Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
219Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peran Mikroba Dalam Lingkungan

Peran Mikroba Dalam Lingkungan

Ratings: (0)|Views: 8,537 |Likes:
Published by anugrah TP juni 2

More info:

Published by: anugrah TP juni 2 on May 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/02/2013

pdf

text

original

 
PERAN MIKROBA DALAM PENGOLAHANLIMBAH LINGKUNGANMakalah
Disusun untuk memenuhi tugas Matakuliah Mikrobiologiyang dibimbing oleh Bapak Noviar Darkuni dan Bapak Agung Witjoro
Oleh Kelompok 1/ GG:Anugrah Tesia Pramuktia Juni(407342408152)Dora Dayu Rahma Turista(407342408155)UNIVERSITAS NEGERI MALANGFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMJURUSAN BIOLOGIApril 2010
 
PERAN MIKROBA DALAM PENGOLAHANLIMBAH LINGKUNGAN
Mikroba di alam secara umum berperan sebagai produsen, konsumen,maupun redusen. Jasad produsen menghasilkan bahan organik dari bahananorganik dengan energi sinar matahari. Mikroba yang berperan sebagai produsenadalah algae dan bakteri fotosintetik. Jasad konsumen menggunakan bahanorganik yang dihasilkan oleh produsen. Contoh mikroba konsumen adalah protozoa. Jasad redusen menguraikan bahan organik dan sisa-sisa jasad hidupyang mati menjadi unsur-unsur kimia (mineralisasi bahan organik), sehingga dialam terjadi siklus unsur-unsur kimia. Contoh bakteri redusen adalah bakteri dan jamur.Mikroba terdapat dimana-mana di sekitar kita, ada yang menghuni tanahair dan atmosfer planet kita. Adanya mikroba di planet lain diluar bumi telahdiselidiki pula, namun sejauh ini di ruang angkasa belum menampakkan adanyamikroba. studi tentang mikroba yang ada di lingkungan alamiahnya disebutekologi mikroba. Ekologi merupakan bagian biologi yang berkenaan dengan studimengenai hubungan organisme atau kelompok organisme dengan lingkungannya.
A.Penguraian/ Biodegradasi Bahan Pencemar (Polutan)
Pencemaran lingkungan akhir-akhir ini menjadi permasalahan global yangmenuntut pengelolaan yang efektif dan efisien dalam waktu yang relatif cepat.Pencemaran lingkungan dapat terjadi karena adanya polutan industri, domestik, pertanian, peternakan, rumah sakit dan lain sebagainya. Pengelolaan pencemaranlingkungan bertujuan agar suatu kegiatan sedapat mungkin menghasilkan polutansesedikit mungkin atau menjadikan polutan tersebut tidak berbahaya lagi sehinggatidak menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan. Pengelolaan tersebutdapat dilakukan secara fisik, kimia dan biologi. Pengelolaan lingkungan secara biologi dapat dilakukan dengan bantuan mikroba.
I.Bakteriologi Lingkungan
Akhir-akhir ini mikroba banyak dimanfaatkan di bidang lingkungan,terutama untuk mengatasi masalah pencemaran lingkungan (bioremidiasi), baik dilingkungan tanah maupun perairan. Bahan pencemar dapat bermacam-macam
 
mulai dari bahan yang berasal dari sumber-sumber alami sampai bahan sintetik,dengan sifat yaang mudah dirombak (
biodegradable
) sampai sangat sulit bahkantidak bisa dirombak (
rekalsitran/nonbiodegradable
) maupun bersifat meracun bagi jasad hidup dengan bahan aktif tidak rusak dalam waktu lama (persisten).
1.
Penggunaan Mikroba dalam pembersihan air
Dalam air baik yang kita anggap jernih, sampai terhadap air yangkeadaannya sudah kotor atau tercemar, di dalamnya akan terkandung sejumlahke-hidupan, yaitu misalnya yang berasal dari sumur biasa, sumur pompa, sumber mata-air dan sebagai-nya, di dalamnya terdiri dari bakteri, yaitu :
Kelompok bakteri besi (misalnya
Crenothrix
dan
Sphaerotilus
) yang mampumengoksidasi senyawa ferro menjadi ferri. Akibat kehadirannya, air sering berubah warna kalau disimpan lama yaitu warna kehitam-hitaman, kecoklat-coklatan, dan sebagainya.
Kelompok bakteri belerang (antara lain
Chromatium
dan
Thiobacillus
) yangmampu mereduksi senyawa sulfat menjadi H
2
S. Akibatnya kalau air disimpanlama akan tercium bau busuk seperti bau telur busuk.
Kelompok mikroalge (misalnya yang termasuk mikroalga hijau, biru dankersik), sehingga kalau air disimpan lama di dalamnya akan nampak jasad- jasad yang berwarna hijau, biru atau pun kekuning-kuningan, tergantungkepada dominasi jasad-jasad tersebut serta lingkungan yangmempengaruhinya.Kehadiran kelompok bakteri dan mikroalga tersebut di dalam air, dapatmenyebabkan terjadinya penurunan turbiditas dan hambatan aliran, karenakelompok bakteri besi dan belerang dapat membentuk serat atau lendir. Akibatlainnya adalah terjadinya proses korosi (pengkaratan) terhadap benda-bendalogam yang berada di dalamnya, menjadi bau, berubah warna, dan sebagainya.Mikroba yang terdapat dalam air limbah kebanyakan berasal dari tanahdan saluran pencernaan. Bakteri colon (coliforms) terutama
 Escherichia coli
sering digunakan sebagai indeks pencemaran air. Bakteri tersebut berasal darisaluran pencernaan manusia dan hewan yang dapat hidup lama dalam air,sehingga air yang banyak mengandung bakteri tersebut dianggap tercemar. Untuk mengurangi mikroba pencemar dapat digunakan saringan pasir atau
trickling filter 

Activity (219)

You've already reviewed this. Edit your review.
Dhe Aiko Kenichi liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Muhammad Iqbal liked this
Muhammad Iqbal liked this
Fairuz Rahmawati liked this
Rana Maharana liked this
Catur Wahyu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->