Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
21Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kemuhammadiyahan

Kemuhammadiyahan

Ratings: (0)|Views: 2,470 |Likes:
Published by Nurcah

More info:

Published by: Nurcah on May 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2013

pdf

text

original

 
PENDAHULUAN
Sebagai salah satu organisasi besar di Indonesia disamping Nahdhatul Ulama (NU),Persatuan Islam (Persis), al-Irsyad dan masih banyak lagi yang lainnya, Muhammadiyah berdiri sebagai salah jawaban dengan adanya beraneka ragam dan macam pilihan yangditawarkan kepada masyarakat bertujuan untuk membentuk dan bersama-sama melangkahdemi mewujudkan Indonesia yang bersatu dalam bingkai pancasila dan bhineka tunggal eka.Tentunya hal yang demikian tidak akan dapat terwujud jika tidak didukung olehadanya kemauan ingin melakukan perubahan yang berarti bagi bangsa sekaligus juga ingin berkontribusi konkrit demi tercapainya harapan tersebut. Adanya kesamaan dalam ideologi,visi, misi serta tujuan demi untuk kemaslahatan bersama adalah faktor yang menjadikanorganisasi kemasyarakatan (ormas) Muhammadiyah menjadi besar seperti sekarang ini.Dapat kita lihat sekarang ini bahwa Muhammadiyah sebagai organisasikemasyarakatan bukan hanya berkecimpung dalam bidang agama saja, akan tetapiMuhammadiyah sudah memiliki amal usaha-amal usaha yang bertujuan memberikan alernatif  pilihan kepada masyarakat untuk menentukan pilihan. Sebagai organisasi kemasyarakatanMuhammadiyah tidak menutup diri dari hal-hal yang bersifat dinamis.Pesatnya perkembangan zaman sekarang ini dan tuntutan terhadap sumber dayamanusia yang memiliki kualifikasi yang mumpuni tentunya disertai oleh tersedianya sumber daya yang berupa fasilitas, merupakan tantangan dari pesatnya perkembangan zaman saat ini.Sebagai antisipasi dari hal yang demikian maka Muhammadiyah senantiasa melakukanevaluasi demi mengimbangi zaman yang senantiasa dinamis.Jika dalam hal-hal yang bersifat kemaslahatan Muhammadiyah mempunyai sikap bahwa perubahan yang terjadi selama tidak menyinggung terhadap masalah fundamental(ideologi) maka hal itu harus diikuti karena era saat ini adalah era kompetisi yang manaantara satu dengan yang lainnya saling berlomba untuk menunjukkan kelebihannya. Darikelebihan yang dipunyai inilah maka akan menjadi daya tarik tersendiri atau ciri khas darisuatu gerakan atau komunitas saat ini.Sudah barang tentu dalam tubuh organisasi sendiri terjadinya perubahan bukan untuk membelokkan haluan organisasi bahkan melencengkan dari tujuan semula. Akan tetapi perubahan yang dilakukan di tubuh organisasi sendiri berutujuan untuk supaya organisasidapat eksis dan bisa menjawab tantangan zaman. Dari sini dapat diketahui bahwa adaptasisebuah organisasi menjadi sebuah keniscayaan sehingga kelangsungannya di masa yang akandatang menjadi sebuah kepastian.Oleh karena itu sangatlah mustahil jika terdapat pernyataan untuk menjadi organisasiyang modern maka segala hal dalam tubuh organisasi harus mengikuti kemodernan yangsedang berlangsung. Jika hal ini diterapkan maka kelangsungan dari organisasi tersebut bisamenjadi rapuh bahkan akan tinggal kenangan saja. Padahal jika sebuah organisasi yang sudahada sejak lama dan masih eksis hingga saat ini tentunya bukan organisasi itu yang harusmengikuti perkembangan yang sangat dinamis akan tetapi bagaimana sistem yang telah ada bisa beradaptasi dan mewarnai perkembangan zaman yang sangat dinamis.
1
 
