Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kasus Susno Duadji

Kasus Susno Duadji

Ratings: (0)|Views: 758 |Likes:
Published by Adib Susila Siraj
Berbagi Kliping dari TEMPO tentang kasus yang berkaitan dengan Makelar Kasus, Mafia Hukum, dan Jenderal (Pol) Susno Duadji. Semoga bermanfaat.
Berbagi Kliping dari TEMPO tentang kasus yang berkaitan dengan Makelar Kasus, Mafia Hukum, dan Jenderal (Pol) Susno Duadji. Semoga bermanfaat.

More info:

Published by: Adib Susila Siraj on May 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2013

pdf

text

original

 
Kasus Susno DuadjiBintangnya Jenderal (Pol) Bintang Tiga
TEMPO Interaktif, Kamis, 01 April 2010
Orang Tak Bijak Menilap Pajak 
LUKISAN abstrak menghiasi dinding ruang kerja Direktur Ekonomi Khusus BadanReserse Kriminal Markas Besar Polri Brigadir Jenderal Raja Erizman. Ruangberpenyejuk udara di lantai dua Markas Besar Kepolisian RI di Jalan Trunojoyo, Jakarta, ini pengap oleh asap rokok. Botol berisi cognac, wiski, vodka, dananggur berjejer di atas meja kecil yang menempel di dinding di ujung belakangruang itu. ”Hanya pajangan. Tidak saya minum,” kata Raja kepada Tempo, Kamispekan lalu.Berseberang an dengan meja kerja Raja terpampang kaligrafi emas berisi huruf Arab yang menyebut keagungan Tuhan. Raja adalah seorang dari lima polisiyang dituding bekas Kepala Badan Reserse Komisaris Jenderal Susno Duadjisebagai makelar kasus. Empat yang lain: bekas Direktur Ekonomi Khusus yangkini Kepala Kepolisian Daerah Lampung, Brigadir Jenderal Edmon Ilyas; KepalaUnit Pencucian Uang Komisaris Besar Eko Budi Sampurno; penyidik MohammadArafat Enanie; dan Ajun Komisaris Besar Mardiyani. Susno menyatakan bekasanak buah dia itu bersekongkol mencairkan uang ”haram” Rp 28 miliar milikGayus Halomoan Tambunan, pegawai pajak bagian penelaah pada seksi bandingdan gugatan Kantor Pelayanan Pajak Wilayah Jakarta II. Tuduhan Susno ini dikuatkan dengan keputusan Pengadilan Negeri Tangerangpada Jumat tiga pekan lalu, yang menyatakan Gayus bebas dari segala tuduhan.Kepada Satuan Tugas Pemberantasan Mafi a Hukum—badan yang dibentukPresiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk membongkar kongkalikong duniaperadilan—Gayus mengaku mengguyur polisi, jaksa, dan hakim masing-masingRp 5 miliar agar tak divonis bersalah. Ada pula Rp 5 miliar lagi untuk HaposanHutagalung, pengacara Gayus.Kepada Satuan Tugas pula, setelah diinterogasi berjam-jam, Gayus mengakuduit itu diperolehnya dari ”sana-sini”. Maksudnya: dari wajib pajak yangmemberinya upe ti. ”Pegawai pajak golongan tiga punya duit sebesar itu darimana lagi kalau tidak sabet kanan-kiri,” kata sumber Tempo. Sumber Tempomenyebutkan, uang US$ 2,81 juta itu semula disimpan Gayus dalam lemari kayudi rumahnya. Uang dipindah ke bank setelah Gayus tergoda dengan bungadeposito yang sedang bagus.Haposan membantah kliennya telah bagibagi duit. Sebagai pengacara iamengaku mati-matian bekerja agar Gayus bebas. Tapi, ”Tidak sepeser pundibagi-bagi,” katanya. ”Kalau ada, mendingan buat saya sendiri.” Institusi polisi, jaksa, dan hakim menampik tudingan itu. ”Tidak benar itu,” kata juru bicaraMarkas Besar Kepolisian, Edward Aritonang.Susno mengatakan broker perkara kuat bercokol di Mabes Polri. Di sana merekabebas keluar- masuk. Bahkan para makelar punya ruang khusus di sampingruang Kepala Kepolisian Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Kepada Tempoyang menemuinya Selasa pekan lalu, Susno menyebut salah satu makelar itu1
 
