Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
35Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ikan patin

ikan patin

Ratings:

4.88

(17)
|Views: 4,986 |Likes:
Published by petoeah

More info:

Published by: petoeah on May 25, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2013

pdf

text

original

 
TTG BUDIDAYA PERIKANAN
Hal. 1/ 14
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
BUDIDAYA IKAN PATIN
(
Pangasius pangasius 
)1.SEJARAH SINGKAT
Ikan patin merupakan jenis
ikan konsumsi air tawar,
berbadan panjangberwarna putih perak dengan punggung berwarna kebiru-biruan. Ikan patindikenal sebagai komoditi yang berprospek cerah, karena memiliki harga jualyang tinggi. Hal inilah yang menyebabkan ikan patin mendapat perhatian dandiminati oleh para pengusaha untuk membudidayakannya. Ikan ini cukupresponsif terhadap pemberian makanan tambahan. Pada pembudidayaan,dalam usia enam bulan ikan patin bisa mencapai panjang 35-40 cm. Sebagaikeluarga Pangasidae, ikan ini tidak membutuhkan perairan yang mengalir untuk“membongsorkan“ tubuhnya. Pada perairan yang tidak mengalir dengankandungan oksigen rendahpun sudah memenuhi syarat untuk membesarkanikan ini.Ikan patin berbadan panjang untuk ukuran ikan tawar lokal, warna putih sepertiperak, punggung berwarna kebiru-biruan. Kepala ikan patin relatif kecil, mulutterletak di ujung kepala agak di sebelah bawah (merupakan ciri khas golongancatfish). Pada sudut mulutnya terdapat dua pasang kumis pendek yangberfungsi sebagai peraba.
2.SENTRA PERIKANAN
Penangkaran ikan patin banyak terdapat di Lampung, Sumatera Selatan, JawaBarat, Kalimantan.
 
TTG BUDIDAYA PERIKANAN
Hal. 2/ 14
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
3.JENIS
Klasifikasi ikan patin adalah sebagai berikut:Ordo:Ostarioplaysi.Subordo:Siluriodea.Famili:Pangasidae.Genus:Pangasius.Spesies:
Pangasius pangasius 
Ham. Buch.Kerabat patin di Indonesia terdapat cukup banyak, diantaranya:a)Pangasius polyuranodo (ikan juaro)b)Pangasius macronemac)Pangasius micronemusd)Pangasius nasutuse)Pangasius nieuwenhuisii
4.MANFAAT
1)Sebagai sumber penyediaan protein hewani.2)Sebagai ikan hias.
5.PERSYARATAN LOKASI
1)Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung,tidak berporos. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yang besardan tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam.2)Kemiringan tanah yang baik untuk pembuatan kolam berkisar antara 3-5%untuk memudahkan pengairan kolam secara gravitasi.3)Apabila pembesaran patin dilakukan dengan jala apung yang dipasangdisungai maka lokasi yang tepat yaitu sungai yang berarus lambat.4)Kualitas air untuk pemeliharaan ikan patin harus bersih, tidak terlalukeruhdan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun, dan minyak/limbahpabrik. Kualitas air harus diperhatikan, untuk menghindari timbulnya jamur,maka perlu ditambahkan larutan penghambat pertumbuhan jamur (Emolinatau Blitzich dengan dosis 0,05 cc/liter).5)Suhu air yang baik pada saat penetasan telur menjadi larva di akuariumadalah antara 26–28 derajat C. Pada daerah-daerah yang suhu airnya relatifrendah diperlukan heater (pemanas) untuk mencapai suhu optimal yangrelatif stabil.6)Keasaman air berkisar antara: 6,5–7.
 
TTG BUDIDAYA PERIKANAN
Hal. 3/ 14
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
6.PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
Budidaya ikan patin meliputi beberapa kegiatan, secara garis besar dibagimenjadi 2 kegiatan yaitu pembenihan dan pembesaran. Kedua jenis kegiatanini umumnya belum populer dilakukan oleh masyarakat, karena umumnyamasih mengandalkan kegiatan penangkapan di alam (sungai, situ, waduk, danlain-lain) untuk memenuhi kebutuhan akan ikan patin.Kegiatan pembenihan merupakan upaya untuk menghasilkan benih padaukuran tertentu. Produk akhirnya berupa benih berukuran tertentu, yangumumnya adalah benih selepas masa pendederan. Benih ikan patin dapatdiperoleh dari hasil tangkapan di perairan umum. Biasanya menjelang musimkemarau pada pagi hari dengan menggunakan alat tangkap jala atau jaring.Benih dapat juga dibeli dari Balai Pemeliharaan Air Tawar di Jawa Barat. Benihdikumpulkan dalam suatu wadah, dan dirawat dengan hati-hati selama 2minggu. Jika air dalam penampungan sudah kotor, harus segera diganti denganair bersih, dan usahakan terhindar dari sengatan matahari. Sebelum benihditebar, dipelihara dulu dalam jaring selama 1 bulan, selanjutnya dipindahkanke dalam hampang yang sudah disiapkan.Secara garis besar usaha pembenihan ikan patin meliputi kegiatan-kegiatansebagai berikut:a)Pemilihan calon induk siap pijah.b)Persiapan hormon perangsang/kelenjar hipofise dari ikan donor,yaitu ikanmas.c)Kawin suntik (induce breeding).d)Pengurutan (striping).e)Penetasan telur.f)Perawatan larva.g)Pendederan.h)Pemanenan.Pada usaha budidaya yang semakin berkembang, tempat pembenihan danpembesaran sering kali dipisahkan dengan jarak yang agak jauh. Pemindahanbenih dari tempat pembenihan ke tempat pembesaran memerlukanpenanganan khusus agar benih selamat. Keberhasilan transportasi benih ikanbiasanya sangat erat kaitannya dengan kondisi fisik maupun kimia air, terutamamenyangkut oksigen terlarut, NH3, CO2 , pH, dan suhu air.
6.1.Penyiapan Sarana dan Peralatan
Lokasi kolam dicari yang dekat dengan sumber air dan bebas banjir. Kolamdibangun di lahan yang landai dengan kemiringan 2–5% sehinggamemudahkan pengairan kolam secara gravitasi.

Activity (35)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Sabdo Wibowo liked this
Qroenz Pong liked this
Arman Hidayat liked this
Zam Iman GP liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->