Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
34Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Persepsi Hubungan China-Amerika Serikat Dari Kacamata Pengamat Amerika, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Seorang Pengamat Amerika Di China Dan Tren Hubungan China-Amerika Serikat Di Masa Depan

Persepsi Hubungan China-Amerika Serikat Dari Kacamata Pengamat Amerika, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Seorang Pengamat Amerika Di China Dan Tren Hubungan China-Amerika Serikat Di Masa Depan

Ratings: (0)|Views: 1,051|Likes:
Published by Erika Angelika

More info:

Published by: Erika Angelika on May 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/11/2013

pdf

text

original

 
Erika . 0706291243 . Jurusan Ilmu Hubungan Internasional . Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik . UniversitasIndonesia
Page | 1
Tugas Review Mata Kuliah Hubungan Luar Negeri dan Keamanan China
Nama : ErikaNPM : 0706291243Sumber Bacaan : David Shambaugh,
China Perceives America 1972-1990
. (Princeton: Princeton University Press, 1991), h.277-303.
Persepsi Hubungan China-Amerika Serikat dari Kacamata Pengamat Amerika
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persepsi Seorang Pengamat Amerika di China dan TrenHubungan China-Amerika Serikat di Masa Depan
Sebagai negara hegemon yang sangat berpengaruh di dunia internasional, pemahaman akanAmerika Serikat (AS) menjadi sangat penting, khususnya bagi China yang kini sedang tumbuh menjadikekuatan yang disebut-sebut berpeluang menggantikan posisi AS di dunia internasional. Pemahaman akanAS tersebut tidak cukup bila hanya diperoleh dengan memperhatikan tingkah laku dan kebijakan-kebijakanyang diambil AS, karenanya untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai AS, pemerintahChina pun memanfaatkan kehadiran para pengamat Amerika (
 America Watchers
) di negaranya. Adapun parapengamat Amerika ini sebenarnya adalah warga negara China sendiri yang memiliki ketertarikan untuk memahami AS secara lebih mendalam. Penjelasan mengenai para pengamat Amerika di China ini kemudian
disampaikan oleh David Shambaugh dalam tulisannya yang berjudul ―
 Beautiful Imperialist, China Perceives America 1972-1990
‖.
Shambaugh mengatakan, para pengamat Amerika bertugas untuk menganalisa AS danmenginterpretasikannya pada masyarakat dan elit politik China. Selain itu, para pengamat Amerika jugaterlibat dalam pembuatan dan pengimplementasikan kebijakan-kebijakan China yang berhubungan denganAmerika. Keberadaan komunitas pengamat Amerika ini sebenarnya sudah dimulai sejak 1979, ketika terjadinormalisasi hubungan AS dan China. Sejak itulah, komunitas ini terus berkembang hingga sekarang dalamberbagai institusi seperti
The New China News Agency
,
Chinese Association of American Studies
,
Centers of  American Studies
, dan berbagai institusi lain. Dalam perkembangannya, para pengamat Amerika inikemudian dapat dibagi menjadi dua variasi utama, yaitu pengamat Amerika beraliran Marxist dan yangberaliran non-Marxist.Dalam aliran Marxist sendiri, pengamat Amerika kemudian dapat dibedakan menjadi dua macam,yaitu pengamat Amerika golongan Stalinis dan pengamat Amerika golongan Leninis. Bagi penganutgolongan Stalinis, struktur kelas dalam AS memegang peran yang krusial. Bagi mereka, segala aktivitaspolitik dan ekonomi merupakan fungsi dari disposisi kekuatan suatu kelas ekonomi tertentu. Aktivitas politik 
 