adalah Andi Kosasih, peng usaha dari bilangan Penjaringan, Jakarta Utara, danpunya bisnis di Batam.Andi menyatakan uang yang diblokir di Bank Panin dan BCA atas nama Ga yusadalah miliknya. Ketika diperiksa polisi sebagai saksi pada September tahun lalu,Andi menyatakan secara bertahap menyetor uang ke rekening Gayus sehinggatotal berjumlah US$ 2,81 juta. Uang ini untuk mo dal kerja sama pengadaantanah dua hektare di Jakarta Utara. Polisi mengecek informasi itu, tapi tanahyang dimaksud tak ditemukan. Bambang Hendarso menampik semua tudinganSusno.”Semua yang dia katakan adalah pendapat pribadi yang perlu dibuktikankebenarannya,” kata Bambang. Gayus hingga Jumat pekan lalu raib. Sepanjang2010 ia diketahui dua kali ke Singapura. Yang pertama pada Februari lalubersama istri. Yang kedua pada Rabu pekan lalu. Paspor dan fi skal Gayustercatat di Bandara Soekarno- Hatta,” kata seorang sumber Tempo. Sejak Rabuitulah Gayus tak lagi terlacak.Sebelumnya, Satuan Tugas Pemberantasan Mafi a Hukum sudah tiga kalimemeriksanya. Pertama, pada Jumat dua pekan lalu; kedua, Senin pekan lalu;dan ketiga Rabu pekan lalu—beberapa jam sebelum ia kabur. Setelah itu,telepon selulernya mati. Pengacara Haposan Hutagalung, yang biasamendampingi Gayus, menyatakan juga tidak tahu di mana kliennya berada.Andi Kosasih, tak lama setelah dituding Susno, ikut menghilang. Di rumahnya,yang ada hanya perempuan pembantu rumah tangga. Belakangan, Jumat petangpekan lalu, Andi menyerahkan diri ke polisi. ”Atas kesadaran sendiri akibat malusama istri, anak, dan cucunya,” kata Edward Aritonang. Polisi pun menyelidikikembali kasus korupsi ini.SKANDAL Gayus bermula dari tiga laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pada Maret, Juni, dan Agustus tahun lalu ke polisi.Berdasarkan data rekening BCA dan Bank Panin milik Gayus, PPATK curigaadanya tindak pidana pencucian uang. Sejak laporan pertama diterima dariPPATK pada Maret 2009, polisi segera turut tangan. Polisi, misalnya, menerbitkansurat blokir atas re kening Gayus. Setelah memanggil dan memeriksa 19 saksiplus seorang saksi ahli dari PPATK, polisi menetapkan Gayus sebagai tersangka.Hasil penyelidikan polisi menyatakan Gayus punya 23 rekening tabungan dandeposito di BCA, Bank Panin, dan Bank Mandiri. Polisi membuktikan adanyapraktek pencucian uang pada pengalihan dana PT Megah Jaya Citra GarmindoSukabumi sebesar Rp 370 juta ke rekening Gayus. Duit juga masuk dari RobertoSantonius Rp 25 juta. Roberto adalah konsultan pajak yang tinggal di DaanMogot Estate, Jakarta Barat. Sayang, ia tidak bisa dihubungi. ”Bapak di luarkota,” kata Kenn Reinaldo, anak Roberto, ketika ditemui di rumahnya.Polisi mengajukan kasus ini ke kejaksaan dengan tiga pasal: pencucian uang,korupsi, dan penggelapan. Belakangan, oleh jaksa pasal korupsi disetip (lihat”Bebas dengan Sejumlah Kejanggalan”). Susno memin ta polisi mengusut asal-usul uang Gayus. Soalnya, ada yang janggal dari perintah pencairan duit panasitu. Pembekuan rekening dicabut pada 26 November 2010, dua hari setelahSusno dicopot sebagai Kepala Badan Reserse. ”Saat itu saya sedang di kampungsaya di Pagar Alam, Sumatera Selatan,” kata Susno.2
 
