Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
42Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ulumul Hadis

Ulumul Hadis

Ratings: (0)|Views: 4,658 |Likes:
Published by diediesandi

More info:

Published by: diediesandi on May 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/28/2013

pdf

text

original

 
KATA PENGANTAR 
 Bismillahirrahmanirrahim
Puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikanrahmat dan karunia-Nya. Sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini.Shalawat serta salam tetap tercurahkan pada junjungan kita Nabi MuhammadSAW.Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk memberikan informasimengenai sejarah dan perkembangan tentang Ulumul Hadist.Saya menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan, untuk itu penyusun mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.Binjai, 20 April 2010
Penyusun
 
Bab IPendahuluanUlumul Hadist
Ulumul Hadis adalah istilah ilmu hadis di dalam tradisi ulama hadits.(Arabnya: ‘ulumul al-hadist). ‘ulum al-hadist terdiri dari atas 2 kata, yaitu ‘ulumdan Al-hadist. Kata ‘ulum dalam bahasa arab adalah bentuk jamak dari ‘ilm, jadi berarti ”ilmu-ilmu”; sedangkan al-hadist di kalangan Ulama Hadis berarti “segalasesuatu yang disandarkan kepada nabi SAW dari perbuatan, perkataan, taqir, atausifat.” (Mahmud al-thahhan, Tatsir Mushthalah al-hadist (Beirut: Dar Al-qur’anal-karim, 1979), h.14) dengan demikian, gabungan kata ‘ulumul-hadistmengandung pengertian “ilmu-ilmu yang membahas atau berkaitan Hadis nabiSAW”.
Ilmu Hadis Riwayah
Menurut Ibn al-Akfani, sebagaimana yang dikutip oleh Al-Suyuthi, bahwayang dimaksud Ilmu Hadis Riwayah adalah: Ilmu Hadis yang khusus berhubungan dengan riwayah adalah ilmu yang meliputi pemindahan(periwayatan) perkataan Nabi saw dan perbuatannya, serta periwayatannya, pencatatannya, dan penguraian lafaz-lafaznya. (Jalal al-din ‘Abd al-Rahman IbnAbu Bakar al-Suyuthi, Tadrib al-Rawi fi Syarh Taqrib al-Nawawi. Ed. ‘Abdul Al-Wahhab’ Abd al-Lathif (Madinah: Al-Maktabat al-‘Ilmiyyah.cet kedua. 1392 H/1972 M), h. 42; Lihat juga M. Jammaluddin al-Qasimi, Qawa’id al-Tahdist minFunun wa Mushthalah al-Hadist (Kairo: Al-Bab al-Halabi, 1961). H. 75)Sedangkan pengertian menurut Muhammad ‘ajjaj a-khathib adalah: Yaituilmu yang membahas tentang pemindahan (periwayatan) segala sesuatu yangdisandarkan kepada Nabi saw, berupa perkataan, perbuatan, taqrir (ketetapan atau pengakuan), sifat jasmaniah, atau tingkah laku (akhlak) dengan cara yang telitiatau terperinci. (Lihat M.’Ajjaj al-Khathib, Ushul al-Hadits (Beirut: Dar al-Fikr,1989), h.7.Definisi yang hampir sama senada juga dikemukkan oleh Zhafar Ahmadibn Lathif al-‘Utsmani al-Tahanawi di dalam Qawa’id fi ‘ulum al-Hadist, Ilmuhadis yang khusus dengan riwayah adalah ilmu yang dapat diketahui dengan
 
 perkataan, perbuatan dan keadaan Rasulullah saw serta periwayatan, pencatatan,dan penguraian lafaz-lafaznya. (Zhafar Ahmad ibn Lathif al-‘Utsmani al-Tahanawi, Qawa ‘id fi Ulum al-Hadist, Ed. ‘Abd al-Fattah Abu Ghuddah(Beirut: Maktabat al-Nahdhah, 1404 H/ 1984).h.22.).Dari ketiga definisi di atas dapat dipahami bahwa Ilmu Hadis Riwayah pada dasarnya adalah membahas tentang tata cara periwayatan, pemeliharaan, dan penulisan atau pembukuan Hadis Nabi saw.Objek kajian ilmu Hadis Riwayah adalah Hadis Nabi saw dari segi periwayatan dan pemeliharaannya. Hal tersebut mencakup:1.Cara periwayatan Hadis, baik dari segi cara penerimaan dandemikian juga dari cara penyampaiannya dari seorang perawi ke perawilain;2.Cara pemeliharaan Hadis, yaitu dalam bentuk penghafalan, penulisan, dan pembukuannya.Ilmu Hadis Riwayah ini sudah ada semenjak Nabi saw masih hidup, yaitu bersamaan dengan dimulainya periwayatan dengan hadis itu sendiri. Para Sahabat Nabi saw menaruh perhatian yang tinggi terhadap Hadis Nabi saw. Mereka berusaha untuk memperoleh Hadis-Hadis Nabi saw dengan cara mendatangiMajelis Rasul saw serta mendengar dan menyimak pesan atau nasihat yangdisampaikan beliau. Sedemikian besar perhatian mereka, sehingga kadang-kadangmereka berjanji satu sama lainnya untuk bergantian menghadiri majelis Nabi saw.Tersebut, manakala di antara mereka ada yang sedang berhalangan. Hal tersebutseperti yang dilakukan Umar r.a., yang menceritakan, “Aku beserta tetanggakudari kaum Ansar, yaitu Bani Umayyah ibn Zaid, secara bergantian menghadirimajelis Rasul saw. Apabila giliranku yang hadir, maka aku akan menceritakankepadanya apa yang aku dapatkan dari Rasul SAW pada hari itu; dan sebaliknya,apabila giliran dia yang hadir, maka dia pun akan melakukan hal yang sama.(“Ajjaj al-Khathib, Ushul al-Hadits, h. 67).Demikianlah periwayatan dan pemeliharaan Hadis Nabi saw berlangsunghingga usaha penghimpunan Hadis secara resmi dilakukan pada masa pemerintahan Khalifah ‘Umar ibn ‘Abd al-‘Aziz (memerintah 99 H/717 M- 124

Activity (42)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Gema Seferagic liked this
Mamak Ulil liked this
Mamak Ulil liked this
Nispu Dilla liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->