Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
45 Tahun Almamater ITS : Memelihara Makna dan Semangat Sepuluh Nopember

45 Tahun Almamater ITS : Memelihara Makna dan Semangat Sepuluh Nopember

Ratings: (0)|Views: 36|Likes:
Published by Julendra Ariatedja
Sumber: http://www.its.ac.id/personal/material.php?id=m_sritomo-ie
Ada dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya yang merayakan Dies Natalis atau hari kelahirannya yang sama-sama jatuh pada tanggal 10 Nopember. Yang pertama adalah Universitas Airlangga (1952) dan yang kedua adalah Institut Teknologi Sepuluh Nopember (1960). Keduanya menganggap 10 Nopember adalah sebuah hari yang sungguh sangat istimewa. Secara sengaja para pendiri kedua PTN tersebut mengambil dan menetapkan tanggal 10 Nopember --- meskipun pada tahun yang berbeda --- sebagai tanggal kelahiran bukanlah tanpa maksud apa-apa, selain ingin mengambil roh semangat heroik dari para pejuang pertempuran 10 Nopember 1945 yang gugur dalam membela kemerdekaan. ...
Sumber: http://www.its.ac.id/personal/material.php?id=m_sritomo-ie
Ada dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya yang merayakan Dies Natalis atau hari kelahirannya yang sama-sama jatuh pada tanggal 10 Nopember. Yang pertama adalah Universitas Airlangga (1952) dan yang kedua adalah Institut Teknologi Sepuluh Nopember (1960). Keduanya menganggap 10 Nopember adalah sebuah hari yang sungguh sangat istimewa. Secara sengaja para pendiri kedua PTN tersebut mengambil dan menetapkan tanggal 10 Nopember --- meskipun pada tahun yang berbeda --- sebagai tanggal kelahiran bukanlah tanpa maksud apa-apa, selain ingin mengambil roh semangat heroik dari para pejuang pertempuran 10 Nopember 1945 yang gugur dalam membela kemerdekaan. ...

More info:

Published by: Julendra Ariatedja on May 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2012

pdf

text

original

45 TAHUN ALMAMATER ITS :
MEMELIHARA MAKNA DAN SEMANGAT SEPULUH NOPEMBER
Oleh :
Sritomo W.Soebroto*)

Ada dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya yang merayakan Dies Natalis atau hari kelahirannya yang sama-sama jatuh pada tanggal 10 Nopember. Yang pertama adalah Universitas Airlangga (1952) dan yang kedua adalah Institut Teknologi Sepuluh Nopember (1960). Keduanya menganggap 10 Nopember adalah sebuah hari yang sungguh sangat istimewa. Secara sengaja para pendiri kedua PTN tersebut mengambil dan menetapkan tanggal 10 Nopember --- meskipun pada tahun yang berbeda --- sebagai tanggal kelahiran bukanlah tanpa maksud apa-apa, selain ingin mengambil roh semangat heroik dari para pejuang pertempuran 10 Nopember 1945 yang gugur dalam membela kemerdekaan. Lebih jauh dari itu bukan hanya 10 Nopember saja yang ditetapkan sebagai hari kelahiran, namun juga kemudian diabadikan sebagai nama salah satu dari PTN tersebut, yaitu Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya yang kemudian berubah menjadi Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Singkatan yang kemudian dikenal terkesan betul-betul aneh karena menyimpang dari kelaziman yang ada dalam tata cara membuat singkatan, yaitu ITS. Hal ini yang kemudian memunculkan nama baru yang seringkali dituliskan secara salah untuk kepanjangan nama ITS tersebut, yaitu dengan Institut Teknologi Surabaya. Kesalahan yang sungguh fatal namun berulangkali dijumpai yaitu dengan menghapuskan sama sekali dua kata sakral Sepuluh Nopember dan menggantikannya cukup dengan satu kata Surabaya untuk singkatan ITS.

