Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Monitoring Lingkungan Akuakultur

Monitoring Lingkungan Akuakultur

Ratings: (0)|Views: 499 |Likes:
Published by Kadir Sabilu

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Kadir Sabilu on May 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/29/2013

pdf

text

original

 
1
I.PENDAHULUAN
Membicarakan kualitas air permukaan adalah membicarakan karateristik kualitas air yang berasal dari sumber perairan alamiah. Di antara karateristik fisik  perairan alamiah, yang dianggap paling penting adalah larutan sedimen, suhu air, dantingkat oksigen terlarut dalam suatu sistem aliran air. Larutan sedimen yang berasaldari areal pertanian dan yang berasal dari yang secara pasti tidak diketahui asalnya(non-point sources) yang sebagian besar terdiri dari lumpur dan beberapa bentuk koloid dari berbagai material mempengaruhi kualitas air dalam kaitannya dengan pemanfaatan sumberdaya air untuk kehidupan manusia dan bagi kehidupanorganisme akuatik lainnya secara langsung dan tidak langsung. Sedangkan pencemaran perairan yang berasal dari tempat-tempat yang pasti diketahui asalnyadikenal sebagai pencemaran perairan yang bersifat point resources.Cara penanggulangan pencemaran yang bersifat point sources adalah dengan perbaikan treatmen limbah air yang dialirkan kesungai atau badan air. Sedangkan, bentuk penanggulangan pencemaran yang bersifat non-point sources dilakukandengan cara memperbaiki praktek-praktek pengelolaan lahan (termasuk cara dan besarnya pemakaian sumber pencemar) di daerah yang diperkirakan sebagai asal pencemaran. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa cara penanggulangan pencemaran point sources lebih singkat dari pada pencemaran yang bersifat non- point sources. Sementara itu, oksigen terlarut dalam perairan dapat dimanfaatkanuntuk indikator atau sebagai indeks sanitasi kualitas air.Pengukuran sampel air dan beban sedimen merupakan pekerjaan yang tidak mudah karena polutan bersifat dinamis dan bermigrasi seiring dengan perubahansituasi dan kondisi setempat. Data yang dihasilkan dari pengukuran yang dilakukanharus memenuhi persyaratan mutu tertentu agar data yang dihasilkan dapatdipergunakan untuk pengujian hipotesis. Oleh karena itu, diperlukan
qualityassurance
(QA), yaitu suatu prosedur untuk menjamin agar data yang dihasilkanmemenuhi persyaratan yang ditetapkan.Environmental Protection Agency (EPA), Amerika Serikat dalam konteks pemantauan pencemaran mendefenisikan
quality assurance
sebagai suatu programyang menyeluruh untuk menjamin agar data yang dihasilkan pada kegiatan pemantauan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi, Termasuk 
quality control 
dan
 
2
quality assesment.
EPA mendefenisikan
quality control 
sebagai penerapan secararutin prosedur-prosedur untuk mengendalikan proses pengukuran. Petunjuk utamamengenai mutu data adalah tingkat bias dan presisi dari data tersebut, hanya pada bias rendah dan presisi tinggi diperoleh data pengukuran yang akurat. Bias adalahukuran dari kesalahan sistematik (sistematic error), yang disebabkan kesalahan padametode. Sedangkan presisi adalah ukuran kedekatan hasil-hasil analisis suatu contohyang dilakukan berulang-ulang.Sedimen didefenisikan sebagai hasil proses erosi, baik erosi permukaan, erosi parit atau erosi tanah lainya, yang berdasarkan mekanisme pengangkutannya dibagimenjadi dua kategori yaitu muatan sedimen melayang (
 suspended load)
dan Muatansedimen dasar (
bed load 
).
Suspended load 
merupakan material dasar sungai (bedmaterial) yang melayang di dalam aliran sungai, terdiri dari butiran-butiran pasir halus. Sedangkan
bed loa
merupakan partikel-partikel kasar yang bergerak sepanjang dasar sungai.Hasil sedimen biasanya diperoleh dari pengukuran sedimen terlarut dalamsungai (
 suspended sediment 
) atau pengukuran langsung dalam waduk. Besarnyatranspor sedimen dalam aliran sungai merupakan fungsi dari suplai sedimen danenergi aliran sungai. Besarnya sedimen yang masuk ke dalam sungai dan besarnyadebit ditentukan oleh faktor iklim, topografi, geologi, vegetasi dan cara bercocok tanam di daerah tangkapan air yang merupakan asal datangnya sedimen.Di sungai, kolom air dari atas kebawah biasanya tidak sama, oleh karena itusampel air sungai harus diambil pada beberapa kedalaman (minimal permukaan dandasar). Kualitas data yang yang dihasilkan sangat tergantung pada keutuhan contohuji yang sampai dianalisis. Selama pengambilan, pengepakan, dan pengangkutancontoh air dan sedimen ke laboratorium dapat terjadi
lost 
dan
contamination,
sehingga contoh air yang sampai ke laboratorium tidak utuh lagi. Terjadinya
lost 
mengakibatkan hasil analisis lebih rendah dibanding kadar yang sebenarnya dalamcontoh dan
contamination
mengakibatkan hasil analisis lebih tinggi dibanding kadar yang sebenarnya.Kesulitan yang dihadapi dalam pengukuran sampel air dan pengukuran bebansedimen disamping karena polutan yang bersifat dinamis akibat pengaruh karateristik fisik air, tanah/sedimen, padatan atau cairan, cuaca, jumlah polutan, kecepatanlepasnya polutan ke lingkungan, efluen, sifat kimia, sifat biologi dan sifat biologi
 
3
 polutan, dan intervensi manusia, juga kosentrasi parameter yang umumnya rendah(ppm, ppb atau ppt) merupakan problem analitik yang sering muncul ketikamenganalisis sampel di laboratorium (Barcelona, 1988).Tingkat ketelitian, akurasi dan kerefresentasian bahan contoh yang diambilakan menentukan ketepatan dalam mengambil kesimpulan. Rendahnya tingkatketelitian dan ketepatan data terutama disebabkan oleh kesalahan mengambil contohair, pengawetan serta analisisnya di laboratorium. Sedangkan tingkatkerefresentasian data ditentukan oleh kesalahan penentuan lokasi sampling.Dengan demikian untuk mengatasi permasalahan kompleks dalam pengukuran sampel air dan beban sedimen, tidak hanya dibutuhkan peralatan pengambilan sampel yang memenuhi syarat dan personel yang kompoten, tetapi jugateknik dan prosedur pengambilan sampel menjadi bagian integral dari pengukuransampel air dan beban sedimen polutan nonpoint.

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Abde Firmansyah liked this
kiki_alue liked this
Teg Hitsugaya liked this
sarifin123 liked this
Yuliantish liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->