Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
33Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
stratifikasi-sosial1

stratifikasi-sosial1

Ratings: (0)|Views: 2,829 |Likes:
Published by Taufik insani

More info:

Published by: Taufik insani on May 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/03/2013

pdf

text

original

 
PELAPISAN STRATIFIKASI SOSIAL
1.Pengertian Pelepasan Stratifikasi Sosial
Pelapisan sosial merupakan salah satu bentuk perbedaan sosial secara vertikal.Dalam ilmu sosial pelapisan sosial disebut dengan istilah stratifikasi sosial (SocialStratification). Stratifikasi berasal dari bahasa latin “Stratumyang berartitingkatan/lapisan dan “Socius” yang berarti rekan/masyarakat sehingga:
 Pitirim A. Sorokin
Mengatakan bahwa social stratification adalah pembedaan pendudukmasyarakat kedalam kelas-kelas secara bertingkat (hierarki) yang diwujudkan denganadanya kelas tinggi dan kelas yang lebih rendah.
 Plato
Mengatakan bahwasanya masyarakat negara dapat dibedakan menjadi 3golingan yaitu:1.FilsuSebagai pemimpin negara2.PrajuritPenjamin terlaksananya hukum negara3.Rakyat (petani)Sebagai warga negara
 Aristoteles
Mengatakan pernyataan tentang adanya fenomena stratifikasi sosial dimana iamengatakan bahwa masyarakat dapat dibedakan menjadi 3 golongan yakni:
Mereka yang kaya sekali
Mereka yang miskin sekali
dan mereka yang berada diantara keduanya (antara kaya sekali gan miskinsekali)Berdasarkan pada apa yang dikemukakan oleh para tokoh diatas, dapat diambilkesimpulan bahwa ada beberapa tinjauan dalam menentukan kedudukan seseorang dalammasyarakat dan suatu pelapisan sosial /stratifikasi sosial diartikan sebagai pembedaankedalam kelas-kelas secara vertikal, yang mewujudkan dengan adanya tingkatanmasyarakat dari yang tinggi sampai ke yang lebih rendah.Perbedaan kehidupan masyarakat tradisional dengan modern, maka dapatdiketahui perbedaannya yaitu sebagai berikut:
a.
Pelapisan Sosial dalam masyarakat pada awalnya didasarkan pada perbedaan-perbedaan tertentu yang menyangkut status diri/turunan.Contoh : Perbedaan antara pemimpin dan rakyat (pihak yang dipimpin), golonganbangsawan dengan warga biasa.
b.
Sejalan dengan perkembangan masyarakat yang semakin majemuk, pelapisan sosialkemudian didasarkan pada sektor ekonomi yaitu pekerjaan yang digeluti(prefesi)/kekayaan yang dimiliki.
c.
Perkembangan masyarakat yang terus berlanjur menjadikan dasar pelapisan sosialsemakin beragam, sehingga ada banyak kriteria yang bisa dipakai sebagai dasarpelapisan sosial dalam masyarakat. Contoh : munculnya perbedaan berdasarkan aspek intelektual, politik, ekonomi, dsb.
2.Proses Terjadinya Pelapisan Stratifikasi Sosial
Pelapisan Sosial terjadi melalui dua cara sebagai berikut:a.Secara tidak disengajaCiri-cirinya sebagai berikut:1.Pelapisan sosial terbentuk sejalan dengan perkembangan masyarakat.2.Pelapisan sosial terbentuk diluar kontrol masyarakat yang bersangkutan.3.Pelapisan sosial terjadi sesuai dengan situasi dan kondisi sosial budaya wilayah
 