Apalah artinya sebuah nama? Bagi para pendiri PT ini jelas nama 10 (baca : Sepuluh) Nopember adalah suatu hal yang prinsip dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Suka atau tidak suka, membingungkan atau tidak yang pasti mereka memang dengan sengaja mencantumkan tanggal (10) dan bulan (Nopember)

untuk nama \u201dPerguruan Tinggi Teknik 10 November Surabaja\u201d yang oleh Presiden Soekarno --- Presiden Republik Indonesia yang pertama --- diresmikan pembukaannya pada tanggal 10 Nopember 1957 di hanggar lapangan terbang (milik AURI) Morokrembangan \u2013 Surabaya. Awal berdirinya PT ini memang agak unik dan spesifik, karena tidak langsung merupakan PT yang dibentuk dan dibiayai oleh pemerintah sebagaimana lazimnya perguruan tinggi negeri (PTN); melainkan jelas-jelas merupakan perguruan negeri swasta (PTS) yang dilakukan oleh sebuah yayasan yang bernama Yayasan Perguruan Tinggi Teknik. Insiatif awal untuk mendirikannya dilakukan oleh Ir. Soendjasmono (alm) --- seorang insinyur lulusan ITB dan Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Jawa Timur --- yang kemudian memperoleh respons positif dari seorang dokter (umum) senior, yaitu dr. Angka Nitisastro (alm) dan beberapa tokoh masyarakat Surabaya yang lain.

Maka pada tanggal 17 Agustus 1957 secara resmi
berdirilah Yayasan Perguruan Tinggi Teknik (YPTT) dengan ketua dr. Angka
Nitisastro dan sekretaris Ir. Soendjasmono.

Dengan mengambil momentum 10 Nopember sebagai dasar untuk membangun semangat dan merealisasikan keinginan kuat untuk mendirikan sebuah perguruan tinggi teknik yang waktu itu satu-satunya yang sudah eksis hanya ada di Bandung (ITB); maka pada tanggal 10 Nopember 1957 oleh YPTT didirikan \u201dPerguruan Tinggi Teknik 10 November Surabaya\u201d. Ada dua hal yang sungguh penting untuk dicatat, yaitu berdirinya YPTT yang mengambil momentum hari kemerdekaan 17 Agustus dan kedua pendirian Perguruan Tinggi Teknik yang mengambil momentum 10 Nopember sebagai ekspresi semangat heroik untuk mempertahankan kemerdekaan seperti yang telah ditunjukkan oleh arek-arek Suroboyo pada tahun 1945. Selanjutnya yang tidak boleh dilupakan dan jelas tidak boleh pula dihilangkan adalah nama \u201d10 November\u201d --- yang akhirnya dirubah cara penulisannya dengan \u201dSepuluh Nopember\u201d --- sebagai sebuah kesatuan nama dari perguruan tinggi ini.

Persoalan nama ini memang sering menimbulkan kerancuan, kesalahan penulisan dan kesalahpahaman dari mereka yang memang tidak tahu serta tidak mengerti sejarah kelahiran maupun pertumbuhan institusi ini. Bukan itu saja di kalangan sivitas akademika PT ini juga cukup sering muncul berbagai wacana untuk melakukan perubahan baik yang menyangkut nama, singkatan sampai dengan perubahan logo/simbol yang ada. Sebagian melihatnya sebagai kuno, usang, konservatif dan membingungkan. Untuk itu secepatnya harus diganti atau disesuaikan agar lebih mampu menyesuaikan dengan perubahan zaman. Bagaimana tidak, disatu sisi orang sering mengenal institusi ini dengan berbagai nama dan penulisan seperti Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya, Institut Teknologi Surabaya, dan/atau Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Apapun singkatan yang seharusnya disesuaikan dengan namanya, tetapi ITS --- sebagai \u201dturunan\u201d dari ITB (Institut Teknologi Bandung) --- merupakan singkatan yang paling dikenal sejak awal PT ini berdiri sampai dengan sekarang. Singkatan ITS ini yang kemudian sering dituliskan kepanjangannya dengan Institut Teknologi Surabaya. Kesalahan penulisan ini bukan hanya dilakukan oleh mereka yang tidak mengenal ITS secara benar; tetapi juga sering dilakukan --- baik sengaja maupun tidak --- oleh sivitas akademikanya sendiri. Sungguh sebuah kesalahan yang dianggap \u201dfatal\u201d dan bisa-bisa memicu kemarahan dari mereka yang berasal dari generasi senior yang menganggap nama \u201d10 (Sepuluh) Nopember\u201d adalah harga mati dan tidak boleh tereliminasi.

