontal yang dipicu oleh unsur-unsur Suku,Agama, Ras, dan Adat (SARA), perkelahian warga antar kampung,perkelahian antar siswa dalam satu sekolah atau antar sekolah,perkelahaian antar mahasiswa dalam satu kampus dan antar kampus,perilaku tak terpuji berupa keinginan mencapai tujuan dengan menghalalkansegala cara, tingginya tingkat korupsi, rendahnya produktivitas pekerja(termasuk pegawai negeri), dan masih banyak lainnya menunjukkan bahwakarakter masyarakat Indonesia belum kuat. Doni Koesoema A (2007:286)menyebut dengan tegas dunia pendidikan Indonesia selama bertahun-tahunmengalami penyakit kronis yang bahkan mengancam jiwa orang lain dansiswa sendiri. Penyakit itu adalah tawuran antar pelajar, kekerasan, dantindak kejahatan. Avip Saefullah (2003) malah menyebut lembagapendidikan Indonesia telah gagal membangun karakter bangsa. Apabila hal-hal tersebut tidak diperhatikan dan diselesaikan dengan sungguh-sungguhmaka masa depan bangsa Indonesia sulit untuk diramalkan menjadi bangsayang maju dan sejahtera.Negara maju seperti Amerika Serikat juga menganggap pendidikankarakter ini penting dilakukan. Salah satu Komisi di Departemen Tenaga
Triman Jr.: Inovasi dan Problematik Pendidikan Sains
1
 
Kerja Amerika Serikat pada 1991 merekomendasikan pendidikan karakter disekolah agar lulusan dapat menyiapkan diri lebih baik dalam pekerjaan(SCANS Report, 1991).Pendidikan dapat berperan kuat dalam pembentukan karakter suatumasyarakat. Inilah sebabnya mengapa negara memiliki kepentingan besar dalam bidang pendidikan yaitu untuk mempersiapkan warga negaranyamemiliki karakter yang kuat dalam rangka mencapai tujuan hidup berbangsadan bernegara. Harbison dan Hanushek (1992) menyatakan bahwa…
acountry which is unable to develop the skills and knowledge of its peopleand to utilize them effectively in the national economy will be unable todevelop anything else.
Perkembangan kehidupan masyarakat dalam kaitannya denganrespon terhadap tuntutan kemajuan bangsa dan globalisasi telah banyakdibicarakan oleh berbagai kalangan. Namun hampir tidak ada hasilpembahasan yang berakhir dengan rekomendasi yang jelas tentangperlunya penguatan pendidikan nasional dengan pendidikan yang mampumendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi (
higher order thingking 
) danpendidikan karakter untuk para peserta didik.Dalam pendidikan Indonesia, peran serta masyarakat secara aktif dalam penyelenggaraan pendidikan sangat terbatas. Peran masyarakatdiakomodasi dalam bentuk Komite Sekolah yang sebenarnya memiliki tugaspokok yang penting namun tidak dapat terlaksana karena berbagai alasan.Penyelenggaraan pendidikan di sekolah seolah-olah sebagai komunitasyang berdiri sendiri dan tidak berinteraksi dengan masyarakat sekitarnya.Sekolah, termasuk guru, menyusun program pembelajaran hampir tanpamelibatkan masyarakat (komite sekolah). Kalaupun ada pelibatan lebihbanyak berhubungan dengan kebutuhan sarana prasarana dan keuangansekolah. Rendahnya pelibatan Ini adalah salah satu sisi lemah yangmemberi dampak terhadap mutu pendidikan selama ini.Pelibatan masyarakat dalam proses-proses penyelenggaraanpendidikan di negara-negara maju, seperti Jepang, Korea, Amerika, dan
Triman Jr.: Inovasi dan Problematik Pendidikan Sains
2
 
negara-negara Eropa merupakan hal yang sudah lama dilakukan. Namun diIndonesia baru tahun 1999 melalui SK Mendiknas No.4 tentang KomiteSekolah diatur secara lebih luas bentuk, tugas, fungsi, dan sistemorganisasi. Sebelumnya di sekolah Indonesia telah ada organisasi orang tuaatau masyarakat yang dikenal Badan Pembantu PenyelenggaraanPendidikan (BP3). Komite sekolah secara organisatoris dikatakan lebih baikkarena sifat-sifat keterbukaan dan pelibatan secara lebih luas dari unsur-unsur masyarakat, tidak hanya orang tua murid. Namun sampai sekarangperan nyata komite sekolah pun belum maksimal sehingga masih berkesansama dengan BP3. Bila peran masyarakat dalam penyelenggaraanpendidikan di sekolah dapat ditingkatkan sangat mungkin sekali berdampakpada peningkatan mutu pendidikan.Dalam kenyataan kehidupan banyak perilaku masyarakat yangterkait dengan penggunaan prinsip-prinsip sains atau setidaknya sebagaiekspresi sikap yang sebenarnya terkait dengan perolehan dan pembiasaansikap ilmiah sebagai hasil pembelajaran sains.Pendidikan IPA sebagai subsistem pendidikan nasional memberikontribusi penting dalam pembentukan karakter siswa. Sedangkan karakter sebagai hasil dari pendidikan membawa arti penting dalam kehidupan yangsesungguhnya di masyarakat. Karena itu penting sekali memahami nilaikarakter yang dilaksanakan dalam pembelajaran sains.Dengan demikian antara sekolah dan masyarakat mempunyaitanggung jawab bersama dalam mendidik dan mempersiapkan generasiyang memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang memadai dan moral ataukarakter yang kuat sehingga mampu menghadapi perubahan danpersaingan dalam kehidupan. Salah satu perwujudan tanggung jawab ituadalah secara bersama terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan danevaluasi pendidikan.Kontrak belajar (
learning contracts
) merupakan salah satuinstrumen alternatif yang dinilai cukup efektif dalam upaya meningkatkan
Triman Jr.: Inovasi dan Problematik Pendidikan Sains
3

Activity (158)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Wiliv Walu' Alqoyus added this note
cara mengunduh gratis gimana ya?
Matius BiuSarra liked this
nafira00 liked this
trmkash kami sangat senag dg adanya webset ini....
saifulakbars liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->