yang bersangkutan.4.Kedudukan seseorang dalam suatu lapisan (disertai hak dan kewajibannya)berlangsung secara otomatis.b.Secara SengajaSeorang tokoh bernama Joseph scehum Peler (1883-1950) seorag sosiologiAmerika serikat mengatakan bahwa pelapisan sosial diperlukan masyarakat agarmampu menyesuaikan diri dengan keperluan-keperluan yang nyata.
3.Ukuran Dasar (Kriteria) pelapisan (Stratifikasi) sosial
Soerjono Soekonto seorang sosiologi Indonesia menyebutkan adanya empatukuran kriteria yaitu:a.Kekayaanb.Kekuasaan dan Wewenangc.Kehormatan.d.Ilmu pengetahuan/pendidikan
4.Macam-Macam Pelapisan (stratifikasi) sosial
a.Berdasarkan status yang diperoleh secara Alami1.Stratifikasi berdasarkan perbedaan usia2.Stratifikasi berdasarkan senioritas3.Stratifikasi berdasarkan jenis kelamin4.Stratifikasi berdasarkan sistem kekerabatan5.Stratifikasi berdasarkan keanggotaan dalam kelompok tertentub.Berdasarkan status yang diperoleh melalui serangkan usaha1.Stratifikasi sosial atas dasar pendidikan2.Stratifikasi sosial atas dasar pekerjaanBerdasarkan maka pencaharian stratifikasi sosial dibedakan sbb:a.Elite: orang-orang kaya yang menempati kedudukan tertinggib. Prefesional : orang-orang yang berijazah dan bergelar kesarjanaanc.Semi profesional : para pegawai kantor, pedagang, teknisi berpendidikanmenengahd.Tenaga terampil : orang-orang yang mempunyai keterampilan teknik mekanik.e.Tenaga tidak terdidik : misal, pembantu rumah tangga dan tukang kebun.3.Stratifikasi sosial atas dasar ekonomi4.Stratifikasi sosial atas dasar kriteria sosial5.Stratifikasi atas dasar kriteria politik Seorang tokoh bernama Mac Iver menyebutkan adanya tiga pola umum dalamstratifikasi politik yaitu:a.Tipe kasta : sistim lapisan kekuasaan dengan garis-garis pemisah yang tegas dan kaku.b.Tipe oligarki : mempunyai garis pemisah yang tegas, tetapi dasar untuk menentukanperbedaan kelas.c.Tipe Demokrastis : garis-garis pemisah antara lapisan luwes/fleksibel/tidak kaku.
5.Sifat Pelapisan (Stratifikasi) Sosial
Berdasarkan sifatnya, pelapisan (stratifikasi) sosial dikelompokkan menjadi dua yaitu:a.Pelapisan (stratifikasi) sosial terbukaTerjadi adanya dorongan beberapa faktor sebagai berikut:1.Perbedaan ras dan sistem nilai budaya (adat istiadat)2.Kelangkaan hak dan kewajiban3.Pembagian tugas (spesialisasi)
 
b.Pelapisan (stratifikasi) sosial tertutupKasta memiliki beberapa ciri sebagai berikut:1.Keanggotaan yang diwariskan berlaku seumur hidup.2.Keunggulan yang diwariskan berlaku seumur hidup.3.Perkawinan bersifat endogami (menikah dengan orang yang berkasta sama)4.Hubungan dengan kelompok sosial lainnya bersifat terbatas.5.Kasta diikat oleh kedudukan yang secara tradisional telah ditetapkan.
6.Perkembangan Pelapisan (Stratifikasi) Sosial Masyarakat IndonesiaBentuk-Bentuk Pelapisan Sosial
a.Sistem Pelapisan (stratifikasi) sosial pada masyarakat pertanian1.Dasar sistem pelapisan sosial masyarakat pertanian2.Pola pemilikan tanah pada pelapisan sosial masyarakat pertanianYaitu meliputi :a. Pola berdasakan sifat senioritasBerikur merupakan pembedaan lapisan sosial masyarakat berdasakan sifat yaitu:1.Soekarjo Kartohadi Koesoemo
a.
Golongan warga masyarakat yang berasal dari keturunan orang-orang yangmenjadikan desa (cikal bakal)
b.
Golongan warga masyarakat yang darang kemudian dan membukan tanahditempat yang agak jauh dari pusat desa.2.KoentjaraningratBeliau menyatakan bahwa pelapisan sosial paling sedikit kriteria campuran:
a.
Keturunan cikal bakal desa dan pemilik tanah (kentol)
b.
Pemilik tanah diluar gol kentol
c.
Mereka yang tidak memiliki tanah3.Teer HaarBeliau menyatakan bahwa pelapisan sosial masyarakat dibedakan menjadisebagai berikut:
a.
Golongan pribumi pemilik tanah
b.
Golongan orang-orang yang hanya memiliki rumah dan pekarangan bumiatapun tanah pertanian saja.
c.
Golongan orang-orang yang hanya memiliki rumah saja tanpa memilikitanah pekarangan dan mencari nafkah sendiri.Berikut adalah contoh pelapisan sosial dengan pola berdasarkan sifat senioritas padabeberapa daerah di Indonesia.1.Pelapisan sosial di Jawaa.Golongan wong bakub.Golongan keturunan orang-orang yang datang kemudian2.Pelapisan sosial di Minangkabau (Sumbar)Meliputi lima kelompok:a.Urang Asa (Orang Asal)b.Kemanakan Tali Periuk c.Kemanakan Tali Budid.Kemanakan Tali Amehe.Kemanakan Bawah Lutuik 3.Pelapisan Sosial di Sumatra Utaraa.Sipungka Huta/Bangsa Tanehb.Kelompok keturunan pendatang4.Pelapisan Sosial di Mentawai (Sumbar)a.Golongan Sibakliat Langgaib.Golongan Taitol

Activity (33)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Indra Utami liked this
Gesty Pangestika liked this
Arlin Cristina liked this
Betric Tyas liked this
Rifa'at Prastya liked this
Cemara Gitar liked this
Sangga Firmana liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->