3
| Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah ± Tanjung Redeb
Bab IIPembahasan
Setiap muslim yang telah berikrar bahwa Allah Rabbnya, Islam agamanya danMuhammad rasulnya, harus senantiasa memahami arti ikrar ini dan mampu merealisasikannilai-nilainya dalam realitas kehidupannya. Setiap dimensi kehidupannya harus terwarnaidengan nilai-nilai tersebut baik dalam kondisi aman maupun terancam. Namun dalam realitas kehidupan dan fenomena umat, kita menyadari bahwa tidak setiap orang yang memiliki pemahaman yang baik tentang Islam mampumengimplementasikan dalam seluruh sisi-sisi kehidupannya. Dan orang yang mampumengimplementasikannya belum tentu bisa bertahan sesuai yang diharapkan Islam, yaitukomitmen dan istiqomah dalam memegang ajarannya dalam sepanjang perjalanan hidupnya.Maka istiqomah dalam memegang tali Islam merupakan kewajiban asasi dan sebuahkeniscayaan bagi hamba-hamba Allah yang menginginkan husnul khatimah dan harapan-harapan surga - Nya. Rasulullah saw bersabda:Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw bersabda, ³Berlakumoderatlah dan beristiqamah, ketahuilah sesungguhnya tidak ada seorang pun dari kalianyang selamat dengan amalnya. Mereka bertanya, ³Dan juga kamu Ya « Rasulullah, Beliau bersabda, ³Dan juga aku (tidak selamat juga) hanya saja Allah swt telah meliputiku denganrahmat dan anugerah-Nya.´ (H.R. Muslim dari Abu Hurairah).Istiqamah bukan hanya diperintahkan kepada manusia biasa saja, akan tetapiistiqamah ini juga diperintahkan kepada manusia-manusia besar sepanjang sejarah peradabandunia, yaitu para Nabi dan Rasul. Perhatikan ayat berikut ini;Artinya :
³Maka tetaplah (istiqamahlah) kamu pada jalan yang benar, sebagaimanadiperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.´
(Q.
S
.
Hud:11
2)