Pada saat image dan persepsi orang masih menempatkan PT Negeri secara umum lebih unggul dan berkualitas dibandingkan dengan PT Swasta, maka sejak awal berdirinya (1957) singkatan nama ITS selalu dimunculkan oleh para mahasiswa dan alumni waktu itu. Barangkali singkatan ini mengambil rujukan (benchmark) nama ITB (Institut Teknologi Bandung) sebagai satu-satunya PT (Negeri) waktu itu yang memang menjadi tujuan utama calon mahasiswa yang ingin menjadi insinyur. Disisi lain penyebutan \u201d10 atau Sepuluh Nopember\u201d

sebagai kepanjangan nama ITS justru sering membawa kesan kalau PT ini adalah sebuah PT Swasta yang tentu saja memberi persepsi buruk terhadap \u201dkualitas\u201d lulusannya. Lebih jauh lagi orang awam seringkali mengira kalau ada dua ITS di Surabaya, yang satu PTN (Institut Teknologi Surabaya) dan yang lainnya adalah PTS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember). Bagi mereka yang begitu terobsesi dengan nama besar ITB seringkali merasa kurang percaya diri dengan embel-embel \u201dtambahan\u201d nama Sepuluh Nopember ini.

Dengan berbagai alasan banyak yang kemudian mengusulkan untuk menghapusnya saja; dan kemudian cukup menamakannya dengan Institut Teknologi Surabaya agar lebih konsisten dengan penulisan singkatannya, ITS. Banyak argumentasi sederhana, naif dan cenderung a-historis yang memberi kesan kalau \u201dSepuluh Nopember\u201d adalah dua kata yang sekedar menunjukkan penanggalan kalender tanpa makna apa-apa. Oleh karena itu bukan satu hal yang prinsip untuk mencantumkan atau tidak Sepuluh Nopember sebagai kepanjangan huruf S dari ITS. Begitu juga apakah S itu merupakan kepanjangan dari Sepuluh Nopember atau Surabaya juga bukan sebuah persoalan yang dianggap penting dan perlu untuk diselesaikan.

Bagi sebagian kalangan, 10 Nopember 1957 hanyalah tanggal, bulan dan tahun diresmikannya Perguruan Tinggi Teknik yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya ITS.

Bagi mereka 10 Nopember hanyalah sekedar upacara seremonial untuk memperingati Hari Ulang Tahun institusi ini. Saat diresmikan sebagai PT Negeri oleh pemerintah (PP No.9 Tahun 1961) pada tanggal 23 Maret 1961, dalam dokumen sejarah tersebut sekaligus telah diputuskan tanggal 10 Nopember 1960 adalah merupakan tanggal kelahiran PTN baru ini. Memang ada sesuatu yang terasa aneh dan sangat mengganjal yaitu kenapa bukan tanggal 10 Nopember 1957, tetapi justru 10 Nopember 1960 yang oleh PP No 9 Tahun 1961 tersebut ditetapkan sebagai Dies Natalis ITS? Perbedaan ini menimbulkan kesan dan persepsi awam yang terkait dengan upaya untuk menghapuskan predikat institusi swasta yang \u201dtidak diakui\u201d keabsahannya oleh Pemerintah. Secara de facto semestinya usia ITS di tahun 2005 ini adalah 48 tahun, dande jure memang baru berusia 45 tahun. Tenggang waktu antara 1957 sampai dengan 1961 (saat pe\u201dnegri\u201dan) merupakan phase-phase perjuang an para pendiri/pengurus YPTT 10 November yang pantas untuk dihargai dan di hormati semangat dan pengorbanan mereka untuk melahirkan, menghidupi dan membesarkan ITS sebagai sebuah Perguruan Tinggi Teknik menjadi Institut Teknologi yang unggul dan berkualitas. Dalam kurun waktu tidak lebih dari 4 (empat) tahun tersebut nampak jelas adanya roh dan semangat 10 Nopember- lah yang menjadi landasan dan motivasi utama mereka untuk merealisasikan visi maupun misi mereka untuk berdirinya sebuah Perguruan Tinggi Teknik di Surabaya (ITS) sebagai \u201dsparring partner in progress\u201d dari PT Teknik yang ada di Bandung (ITB).

Permasalahan kepanjangan nama ITS yang mana yang benar dan enak didengar selalu muncul dan menjadi bahan diskusi maupun perdebatan yang tidak kunjung putus. Baik dalam forum tidak resmi, milis alumni ataupun sivitas

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->