Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
9Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kebudayaan Jepang

Kebudayaan Jepang

Ratings: (0)|Views: 3,312|Likes:
Published by Adien Gunarta

More info:

Published by: Adien Gunarta on May 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/09/2013

pdf

text

original

 
Kebudayaan Jepang
 Fujin & Raijin
,Tawaraya Sōtatsu,abad ke-17.
KebudayaanJepang
telah banyak berubah dari tahun ke tahun, dari kebudayaan aslinegara ini,Jomon, sampai kebudayaan kini, yang mengkombinasikan pengaruhAsia,  EropadanAmerika Utara. Setelah beberapa gelombang imigrasi dari benua lainnya dan sekitar kepulauan Pasifik, diikuti dengan masuknyakebudayaan Tiongkok ,   penduduk  Jepangmengalami periode panjang isolasi dari dunia luar dibawah shogunat Tokugawasampai datangnya "The Black Ships" danera Meiji. Sebagai hasil, kebudayaan Jepang berbeda dari kebudayaan Asia lainnya.
Aneka ragam budaya Jepang (bunka, matsuri, ongaku, eiga , iro-iro aru)
  Negara Jepang kaya dengan berbagai kebudayaan leluhurnya yang beraneka ragam.Walaupun saat ini perkembangan teknologi di Jepang terus up date dalam hitungan perdetik , namun sisi tradisional masuh terus dilestarikan hingga sekarang ini. Berikutini adalah salah satu dari berbagai macam kebudayaan Jepang yang masih terus berlangsung hingga saat ini :Matsuri (
, Matsuri) adalah kata dalam bahasa Jepang yang menurut pengertianagama Shinto berarti ritual yang dipersembahkan untuk Kami, sedangkan menurut pengertian sekularisme berarti festival, perayaan atau hari libur perayaan.Matsuri diadakan di banyak tempat di Jepang dan pada umumnya diselenggarakan jinja atau kuil, walaupun ada juga matsuri yang diselenggarakan gereja dan matsuriyang tidak berkaitan dengan institusi keagamaan. Di daerah Kyushu, matsuri yangdilangsungkan pada musim gugur disebut Kunchi.Sebagian besar matsuri diselenggarakan dengan maksud untuk mendoakankeberhasilan tangkapan ikan dan keberhasilan panen (beras, gandum, kacang, jawawut, jagung), kesuksesan dalam bisnis, kesembuhan dan kekebalan terhadap penyakit, keselamatan dari bencana, dan sebagai ucapan terima kasih setelah berhasildalam menyelesaikan suatu tugas berat. Matsuri juga diadakan untuk merayakantradisi yang berkaitan dengan pergantian musim atau mendoakan arwah tokohterkenal. Makna upacara yang dilakukan dan waktu pelaksanaan matsuri beraneka
 
