Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
65Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
LAPORAN sken2

LAPORAN sken2

Ratings: (0)|Views: 1,375 |Likes:
Published by intan rengganis
it's an report of a skenario in traumatology blok,..
it's an report of a skenario in traumatology blok,..

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: intan rengganis on May 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/26/2013

pdf

text

original

 
LAPORAN KELOMPOK TUTORIALSKENARIO 2BLOK TRAUMATOLOGI
 
Syok dan PneumothoraksSebagai Komplikasi dari Trauma
Disusun oleh:Hastin Mutiara Surga G0007084Ika Maharani G0007086Intan Rengganis G0007088Irine Puspita S G0007090Khumaidi G0007092Farah Hafidzah R G0007196I Putu Karisma G0007198Joice Marlina G0007200Khonita Adian U G0007202Linda Soebroto G0007204Nama Tutor : dr. Ida Bagus Metria, Sp. BDPROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS SEBELAS MARET2010
 
 
BAB IPENDAHULUANA.
 
Latar Belakang Masalah
Dewasa ini, kasus kasus yang berkaitan dengan Trauma banyak sekali terjadi.Hampir tiap hari ditemukan pasien dengan trauma baik itu akibat benda tumpul,tajam maupun akibat kecelakaan lalu lintas. Pada pasien trauma, kegawatdaruratanyang terjadi pada pasien harus segera di tatalaksana untuk mencegah semakinmemburuknya keadaan pasien.ATLS (Advance Trauma Live Support), perlu dimiliki oleh seorang dokter umum, sebagai pengambil tindakan pertama pada pasien dengan kasustraumatologi. Sehingga, dengan basic ATLS yang baik, diharapkan semakin banyak  pasien pasien dengan kasus Trauma diperbaiki kondisinya sebelum dilakukanrujukan lebih lanjut ke bagiannya masing masing.
B. Rumusan Masalah
1. Apakah pada pasien di dalam skenario, terjadi cidera yang menyebabkan fraktur?2. Apa indikasi dari pemeriksaan Radiologi yang dilakukan pada pasien?3. Apa yang menyebabkan terjadinya perbaikan vital sign pada pasien didalamskenario setelah dibawa ke rumah sakit?4. Apa maksud pemberian oksigen 10-12 liter/menit pada pasien didalamskenario??5. Apa yang menyebabkan Respirasi rate pada pasien meningkat?6. Bagaimana prosedur dilakukannya Needle Thoracosintesis dan WSD?7. Apa tujuan dari infus RL hangat?8.Jelaskan mengenai status GCS dan kekuatan motorik pada pasien.
C. Tujuan Penulisan
Penulisan laporan ini bertujuan untuk :1. Memenuhi kompetensi mahasiswa di dalam blok Traumatologi2. Menambah pengetahuan dan pemahaman di bidang Traumatologi3. Mengetahui akibat-akibat yang muncul karena proses trauma pada seseorang.4. Mengetahui perkembangan ilmu pengetahuan terkini di bidang traumatologi
D. Manfaat Penulisan
Mahasiswa diharapkan mampu:1. Membentuk pola pikir mahasiswa menjadi terarah dan sistematis2. Mahasiswa mampu menyusun tulisan ilmiah yang baik dan benar 3. Menambah pengetahuan mahasiswa di bidang traumatologi4. Menambah pengetahuan mahasiswa tentang penatalaksanan yang efektif sebagai dokter umum dalam menghadapis kasus kasus trauma pada suatukecelakaan.
 
BAB IITINJAUAN PUSTAKAA.
 
TENSION PNEUMOTORAKS
 Tension pneumotoraks merupakan keadaan gawat darurat bedah yangmemerlukan diagnosis dan penanganan segera. Tension pneumotoraks berkembang ketikaterjadi
one-way-valve
(fenomena ventil), kebocoran udara yang berasal dari paru-paru ataumelaui dinding dada masuk ke dalam rongga pleura dan tidak dapat keluar lagi (
one-way-valve
). Akibat udara yang masuk ke dalam rongga pleura yang tidak dapat keluar lagi,maka tekanan di intrapleural akan meninggi, paru-paru menjadi kolaps, mediastinumterdorong ke sisi berlawanan dan menghambat pengembalian darah vena ke jantung(
venous return
), serta akan menekan paru kontralateral.Penyebab tersering dari tension pneumotoraks adalah komplikasi penggunaanventilasi mekanik (ventilator) dengan ventilasi tekanan positif pada penderita dengankerusakan pada pleura viseral. Tension pneumotoraks dapat timbul sebagai komplikasi dari pneumotoraks sederhana akibat trauma toraks tembus atau tajam dengan perlukaan parenkim paru tanpa robekan atau setelah salah arah pada pemasangan kateter subklaviaatau vena jugularis interna. Kadangkala defek atau perlukaan pada dinding dada juga dapatmenyebabkan tension pneumotoraks, jika salah cara menutup defek atau luka tersebutdengan pembalut (
occlusive dressings
) yang kemudian akan menimbulkan mekanisme
 flap-valve
. Tension pneumotoraks juga dapat terjadi pada fraktur tulang belakang toraksyang mengalami pergeseran (
displaced thoracic spine fractures
).Diagnosis tension pneumotoraks ditegakkan berdasarkan gejala klinis, dan terapitidak boleh terlambat oleh karena menunggu konfirmasi radiologi. Tension pneumotoraksditandai dengan gejala nyeri dada, sesak, distres pernapasan, takikardi, hipotensi, deviasitrakea, hilangnya suara napas pada satu sisi dan distensi vena leher. Sianosis merupakanmanifestasi lanjut. Karena ada kesamaan gejala antara tension pneumothorax dantamponade jantung maka sering membingungkan pada awalnya tetapi perkusi yanghipersonor dan hilangnya suara napas pada hemitoraks yang terkena pada tension pneumotoraks dapat membedakan keduanya. Tension pneumotoraks membutuhkandekompresi segera dan penanggulangan awal dengan cepat berupa insersi jarum yang berukuran besar pada spatium intercostale 2 linea midclavicula pada hemitoraks yangmengalami kelainan. Tindakan ini akan mengubah tension pneumothorax menjadi pneumotoraks sederhana. Evaluasi ulang selalu diperlukan. Terapi definitif selaludibutuhkan dengan pemasangan selang dada (
chest tube
) pada spatium intercostale 5 diantara garis anterior dan midaxillaris (Komisi Trauma IKABI, 1997)

Activity (65)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rusdi Karepesina liked this
Tjendonoharianto liked this
Pousror Sles liked this
Lutpek Welut liked this
21586 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->