A.Visi dan Misi
Mutlaknya visi dan misi dalam sebuah organisasi adalah sebuah keharusan. Karenakeduanya merupakan kunci utama dalam menjalankan segala kegiatan dalamorganisasi/lembaga tersebut. Visi dan misi menempati posisi paling atas sebelum perencanaandalam organisasi. Visi menggambarkan tujuan atau kondisi dimasa depan yang mana adanyakeinginan dari mereka yang terlibat di dalamnya dalam pencapaian target dari visi yangdiikrarkan pada pertama kali organisasi dibikin atau terjadinya pergantian (regenerasi).
1
Sedangkan misi adalah kegiatan utama yang harus dilaksanakan atau bisa juga berartifungsi yang diemban suatu organisasi untuk mencapai misi yang sudah dirancang. Pernyataanmisi suatu organisasi harus cukup luas didalamnya mengakomodasikan perkembanganorganisasi di masa yang akan datang. Misi organisasi berisi tentang alasan utama keberadaanorganisasi atau lembaga. Falsafah, tata nilai dan kultur organisasi juga tercermin dari misiorganisasi tersebut sehingga kata misi selalu bergandengan dengan kata visi, yang menjadidasar dari sebuah kegiatan yang menjurus pada sebuah tujuan.
2
Dari penjelasan tersebut dapat kita ketahui bahwa Muhammadiyah sebagai sebuahwadah organisasi yang menisbahkan namanya kepada rasul terakhir nabiyullah MuhammadSAW yang jika diartikan secara harfiah berarti “pengikut nabi Muhammad SAW” denganharapan nama yang dicantumkan pada organisasi sekaligus juga menjadi lambang kebesarandari Muhammadiyah terdapat hubungan baik dengan ajaran yang dibawa oleh Rasulullahsendiri maupun dalam menapak tilasi jejak perjuangan yang pernah beliau lakukan.
3
 Menurut H. Djarnawi Hadikusuma penisbahan yang dilakukan oleh Muhammadiyahmengandung perngertian : “Dengan nama itu dia bermaksud menjelaskan bahwa pendukungorganisasi itu ialah umat Muhammad SAW, dan asasnya adalah ajaran nabi MuhammadSAW, yaitu Islam. Dan tujuannya ialah memahami dan melaksanakan agama Islam sebagaiyang memang ajaran yang serta dicontohkan oleh nabi Muhammad SAW, agar supaya dapatmenjalani kehidupan dunia sepanjang kemauan agama Islam. Dengan demikian ajaran Islamyang suci dan benar itu dapat memberi nafas bagi kemajuan umat Islam dan bangsa Indonesia pada umumnya.”
4
Dalam Anggaran Dasar Muhammadiyah, sejak Anggaran Dasar pertama sampaidengan Anggaran Dasar keempatbelas, istilah yang digunakan istilah mana semakna denganistilah misi adalah istilah maksud, kecuali Anggaran Dasar keempat dan kelima, yangmenggunakan hajat. Istilah tentang misi kita jumpai pada tulisan para tokoh Muhammadiyah,terutama Ustadz H. Ahmad Azhar Basyir, MA Ketua PP Muhammadiyah periode 1990-1995,yang secara khusus pernah menulis tentang Misi Muhammadiyah Period 2000-2005, yang
1
Ridhoreo. 2009.
Visi dan Misi dalam Organisasi
2
Annisa Hafidz. 2009.
 Betapa Pentingnya Visi dan Misi dalam Sebuah Perusahaan atau Organisasi
3
 
Sejarah Gerakan Islam di Indonesia
 
 Ibid.
 
secara eksplisit merumuskan visi dan misi Muhammadiyah.
5
 Pada dokumen-dokumen tersebut, misi Muhammadiyah berkisar pada tiga pokosubstansi, yang oleh Ustadz Ahmad Azhar disebut sebagai tiga pola perjuanganMuhammadiyah, yang secara eksplisit dirumuskan sebagai berikut :
 6
1.
Menegakkan keyakinan tauhid yang murni, sesuai dengan ajaranAllah SWT yang dibawa oleh seluruh Rasul Allah, sejak nabi AdamAS hingga nabi Muhammad SAW;Berbicara tentang kemurnian tauhid yang merupakan ideologi dari Muhammadiyahdan sebagai hal yang fundamental dalam beragama maupun dalam pelaksanaanibadah sehari-hari. Kelahiran Muhammadiyah sendiri tidak bisa terlepas dari pribadi KH. Ahmad Dahlan yang mana pada saat itu keyakinan umat Islam sudahmulai terkontaminasi dengan hal-hal yang berbau syirik, begitu juga dalam peribadatan kaum muslimin pada saat itu sudah mulai tercemar dengan bid’ah- bid’ah, begitu juga dalam hal mu’amalah adanya kepercayaan terhadap hal-halkhurafat yang telah merasuki kehidupan kaum muslimin. Bahkan dalam bidang pemahaman agamapun tidak luput dari perhatian KH. Ahmad Dahlan, hal inidikarenakan masyarakat pada saat itu cenderung taklid secara buta tanpa maumembebaskan diri untuk melakukan ijtihad. Hal-hal inilah yang amat mengganggudan meresahkan diri serta jiwa KH. Ahmad Dahlan sehingga beliau cenderung bersifat melawan arus dan menjadi orang yang controversial terhadap hal-hal yangtersebut.
7
2.
Menyebarluaskan ajaran Islam yang bersumber kepada al-Qur’an,kitab Allah SWT yang terakhir untuk umat manusia, dan sunnahRasulullah SAW;Pada bagian ini KH. Ahmad Dahlan sangat terusik dengan pemahaman bagaimana pemikiran Islam yang benar ?. Padahal Islam yang dibawa dan diajarkan olehRasulullah SAW pada zaman dahulu ternyata merupakan satu pelajaran yang bisamempengaruhi manusia untuk mengadakan satu perombakan keadaanmasyarakatnya. Maka pada saat beliau berumur 35 tahun 1902, untuk keduakalinya beliau pergi ke tanah suci Makkah untuk mengobati rasa penasaran beliautentang kembali kepada al-Qur’an dan al-Sunnah. Selama di sana beliaumempelajari kitab-kitab yang dikarang oleh Ibnu Taimiyah, Ibnul Qoyyim,Muhammad bin Abdul Wahhab, Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh,Rasyid Ridha, dan lain-lain. Dalam hajinya yang kedua beliau bermukim beberapasaat di tanah suci yang sudah mulai berkembang. Pada waktu dulu beliau membacakitab-kitab fiqih saja, pada waktu itu beliau mempelajari secara langsung al-Qur’andan al-Sunnah dengan menggunakan akal dan pikiran beliau yang cerdas dan bebasserta dengan hati yang bersih. Dari sini beliau menemukan ujud, bentuk, faham dankeyakinan beliau terhadap agama menjadi semakin mantap. Sejak saat itu jika beliau mempelajari agama sudah tidak lagi melalui kitab-kitab karangan ulama,
5
 
 Ibid.
6
Rosyad Sholeh. 2008.
Misi Muhammadiyah.
(Online).
 
 
, Diakses 5 Januari 2010).
7
 
Sejarah Gerakan Islam di Indonesia
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->