ragam seusai dengan tujuan penyelenggaraan matsuri. Matsuri yang mempunyaitujuan dan maksud yang sama dapat mempunyai makna ritual yang berbedatergantung pada daerahnya.Pada penyelenggaraan matsuri hampir selalu bisa ditemui prosesi atau arak-arakanMikoshi, Dashi (Danjiri) dan Yatai yang semuanya merupakan nama-nama kendaraan berisi Kami atau objek pemujaan. Pada matsuri juga bisa dijumpai Chigo (anak kecildalam prosesi), Miko (anak gadis pelaksana ritual), Tekomai (laki-laki berpakaianwanita), Hayashi (musik khas matsuri), penari, peserta dan penonton yang berdandandan berpakaian bagus, dan pasar kaget beraneka macam makanan dan permainan.
Sejarah
Matsuri berasal dari kata matsuru (
祀る
, matsuru? menyembah, memuja) yang berarti pemujaan terhadap Kami atau ritual yang terkait. Dalam teologi agama Shinto dikenalempat unsur dalam matsuri: penyucian (harai), persembahan, pembacaan doa (norito),dan pesta makan. Matsuri yang paling tua yang dikenal dalam mitologi Jepang adalahritual yang dilakukan di depan Amano Iwato.Matsuri dalam bentuk pembacaan doa masih tersisa seperti dalam bentuk Kigansai(permohonan secara individu kepada jinja atau kuil untuk didoakan dan Jichinsai(upacara sebelum pendirian bangunan atau konstruksi). Pembacaan doa yangdilakukan pendeta Shinto untuk individu atau kelompok orang di tempat yang tidak terlihat orang lain merupakan bentuk awal dari matsuri. Pada saat ini, Ise Jingūmerupakan salah satu contoh kuil agama Shinto yang masih menyelenggarakanmatsuri dalam bentuk pembacaan doa yang eksklusif bagi kalangan terbatas dan peserta umum tidak dibolehkan ikut serta.Sesuai dengan perkembangan zaman, tujuan penyelenggaraan matsuri seringmelenceng jauh dari maksud matsuri yang sebenarnya. Penyelenggaraan matsurisering menjadi satu-satunya tujuan dilangsungkannya matsuri, sedangkan matsurihanya tinggal sebagai wacana dan tanpa makna religius.
Tiga matsuri terbesar
* Gion Matsuri (Yasaka-jinja, Kyoto, bulan Juli)* Tenjinmatsuri (Osaka Temmangu, Osaka, 24-25 Juli)* Kanda Matsuri (Kanda Myōjin, Tokyo, bulan Mei)
 
Matsuri yang terkenal sejak dulu
Daerah Tohoku* Nebuta Matsuri (kota Aomori, bulan Agustus) dan Neputa Matsuri (kota Hirosaki, bulan Agustus)* Kantō Matsuri (kota Akita, bulan Agustus)* Sendai Tanabata Matsuri (kota Sendai, bulan Agustus)Daerah Kanto* Chichibuyo Matsuri (kota Chichibushi, Prefektur Saitama, 2-3 Desember)* Sanja Matsuri (Asakusa-jinja, Tokyo, bulan Mei)* Sannō Matsuri (Hie-jinja, Tokyo, bulan Juni)Daerah Chubu* Owarafū no bon (kota Toyama, Prefektur Toyama, bulan September)* Shikinenzōei Onbashira Daisai (kota Suwa, Prefektur Nagano, diadakan setiap 6tahun sekali, terakhir diadakan bulan April-Mei, 2004).* Takayama Matsuri (kota Takayama, Prefektur Gifu, bulan April dan bulan Oktober)* Furukawa Matsuri (kota Hida, Prefektur Gifu, bulan April)Daerah Kinki* Aoi Matsuri (Kyoto, bulan Mei)* Jidai Matsuri (Heian-jingu, Kyoto, bulan Oktober)* Tōdaiji Nigatsudō Shuni-e atau dikenal sebagai Omizutori (Nigetsu-dō, kuil Tōdaiji, Nara, 12 Maret)* Kishiwada Danjiri Matsuri (Kishiwada, Prefektur Osaka, 14-15 September)* Nada no Kenka Matsuri dan Banshū no Aki Matsuri (Prefektur Hyogo,diselenggarakan lebih dari seratus jinja di daerah Banshū dengan pusat keramaian dikota Himeji di bulan Oktober)* Nachi no Hi Matsuri (Nachi Katsuura, Prefektur Wakayama, bulan Juli)* Aizen Matsuri, Tenjinmatsuri dan Sumiyoshi Matsuri yang dikenal sebagai "TigaMatsuri Musim Panas Terbesar di Osaka" (Prefektur Osaka, bulan Juni-Juli)Daerah Chugoku dan Shikoku* Saidaiji Eyō (Okayama, Prefektur Okayama, bulan Februari)* Awa Odori (Tokushima, Prefektur Tokushima, 12-15 Agustus)

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Faiz Twin liked this
Lulu Chabachi liked this
Yudicell Yudi liked this
Andrian Subekti liked this
fhud liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->