Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
76Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU

KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU

Ratings: (0)|Views: 6,368 |Likes:
Published by y2k
Semoga bermanfaat
Semoga bermanfaat

More info:

Published by: y2k on May 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/04/2014

pdf

text

original

 
Tugas Mata Kuliah Islam Disiplin Ilmu
“KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU”
`Disusun oleh:
YENNY KASIM9229 0050
JURUSAN TEKNIK KIMIAUNIVERSITAS MUSLIM INDONESIAMAKASSAR2009
 
“KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU”
LATAR BELAKANG
Dari hari ke hari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin canggih, kitaseolah diperbudak oleh perkembangan zaman. Tapi tidaklah selalu demikian, hal initergantung kepada sikap dan mental kita untuk lebih menghadapi dan memahamidampak-dampak dari perkembangan ilmu pengetahuan tersebut dan mestimenempatkannya untuk hal kebaikan dunia dan akhirat.Di sinilah bukti bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala, Pemilik segala ilmu,menunjukkan kekuasaan-Nya bagi orang-orang berakal dan beriman untuk lebih giatmenuntut ilmu agar manusia mengenal siapa dirinya dan siapa Tuhannya, sehingga iamenjadi manusia yang bertakwa dan berakhlak mulia.Menuntut ilmu, dalam ajaran Islam, adalah suatu yang sangat diwajibkan sekali bagisetiap Muslim, apakah itu menuntut ilmu agama atau ilmu pengetahuan lainnya.Terkadang orang tidak menyadari betapa pentingnya kedudukan ilmu dalam kehidupanini. Namun kebanyakan dari manusia, mereka lebih mengutamakan harta bendadibanding ilmu yang sebenarnya harta benda itu sendiri dapat habis dengan sekejap jikaia tak memiki ilmu untuk tetap memeliharanya sebagai titipan Allah Subhanahu waTa’ala, bahkan dapat menjadi malapetaka bagi pemiliknya.Sebaliknya dengan ilmu, ia akan bertambah terus yang tidak pernah habis-habisnyasebagai kunci untuk memperoleh apa yang dicita-citakan dalam hal duniawi ataupunukhrawi yang harus direalisasikan dengan usaha dan mengamalkannya.Menyikapi hal seperti ini, Rasulullah saw. bersabda,
"Nabi Sulaiman disuruh memilih antara harta benda, kerajaan dan ilmu. Maka dia memilih ilmu, akhirnya dia diberi pula kerajaan dan harta benda." 
(H.R. Ad-Dailami). Ini berarti, dengan ilmu segala sesuatudapat tercapai, selama ia istiqamah dan ada dalam jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala.Maka dengan ke-istiqamahan dan ber-amar ma'ruf nahi munkar baik dalam menuntutilmu ataupun mengamalkannya, secara otomatis ia akan mampu menjalankan hidupdengan baik guna tercapainya apa yang dimaksud.
Page
2
of 
19
 
Dalam sebuah hadist Nabi menyatakan,
"Barang siapa yang ingin sukses dalam kehidupan dunianya, hendaklah (dicapai) dengan ilmu, barang siapa yang ingin selamat di akhirat nanti hendaklah dengan ilmu dan barang siapa yang ingin sukses dalam menghadapi kedua-duanya (dunia dan akhirat) maka hendaklah pula dicapai dengan ilmu." 
Oleh karena itu diwajibkan bagi kaum Muslim untuk menuntut ilmu baik ilmuagama yang hukumnya fardhu 'ain, ataupun ilmu-ilmu yang menyangkut kemaslahatanumum dengan hukum fardhu kifayah. Ilmu adalah suatu yang sangat mulia, sebab ilmuadalah pemberian Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi manusia yang menjadi perantarauntuk menjadi insan bertakwa.Disinilah Islam sangat menganjurkan sekali untuk mencari ilmu di mana pun ilmuitu berada, sebagai kunci untuk membuka segala sesuatu. Kita mesti sadar bahwa jikaseseorang, golongan, atau pun bangsa ingin menjadi manusia yang berkualitas makamereka harus mengerti apa hakikat dan kedudukan dari ilmu pengetahuan itu sendiriyang akan memebentuk dan mengarahkan jiwa dan akal pikiran. Ilmu adalah sebagaipenerang yang mampu mengubah jalan keburukan, kebodohan yang melahirkankebijaksanaan dalam berbagai masalah-masalah kehidupan selama ada dalam koridor-koridor agama.Adapun pahala menuntut ilmu Rasululllah saw. bersabda,
"Orang yang menuntut ilmu berarti menuntut rahmat; orang yang menuntut ilmu berarti menjalankan rukun Islam dan pahala yang diberikan kepadanya sama dengan pahala para nabi." 
(H.R. Ad-Dailamidari Anas r.a).Sedangkan dalam hadist lain yang diriwayatkan Imam Muslim r.a.,
"Barangsiapa yang melalui suatu jalan guna mencari ilmu pengetahuan, niscaya Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memudahkan baginya jalan ke surga." 
Maka dalam menuntut ilmu niatkanlahsemata-mata mencari keridaan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang akan dibalas denganpahala kebaikan untuk dunia dan akhirat.Secara sederhana kita harus berpikir, bahwa setiap manusia diberikan jatah umuryang tidak diberi tahu sedikit pun berapa lama kita bertahan hidup di dunia. Ini berartikita harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Alangkah baiknya kita mengetahuiberbagai ilmu, baik ilmu agama ataupun ilmu pengetahuan lainnya. Mereka adalah
Page
3
of 
19

Activity (76)

You've already reviewed this. Edit your review.
GusnyHanyfah liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
ncus_the_devil liked this
zaky_friends liked this
Muhammad Muchtar liked this
Devita Zarie liked this
Nhurul Hidayah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->