TTG BUDIDAYA PERIKANAN
Hal. 3/ 14
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
6.PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
Budidaya ikan patin meliputi beberapa kegiatan, secara garis besar dibagimenjadi 2 kegiatan yaitu pembenihan dan pembesaran. Kedua jenis kegiatanini umumnya belum populer dilakukan oleh masyarakat, karena umumnyamasih mengandalkan kegiatan penangkapan di alam (sungai, situ, waduk, danlain-lain) untuk memenuhi kebutuhan akan ikan patin.Kegiatan pembenihan merupakan upaya untuk menghasilkan benih padaukuran tertentu. Produk akhirnya berupa benih berukuran tertentu, yangumumnya adalah benih selepas masa pendederan. Benih ikan patin dapatdiperoleh dari hasil tangkapan di perairan umum. Biasanya menjelang musimkemarau pada pagi hari dengan menggunakan alat tangkap jala atau jaring.Benih dapat juga dibeli dari Balai Pemeliharaan Air Tawar di Jawa Barat. Benihdikumpulkan dalam suatu wadah, dan dirawat dengan hati-hati selama 2minggu. Jika air dalam penampungan sudah kotor, harus segera diganti denganair bersih, dan usahakan terhindar dari sengatan matahari. Sebelum benihditebar, dipelihara dulu dalam jaring selama 1 bulan, selanjutnya dipindahkanke dalam hampang yang sudah disiapkan.Secara garis besar usaha pembenihan ikan patin meliputi kegiatan-kegiatansebagai berikut:a)Pemilihan calon induk siap pijah.b)Persiapan hormon perangsang/kelenjar hipofise dari ikan donor,yaitu ikanmas.c)Kawin suntik (induce breeding).d)Pengurutan (striping).e)Penetasan telur.f)Perawatan larva.g)Pendederan.h)Pemanenan.Pada usaha budidaya yang semakin berkembang, tempat pembenihan danpembesaran sering kali dipisahkan dengan jarak yang agak jauh. Pemindahanbenih dari tempat pembenihan ke tempat pembesaran memerlukanpenanganan khusus agar benih selamat. Keberhasilan transportasi benih ikanbiasanya sangat erat kaitannya dengan kondisi fisik maupun kimia air, terutamamenyangkut oksigen terlarut, NH3, CO2 , pH, dan suhu air.
6.1.Penyiapan Sarana dan Peralatan
Lokasi kolam dicari yang dekat dengan sumber air dan bebas banjir. Kolamdibangun di lahan yang landai dengan kemiringan 2–5% sehinggamemudahkan pengairan kolam secara gravitasi.
Add a Comment
ujangketul62left a comment