Pengganti nya, Ito Sumardi, baru menjabat pada 30 November. Dengan katalain, ada yang bermain di injury time. ”Ada apa ini?” kata Susno. Tapi RajaErizman justru membalik pertanyaan itu. ”Lo, yang mengendalikan kasus dariawal Pak Susno sendiri,” katanya. ”Dia maling teriak maling.” Rajamemperlihatkan nota dinas Edmon Ilyas—Direktur II Badan Reserse Kriminalsebelumnya—pada Oktober tahun lalu, yang mengatakan proses penyidikanGayus sudah lengkap dan telah dilimpahkan ke kejaksaan. Karena itu beberaparekening Gayus yang telah diblokir harus dibuka agar polisi tidak digugat.Pembukaan blokir itu seharusnya terjadi pada era Edmon tapi tertunda. Catatandinas itu menyatakan rencana pembukaan rekening tersebut sudah to adalahkonsultan pajak yang tinggal di Daan Mogot Estate, Jakarta Barat. Sayang, iatidak bisa dihubungi.”Bapak di luar kota,” kata Kenn Reinaldo, anak Roberto, ketika ditemui dirumahnya. Polisi mengajukan kasus ini ke kejaksaan dengan tiga pasal:pencucian uang, korupsi, dan penggelapan. Belakangan, oleh jaksa pasal korupsidisetip (lihat ”Bebas dengan Sejumlah Kejang-Susno memin ta polisi mengusutasal-usul uang Gayus. Soalnya, ada yang janggal dari perintah pencairan duitpanas itu. Pembekuan rekening dicabut pada 26 November 2010, pertanyaanitu. ”Lo, yang mengendalikan kasus dari awal Pak Susno sendiri,” katanya. ”Diamaling teriak maling.”Raja memperlihatkan nota dinas Edmon Ilyas—Direktur II Badan Reserse Kriminalsebelumnya— pada Oktober tahun lalu, yang mengatakan proses penyidikanGayus sudah lengkap dan telah dilimpahkan ke kejaksaan. Karena itu beberaparekening Gayus yang telah diblokir harus dibuka agar polisi tidak digugat.Pembukaanblokir itu seharusnya terjadi pada era Edmon tapi tertunda. Catatandinas itu menyatakan rencana pembukaan rekening tersebut sudahdiberitahukan ke Susno secara lisan. ”Ia memutarbalikkan fakta,” kata Edmon.PT MEGAH Jaya Citra Garmindo terletak di atas tanah 12 hektare di kompleksDaihan Industrial Estate di Sundawenang, Parung Kuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Perusahaan itu milik Sun Yon Tae, warga Korea Selatan. Perusahaanini bangkrut dan Sun tak tentu rimbanya. Sejak setahun lalu perusahaan ituberganti nama menjadi PT YM Star milik Coy, pengusaha Korea lain. "Ya, di sinidulu berdiri PT Megah Jaya Citra Garmindo,” kata Haris, anggota satpam pabrik.Haris sudah bekerja di situ sejak masih bernama PT Megah.Dalam aliran dana haram Gayus Tambunan, PT Megah tercatat mentransferuang Rp 370 juta ke rekening Gayus di BCA. Tapi, dalam berita acarapemeriksaan Gayus mengatakan transfer itu berasal dari Alif Kuncoro,pengusaha bengkel mobil di Jalan Casablanca, Jakarta. Ditemui Tempo pada Jumat malam pekan lalu, Alif mengatakan ia pengusaha periklanan dan jasakepanitiaan. ”Orang bilang saya pengusaha palugada—apa lu mau gua ada,”kata Alif tersenyum.Alif mengatakan, pada Agustus 2007 Sun Yon Tae punya utang kepadanyahampir setengah miliar rupiah dengan jaminan mobil BMW seharga Rp 600 juta. Jika dalam tiga bulan Sun tidak melunasi utangnya, mobil akan jadi milik Alif. Tapi baru selang sebulan Sun ingin membayar pinjamannya. Sebagian uangyang diutangkan kepada Sun diakui Alif dipinjam dari Gayus—besarnya US$ 15ribu. Daripada repot, Alif menyuruh Sun membayar langsung ke Gayus.3

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Adam ElNugraha liked this
Pitpit Selvitri liked this
Achmad Affan liked this
Lia Vitala liked this
dhy09 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->