Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
77Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah perkembangan biologi sel dan molekuler

Sejarah perkembangan biologi sel dan molekuler

Ratings: (0)|Views: 16,337|Likes:
Published by Ari Puji Astuti
Die You Leechers! DIE!
Die You Leechers! DIE!

More info:

Published by: Ari Puji Astuti on May 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/01/2013

pdf

text

original

 
SEJARAH PERKEMBANGAN BIOLOGI SEL DAN MOLEKULER 
Sejak dulu telah dikemukakan bahwa hewan maupun tumbuh-tumbuhan tersusun atasunsur-unsur yang selalu terulang dalam tubuh mahluk hidup. Pendapat ini kemudian berkembang dengan ditemukannya alat-alat optik yang sangat membantu perkembangan penelitian-penilitian biologi sel. Akhirnya, dengan melalui penelitian-penelitian lebih lanjutdapat disimpulkan bahwa sel merupakan struktur dasar dan unit fungsional dari mahluk hidup.Penelitian-penelitian lebih lanjut mendapatkan bahwa sel itu tersusun atas unsur-unsur yang sama dengan unsur-unsur anorganik dalam alam, bahkan dikemukakan pula proses- proses kimia yang terjadi dalam mahluk hidup yang paling sederhana sampai mahluk yang peling sempurna pada dasarnya adalah sama.Biologi sel dulu juga dinamakan “sitologiyaitu cabang biologi yang baru diakuisebagai cabang disiplin ilmu sejak akhir abad XIX, walaupun penelitian-penelitian mengenaihal ini telah dilakukan orang beberapa abad sebelumnya.Ahli filsafat kuno terutama Aristoteles dan Paracelsus pada zaman pembaharuan telahsampai pada suatu kesimpulan bahwa “hewan dan tumbuh-tumbuhan walaupun nampaknyasangat rumit terdiri atas beberapa unsur yang selalu terulang dalam tiap tubuh makhluk hidup”.Jadi mereka telah berpendapat bahwa hewan atau tumbuh-tumbuhan tersusun atas beberapa bagian, unsur-unsur atau elemen-elemen yang terulang dan elemen ini bergabungmembentuk bangunan atau struktur tertentu dari makhluk hidup seperti membentuk daun,akar pada tanaman, atau membentuk segmen atau organ pada hewan.Beberapa abad kemudian, setelah ditemukan lensa pembesar mulailah penggunaan alat-alat optik yang kemudian berkembang menjadi mikroskop yang akhirnya semakin sempurna.Dengan menggunakan alat-alat optik ini penelitian terhadap elemen-elemen atau bagian- bagian makhluk hidup makin meningkat.Penemuan dan kajian awal tentang sel memperoleh kemajuan sejalan dengan penemuandan penyempurnaan mikroskop pada abad ketujuh belas. Mikroskop yang pertama kalidigunakan oleh para saintis Renaisans adalah mikroskop cahaya (
light-microscope
). Cahaya-tampak dilewatkan melalui spesimen dan kemudian menembus lensa kaca. Lensa inimerefraksi (membelokkan) cahaya sedemikian rupa sehingga bayangan spesimen diperbesar 
 
