(b)Sungai subsekuen mempunyai arah aliran berlawanan dengansungai konsekuen.
(c)
S
ungai resekuen, mempunyai arah aliran sejajar dengan sungaikonsekuen.(d)Sungai insekuen, yaitu sungai yang arah alirannya tidak teraturdan tidak terikat oleh lereng daratan.3Berdasarkan Struktur Geologi
(a)
Sungai anteseden, pola alirannya tetapmeskipun terjadipengangkatan secara perlahan-lahan.(b)Sungai superposed, sungai yang mengalir pada suatu dataranalluvial hingga struktur batuan di dataran tersingkap tanpa banyakmengubah pola aliran sungai.
4
Berdasarkan Volume/Debit Airnya
(a)
Sungai Periodik, alirannya tidak tetap sepanjang tahun, debitairnya melimpah pada waktu musim hujan dan berkurang padawaktu musim kemarau atau bahkan kering. Contoh: sungai-sungaidi pulau Jawa dan Nusa Tenggara.(b)Sungai Intermitten, sungai yang hanya berair pada waktu hujansaja, biasanya dijumpai di daerah gurun. Contoh sungai wadi.
(c)
Sungai Permanen, apabila alirannya tetap sepanjang tahun.Contoh: sungai-sungai di Sumatra, Kalimantan, dan Papua.