Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
121Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
askep Imunodefisiensi

askep Imunodefisiensi

Ratings: (0)|Views: 5,122 |Likes:
Published by Nano Viand

More info:

Published by: Nano Viand on May 03, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/28/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA. Pendahuluan
Sebagian besar bayi yang sehat mengalami infeksi saluran pernafasan sebanyak 6kali atau lebih dalam 1 tahun, terutama jika tertular oleh anak lain. Sebaliknya, bayidengan gangguan sistem kekebalan, biasanya menderita infeksi bakteri berat yangmenetap, berulang atau menyebabkan komplikasi. Misalnya infeksi sinus, infeksi telingamenahun dan bronkitis kronis yang biasanya terjadi setelah demam dan sakittenggorokan. Bronkitis bisa berkembang menjadi pneumonia Kulit dan selaput lendir yang melapisi mulut, mata dan alat kelamin sangat peka terhadap infeksi.Thrush (suatu infeksi jamur di mulut) disertai luka di mulut dan peradangan gusi, bisa merupakan pertanda awal dari adanya gangguan sistem kekebalan. Peradangan mata(konjungtivitis), rambut rontok, eksim yang berat dan pelebaran kapiler dibawah kulit juga merupakan pertanda dari penyakit
immunodefisiensi
. Infeksi pada saluran pencernaan bisa menyebabkan diare, pembentukan gas yang berlebihan dan penurunan berat badan.
B. Rumusan masalah
1.Bagaimanakah gambaran
 
umum sistem imun2.Apa pengertian imunodefisiensi3.Apa saja klasifikasi4.Bagaimakakah etiologi secara umum5.Bagaimana penanganan6.Apa diagnosa keperawatan7.Bagaiamana Intervensi
 
BAB IIPEMBAHSANA. Gambaran
 
Umum Sistem Imun
Imunitas adalah kekebalan terhadap penyakit, terutama penyakit infeksi.Imunsistem adalah semua hal yang berperan dalam proses imun seperti sel, protein, antibodidan sitokin/kemokin. Fungsi utama sistem imun adalah pertahanan terhadap infeksimikroba, walaupun substansi non infeksious juga dapat meningkatkan kerja sistem imun.Respon imun adalah proses pertahanan tubuh terhadap semua bahan asing, yang terdiridari sistem imun non spesifik dan spesifik.1)Imunitas Non Spesifik Imunitas non spesifik merupakan respon awal terhadap mikroba untumencegah,mengontrol dan mengeliminasi terjadinya infeksi pada host, merangsangterjadinya imunitas spesifik untuk mengoptimalkan efektifitas kerja dan Hanya bereaksi terhadap mikroba ,bahan bahan akibat kerusakan sel (heat shock protein) danmemberikan respon yang sama untuk infeksi yang berulang.2)Komponen
-
komponen yang Berperan dalam Sistem Imuna.Komponen Sistem Imun Spesifi1.Barier Sel EpitelSel epitel yang utuh merupakan barier fisik terhadap mikroba dari lingkungandan menghasilkan peptida yang berfungsi sebagai antibodi natural. Didalamsel epitel barier juga terdapat sel limfosit T dan B, tetapi diversitasnya lebihrendah daripada limfosit T dan B pada sistem imun spesifik. Sel T limfositintraepitel akan menghasilkan sitokin, mengaktifkan fagositosis danselanjutnya melisiskan mikroorganisme. Sedangkan sel B limfosit intraepitelakan menghasilkan IG M.2.Neutrofil
 
dan MakrofagKetika terdapat mikroba dalam tubuh, komponen pertama yang bekerja adalahneutrofil dan makrofag dengan cara ingesti dan penghancuran terhadapmikroba tersebut. Hal ini di karenakan makrofag dan neutrofil mempunyai
 
reseptor di permukaannya yang bisa mengenali bahan intraselular (DNA),endotoxin dan lipopolisakarida pada mikroba yang selanjutnya mengaktifkanaktifitas antimikroba dan sekresi sitokin.3.NK Sel NK sel mampu mengenali virus dan komponel internal mikroba. NK sel diaktifasi oleh adanya antibodi yang melingkupi sel yang terinfeksi virus, bahanintrasel mikroba dan segala jenis sel yang tidak mempunyai MCH class I.Selanjutnya NK sel akan menghasilkan porifrin dan granenzim untumerangsang tterjadinya apoptosis.
B. Pengertian Imunodefisiensi
Imunodefisiensi adalah keadaan dimana terjadi penurunan atau ketiadaan responimun normal. Keadaan ini dapat terjadi secara primer, yang pada umumnya disebabkanoleh kelainan genetik yang diturunkan, serta secara sekunder akibat penyakit utama lainseperti infeksi, pengobatan kemoterapi, sitostatika, radiasi, obat-obatan imunosupresan(menekan sistem kekebalan tubuh) atau pada usia lanjut dan malnutrisi (Kekurangangizi).
C. Klasifikasi
1)Agammaglobulinemia X-LinkedAgammaglobulinemia X-linked (
agammaglobulinemia Bruton
) hanyamenyerang anak laki-laki dan merupakan akibat dari penurunan jumlah atautidak adanya limfosit B serta sangat rendahnya kadar antibodi karena terdapatkelainan pada
kromosom X 
.Bayi akan menderita infeksi paru-paru, sinus dan tulang, biasanyakarena bakteri (misalnya
 Hemophilus
dan
Streptococcus
) dan bisa terjadiinfeksi virus yang tidak biasa di otak. Tetapi infeksi biasanya baru terjadisetelah usia 6 bulan karena sebelumnya bayi memiliki antibodi perlindungandi dalam darahnya yang berasal dari ibunya. Jika tidak mendapatkan vaksinasi polio, anak-anak bisa menderita polio. Mereka juga bisa menderita
artritis
.

Activity (121)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Kasdianto Bantun liked this
Arie Purri liked this
Nenik Prayanti liked this
Dippo Siahaan liked this
Andi Tenri liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->