sedemikian rupa sehingga bayangan spesimen diperbesar sewaktu bayangan itudiproyeksikan ke mata kita.Robert Hooke, seorang saintis Inggris, pertama kali menerangkan dan menamakan sel pada tahun 1665, ketika ia meneliti suatu irisan dari gabus (kulit batang dari pohon oak dengan menggunakan mikroskop yang memiliki perbesaran 30 kali). Walaupun meyakini bahwa kotak kecil, atau “sel”, yang ia lihat hanya dimiliki oleh potongan gabus tersebut,Hooke tidak pernah menyadari betapa penting penemuannya.Walaupun demikian, geografi sel sebagian besar belum dipetakan hingga beberapadasawarsa lalu. Sebagian besar struktur subseluler, atau organel, terlalu kecil untuk diuraikanoleh mikroskop cahaya.Penyelidikan yang sama dilakukan pula oleh Grew dan Malphigi pada tanaman yang berbeda-beda dan ternyata ditemukan pula ruang-ruang yang dibatasi oleh dinding selulosedan kemudian dinamakan vesikula atau utrikula.Tahun 1674, penerusnya seorang saintis Belanda Anthony van Leeuwenhoemenemukan organisme yang sekarang kita kenal sebagai organisem bersel tunggal. Denganmenggunakan butiran-butiran pasir yang telah ia ubah menjadi kaca pembesar berkekuatan300 kali, Leeuwenhoek menemukan suatu dunia mikroba di dalam tetesan-tetesan air kolamdan juga meneliti sel-sel darah dan sel sperma hewan. Dengan menggunakan mikroskop yangmasih sangat sederhana Leeuwenhoek dapat meneliti sel-sel yang bebas dan melihat adanya bangunan di tengah sel yang sekarang dikenal sebagai inti sel. Anthony van Leeuwenhoek melakukan banyak pengamatan terhadap benda-benda dan jasad-jasad renik danmenunjukkan pertama kali pada dunia ada "kehidupan di dunia lain" yang belum pernahdilihat oleh manusia. Karyanya menjadi dasar bagi cabang biologi yang penting saat ini:mikrobiologi.Setelah penelitian-penelitian tersebut di atas, untuk waktu yang cukup lama yaitu lebihdari satu abad, penelitian tentang sel ini terhenti sehingga perkembangan pengetahuan tentangsel juga masih sangat terbatas.Pada abad XIX barulah dimulai penelitian tentang sel terutama tentang isi sel. Padatahun 1829, Hertwig mengajukan suatu teori yang disebut teori protoplasma yangmenyatakan bahwa sel merupakan kumpulan substansi hidup yang disebut protoplasma yangdi dalamnya mengandung inti (nukleus) dan bagian luarnya dibatasi oleh dinding sel.Kemudian tahun 1831 Brown mengemukakan bahwa inti sel merupakan komponendasar dan tetap dari sel. Dalam inti sel ini juga dikenal adanya protoplasma sehingga untuk membedakan protoplasma dalam sel dan protoplasma dalam inti digunakan istilah yang
 
 berbeda, yaitu sitoplasma untuk protoplasma dalam sel dan karioplasma untuk protoplasmadalam inti.Pada tahun 1839, hampir dua abad setelah penemuan Hooke dan Leeuwenhoek, selakhirnya diakui sebagai unit kehidupan yang terdapat di mana saja oleh Matthias Schleiden(ahli Botani) dan Theodor Schwann (ahli zoologi) dari Jerman. Dalam kasus klasik tentang penalaran induktif—pencapaian suatu kesimpulan umum berdasarkan pengamatan- pengamatan khusus—ini. Kesimpulan umum ini dikenal dengan nama teori sel. Dalam teoriini dikatakan bahwa “semua makhluk hidup tersusun atas atau terdiri dari sel-sel”. Jadi semuamakhluk hidup sebenarnya merupakan kumpulan dari sel-sel atau sel merupakan elemendasar dari makhluk hidup. Kemampuan sel untuk membelah diri menghasilkan sel-sel yang baru adalah dasar bagi semua reproduksi dan bagi pertumbuhan dan perbaikan organisme-organisme multiseluler, termasuk manusia. Teori sel ini merupakan teori yang sangatmendasar dalam pengembangan biologi sel sehingga akhirnya Schwann diakui sebagai“Bapak” dari sitologi modern.Sejak dikemukakannya teori sel ini kemudian penelitian-penelitian di bidang biologi sel bertambah meningkat dan banyak ditemukan berbagai penemuan di bidang biologi selmaupun di bidang ilmu lain yang berkaitan erat dengan biologi sel.Berdasarkan jumlah sel yang menyusun tubuh makhluk hidup maka Haeckel membagidunia hewan menjadi dua kelompok besar yaitu: Protozoa (mempunyai sel tunggal) danMetazoa (mempunyai sel banyak).Tahun 1858, Albert Kolliker mengemukakan suatu teori di bidang embriologi yangmenyatakan bahwa spermatozoa dan ovum merupakan unsur histologis yang merupakan asaldari makhluk hidup baru. Virchow pada tahun 1858 mengemukakan bahwa sel selalu berasaldari sel lain (
omnis cellula e cellula
) yang berarti bahwa sel mempunyai kemampuan untuk  berkembang biak/membelah. Pada tahun yang sama Virchow juga mengemukakan bahwa proses patologis yang terjadi pada makhluk hidup sebenarnya terjadi pada makhluk hidupsebenarnya terjadi dalam sel-sel atau jaringan.Tahun 1875, Hertwig mengemukakan tentang hakekat dari konsepsi yang menyatakan bahwa pada waktu konsepsi/pembuahan terjadi peleburan antara inti sel telur danspermatozoon.Penemuan-penemuan penting lainnya dalam bidang biologi sel banyak dikemukakanoleh para ahli diantaranya penelitian tentang pembelahan sel banyak dikemukakan oleh paraahli diantaranya penelitian tentang pembelahan sel oleh Fleming pada hewan dan

Activity (77)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Chacha Cairoh liked this
Rusdi Bio liked this
Rusdi Bio liked this
Rusli Biosfer liked this
Rai Radinta liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->