Erika . 0706291243 . Jurusan Ilmu Hubungan Internasional . Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik . UniversitasIndonesia
Page | 2
dan ekonomi, karenanya, didominasi oleh monopoli suatu kelompok borjuis dalam bentuk oligarki finansial.Kelompok inilah
 — 
yang menurut pengamat Amerika beraliran Stalinis
 — 
yang lantas mendominasi aktifitasekonomi, sosial, dan politik negara serta mendikte bentuk politik luar negeri suatu negara. Golongan Stalinisini dapat ditemukan dalam Universitas Wuhan, Universitas Nankai di Tianjin, dan Universitas Fudan diShanghai. Berbeda dengan pendapat aliran Stalinis, pengamat Amerika aliran Leninis berpendapat bahwakehidupan politik AS tidaklah dikuasai oleh suatu kelompok borjuis ekonomi tertentu. Menurut aliran ini,kehadiran kelompok borjuis memang memegang peranan penting dalam AS, akan tetapi pemerintah tetaplahmemegang otonomi besar dalam proses pembuatan kebijakan. Sehingga kehadiran kelas pekerja yang
senantiasa ―
absolutely impoverished 
‖ tidaklah absolut karena negara masih memegang otonomi untuk 
mengatur rakyatnya. Politik bukanlah turunan dari ekonomi, melainkan keduanya bersifat
coalescence
.Golongan Leninis dapat ditemukan dalam
 Institute of World Economics and Politics
pada
Chinese Academyof Social Sciences
(CASS).Variasi kedua yang muncul dalam kalangan para pengamat Amerika adalah aliran non-Marxist, dimana aliran ini sendiri dapat dibagi menjadi golongan Statis (
Statist 
) dan golongan Pluralis. Bagi golonganStatis, dalam menganalisa politik dan proses pembuatan kebijakan di AS, hal yang krusial adalah pemerintahfederal, terutama lembaga eksekutifnya sehingga aliran ini akan memfokuskan perhatian mereka pada fungsiinstitusi dan perpecahan yang terjadi dalam lembaga eksekutif AS. Aliran ini dapat ditemukan dalamkelompok birokrat China (terutama Departemen Luar Negeri), jurnalis
 New China News Agency
, dan dalamberbagai institusi penelitian seperti
 Institute of Contemporary International Relations
dan
Shanghai Instituteof International Studies
. Aliran kedua dalam variasi non-Marxist adalah aliran Pluralis. Aliran ini memilikilingkup analisa yang tidak berbatas. Bagi kelompok Pluralis, pembuatan kebijakan adalah hasil dari inputyang diperoleh dari semua aktor, baik itu aktor ekonomi, sosial, dan politik. Politik, karenanya, merupakansebuah lingkungan yang plural di mana proses demokrasi menyebabkan semua elemen masyarakat dapatberperan dalam proses pembuatan kebijakan. Para pengamat Amerika beraliran Pluralis dapat ditemukandalam
 Institute of American Studies
dan
 Institute of International Studies
pada CASS, serta pada beberapakomunitas jurnalistik.Akan tetapi ternyata, selain dapat dibagi menjadi aliran Marxist dan non-Marxist, Shambaughmengatakan ada suatu kelompok pengamat Amerika yang melihat politik luar negeri AS sebagai bentuk usaha memperoleh hegemoni global. Kelompok ini melihat politik luar negeri AS sebagai bentuk 
 
Erika . 0706291243 . Jurusan Ilmu Hubungan Internasional . Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik . UniversitasIndonesia
Page | 3
kompleksitas superpower, di mana AS melakukan manipulasi pada China demi kepentingan strategisnyamelalui bentuk intervensi pada martabat nasional dan kedaulatan China. Karenanya, politik luar negeri ASpada China, menurut kelompok ini, pada dasarnya bertujuan untuk merubah China agar sesuai dan sejalandengan kepentingan AS untuk menguasai dunia.Setelah menjelaskan mengenai aliran-aliran dalam diri para pengamat Amerika di China,Shambaugh kemudian menjelaskan mengenai faktor-faktor yang ikut menentukan berbagai persepsipengamat Amerika terhadap AS tersebut. Pada dasarnya, ada enam faktor yang menentukan persepsi seorangpengamat Amerika. Faktor pertama adalah kontak (
exposure
) yang timbul dengan AS. Shambaughmengatakan, adanya kontak yang dekat dengan AS berkorelasi positif dengan timbulnya interpretasi yangbersifat non-Marxist, khususnya pada generasi muda para pengamat Amerika. Semakin tua seorangpengamat Amerika, ia biasa semakin terikat dengan kepercayaan umum warga China, yaitu Marxist. Halyang sebaliknya terjadi pada generasi muda para pengamat Amerika, yang seringkali menganut alirannon-Marxist setelah melakukan kunjungan ke AS.Faktor kedua yang juga berpengaruh dalam menentukan interpretasi seorang pengamat Amerikaadalah peran profesional yang diambilnya. Yang dimaksud dengan peran profesional di sini adalah ketikaperan seseorang dikondisikan sesuai dengan lingkungan organisasi tempat ia bekerja. Shambaugh
menggambarkan kondisi ini dengan ungkapan ―
where one stands is where one sits
‖. Berdasarkan
faktor ini,Shambaugh kemudian mengidentifikasi adanya tiga kategori institusi berbeda yang ikut membentuk interpretasi para pengamat Amerika di China. Kategori pertama adalah para pengamat Amerika yang bekerjapada sektor birokrasi dan pusat pemerintahan, khususnya Departemen Luar Negeri. Pada kategori ini, parapengamat Amerika dituntut untuk memberikan informasi akurat yang bersifat bebas-nilai pada parapengambil kebijakan, sehingga interpretasi yang akan terbentuk umumnya bersifat deskriptif, objektif,
straightforward 
, dan non-Marxist.Kategori kedua dari peran profesional para pengamat Amerika adalah kalangan profesional yang
terlibat dalam pembentukan intelektual (―
establishment intellectual
‖)
di China. Termasuk dalam kategori iniadalah para profesor ilmu sosial, yang menjadikan ruang kelas mereka sebagai forum indoktrinisasi ajaranKonfusius, dan pemikiran Marxis-Leninis-Mao Zedong. Tugas dari pengamat Amerika pada kategori iniadalah untuk menambahkan sisi ideologis pada fakta mentah mengenai AS sehingga kategori ini eratkaitannya dengan interpretasi aliran Marxist, baik dalam bentuk Stalinis maupun Leninis. Kategori ketiga

Activity (34)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Retno Setya Bella Setya added this note
thanks, it's really helpfully to finishing my task....
Giovani Belza liked this
M Asyraf M Said liked this
Marni Elfrida liked this
Ve YosArian' liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->