Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
93Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ikan mujair

ikan mujair

Ratings:

4.22

(9)
|Views: 36,564|Likes:
Published by petoeah

More info:

Published by: petoeah on May 25, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/06/2013

pdf

text

original

 
TTG BUDIDAYA PERIKANAN
Hal. 1/ 12
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
BUDIDAYA IKAN MUJAIR
(
Tilapia mossambica ) 
1.SEJARAH SINGKAT
Ikan mujair merupakan jenis
ikan konsumsi air tawar
, bentuk badan pipihdengan warna abu-abu, coklat atau hitam. Ikan ini berasal dari perairan Afrikadan pertama kali di Indonesia ditemukan oleh bapak Mujair di muara sungaiSerang pantai selatan Blitar Jawa Timur pada tahun 1939. Ikan mujairmempunyai toleransi yang besar terhadap kadar garam/salinit as. Jenis ikan inimempunyai kecepatan pertumbuhan yang relatif lebih cepat, tetapi setelahdewasa percepatan pertumbuhannya akan menurun. Panjang total maksimumyang dapat dicapai ikan mujair adalah 40 cm.
2.SENTRA PERIKANAN
Sentra perikanan terdapat didaerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera,Kalimantan.
3.JENIS
Klasifikasi ikan mujair adalah sebagai berikut:Kelas:PiscesSub kelas:TeleosteiOrdo:PercomorphiSub-ordo:PercoideaFamili:CichlidaeGenus:OreochromisSpecies:
Oreochromis mossambicus 
 
TTG BUDIDAYA PERIKANAN
Hal. 2/ 12
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
Adapun jenis ikan mujair yang dikenal antara lain: mujair biasa, mujair merah(mujarah) atau jamerah dan mujair albino.
4.MANFAAT
Sebagai sumber penyediaan protein hewani.
5.PERSYARATAN LOKASI
1)Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung,tidak berporos. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yang besardan tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam.2)Kemiringan tanah yang baik untuk pembuatan kolam berkisar antara 3-5%untuk memudahkan pengairan kolam secara gravitasi.3)Ikan mujair dapat tumbuh normal, jika lokasi pemeliharaan berada padaketinggian antara 150-1000 m dpl.4)Kualitas air untuk pemeliharaan ikan mujair harus bersih, tidak terlalu keruhdan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun, dan minyak/limbah pabrik.5)Ikan mujair dapat berkembang pesat di kolam, sawah, kakaban, dan sungaiair deras. Kolam dengan sistem pengairannya yang mengalir sangat baikbagi pertumbuhan dan perkembangan fisik ikan mujair. Debit air untuk kolamair tenang 8-15 liter/detik/ha, sedangkan untuk pembesaran di kolam airderas debitnya 100 liter/menit/m
3
.6)Keasaman air (pH) yang baik adalah antara 7-8.7)Suhu air yang baik berkisar antara 20-25 derajat C.
6.PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
6.1.Penyiapan Sarana dan Peralatan
1)KolamSarana berupa kolam yang perlu disediakan dalam usaha budidaya ikanmujair tergantung dari sistim pemeliharaannya (sistim 1 kolam, 2 kolam dlsb).Adapun jenis kolam yang umum dipergunakan dalam budidaya ikan mujairantara lain:a.Kolam pemeliharaan induk/kolam pemijahanKolam ini berfungsi sebagai kolam pemijahan, kolam sebaiknya berupakolam tanah yang luasnya 50-100 meter persegi dan kepadatan kolaminduk hanya 2 ekor/m
2
. Adapun syarat kolam pemijahan adalah suhu airberkisar antara 20-22 derajat C; kedalaman air 40-60 cm; dasar kolamsebaiknya berpasir.
 
TTG BUDIDAYA PERIKANAN
Hal. 3/ 12
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
b.Kolam pemeliharaan benih/kolam pendederanLuas kolam tidak lebih dari 50-100 meter persegi. Kedalaman air kolamantara 30-50 cm. Kepadatan sebaiknya 5-50 ekor/meter persegi. Lamapemeliharaan di dalam kolam pendederan/ipukan antara 3-4 minggu,pada saat benih ikan berukuran 3-5 cm.c.Kolam pembesaranKolam pembesaran berfungsi sebagai tempat untuk memelihara danmembesarkan benih selepas dari kolam pendederan. Adakalanya dalampemeliharaan ini diperlukan beberapa kolam pembesaran, yaitu:-Kolam pembesaran tahap I berfungsi untuk memelihara benih ikanselepas dari kolam pendederan. Kolam ini sebaiknya berjumlah antara2-4 buah dengan luas maksimum 250-500 meter persegi/kolam.Pembesaran tahap I ini tidak dianjurkan memakai kolam semen, sebabbenih ukuran ini memerlukan ruang yang luas. Setelah benih menjadigelondongan kecil maka benih memasuki pembesaran tahap keduaatau langsung dijual kepada pera petani.-Kolam pembesaran tahap II berfungsi untuk memelihara benihgelondongan besar. Kolam dapat berupa kolam tanah atau sawah.Keramba apung juga dapat digunakan dengan mata jaring 1,25–1,5 cm.Jumlah penebaran pembesaran tahap II sebaiknya tidak lebih dari 10ekor/meter persegi.-Pembesaran tahap III berfungsi untuk membesarkan benih. Diperlukankolam tanah antara 80-100 cm dengan luas 500-2.000 meter persegi.d.Kolam/tempat pemberokanMerupakan tempat pembersihan ikan sebelum dipasarkan2)PeralatanAlat-alat yang biasa digunakan dalam usaha pembenihan ikan mujairdiantaranya adalah: jala, waring (anco), hapa (kotak dari jaring/kelambuuntuk menampung sementara induk maupun benih), seser, ember-ember,baskom berbagai ukuran, timbangan skala kecil (gram) dan besar (Kg),cangkul, arit, pisau serta piring secchi (secchi disc) untuk mengukur kadarkekeruhan.Sedangkan peralatan lain yang digunakan untuk memanen/menangkap ikanmujair antara lain adalah warring/scoopnet yang halus, ayakanpanglembangan diameter 100 cm, ayakan penandean diameter 5 cm, tempatmenyimpan ikan, keramba kemplung, keramba kupyak, fish bus (untukmengangkut ikan jarak dekat), kekaban (untuk tempat penempelan teluryang bersifat melekat), hapa dari kain tricote (untuk penetasan telur secaraterkontrol) atau kadang-kadang untuk penangkapan benih, ayakanpenyabetan dari alumunium/bambu, oblok/delok (untuk pengangkut benih),sirib (untuk menangkap benih ukuran 10 cm keatas), anco/hanco (untukmenangkap ikan), lambit dari jaring nilon (untuk menangkap ikan konsumsi),scoopnet (untuk menangkap benih ikan yang berumur satu minggu keatas),

Activity (93)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Siska Fatmawati liked this
Ardian_14 liked this
Robin Hutagalung liked this
Kidung Wulandari liked this
Agoes Swagger liked this
Momok Cii Sr. liked this
Dewi Pramujirini liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->