Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
38Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kepmenkes20715 MENKES SK v 2003 Ttgpersyaratan Hygiene Sanitasi Jasaboga

Kepmenkes20715 MENKES SK v 2003 Ttgpersyaratan Hygiene Sanitasi Jasaboga

Ratings: (0)|Views: 3,323 |Likes:
Published by emailxaidil

More info:

Published by: emailxaidil on May 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/04/2013

pdf

text

original

 
KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIANOMOR 715/MENKES/SK/V/2003TENTANGPERSYARATAN HYGIENE SANITASI JASABOGAMENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : a. bahwa masyarakat perlu dilindungi dari makanan dan minumanyang dikelola usaha jasaboga yang tidak memenuhi persyaratanhygiene sanitasi, agar tidak membahayakan kesehatan;b.c.bahwa persyaratan kesehatan jasaboga yang ditetapkan dalamPeraturan Menteri Kesehatan Nomor 712/Menkes/Per/X/1986perlu disempurnakan sesuai dengan tuntutan kebutuhanmasyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologiserta untuk mendukung pelaksanaan otonomi daerah;bahwa sehubungan dengan huruf a dan b tersebut diatas perluditetapkan persyaratan hygiene sanitasi jasaboga denganKeputusan Menteri Kesehatan;Mengingat : 1. Undang-undang Gangguan ( Hinder Ordonnantie) 1926 StblNomor 226, yang telah ditambah dan diubah terakhir denganStbl 1940 Nomor 14 dan Nomor 450 ;2. Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah PenyakitMenular (Lembaran Negara Tahun 1984 Nomor 20, TambahanLembaran Negara Nomor 3273);3. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan(Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 100, TambahanLembaran Negara Nomor 3495);4. Undang-undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan(Lembaran Negara Tahun 1996 Nomor 99, TambahanLembaran Negara Nomor 3656);5. Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang PemerintahanDaerah (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 60, TambahanLembaran Negara Nomor 3839);6. Undang-undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang PerimbanganKeuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (LembaranNegara Tahun 1999 Nomor 72, Tambahan Lembaran NegaraNomor 3848);7. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentangKewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi SebagaiDaerah Otonom (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 54,Tambahan Lembaran Negara Nomor 3953);8. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor1277/Menkes/SK/XI/2001 tentang Organisasi dan Tata KerjaDepartemen Kesehatan Republik Indonesia;
 
MEMUTUSKAN :
Menetapkan :
KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN TENTANGPERSYARATAN HYGIENE SANITASI JASABOGA.
 
BAB IKETENTUAN UMUM
Pasal 1Dalam Keputusan ini yang dimaksud dengan :(1) Jasaboga adalah perusahaan atau perorangan yang melakukan kegiatanpengelolaan makanan yang disajikan di luar tempat usaha atas dasar pesanan.(2) Pengolahan adalah kegiatan yang meliputi penerimaan bahan mentah ataumakanan terolah, pembuatan, pengubahan bentuk, pengemasan danpewadahan.(3) Bahan makanan adalah semua bahan baik terolah maupun tidak, termasubahan tambahan makanan dan bahan penolong.(4) Hygiene sanitasi makanan adalah upaya untuk mengendalikan factor makanan,orang, tempat dan perlengkapannya yang dapat atau mungkin dapatmenimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan.(5) Makanan jadi adalah makanan yang telah diolah jasaboga yang langsungdisajikan.(6) Persyaratan Hygiene Sanitasi adalah ketentuan-ketentuan teknis kesehatanyang ditetapkan terhadap produk jasaboga dan perlengkapannya yang meliputipersyaratan bakteriologis, kimia dan fisika.(7) Penjamah makanan adalah orang yang secara langsung berhubungan denganmakanan dan peralatan mulai dari tahap persiapan, pembersihan, pengolahan,pengangkutan sampai dengan penyajian.(8) Pengujian adalah pemeriksaan dan analisa yang dilakukan di laboratoriumterhadap contoh-contoh makanan dan specimen.
BAB IIPENGGOLONGAN
Pasal 2(1) Berdasarkan luas jangkauan pelayanan dan kemungkinan besarnya risiko yangdilayani, jasaboga dikelompokkan dalam golongan A, golongan B, dangolongan C.(2) Jasaboga golongan A, yaitu jasaboga yang melayani kebutuhan masyarakatumum, yang terdiri atas golongan A1, A2, dan A3.(3) Jasaboga golongan B, yaitu jasaboga yang melayani kebutuhan khusus untuk :a. Asrama penampungan jemaah haji;b. Asrama transito atau asrama lainnya;c. Perusahaan;d. Pengeboran lepas pantaie. Angkutan umum dalam negeri, danf. Sarana Pelayanan Kesehatan.
 
(4) Jasaboga golongan C, yaitu jasaboga yang melayani kebutuhan untuk alatangkutan umum internasional dan pesawat udara.
BAB IIIPENYELENGGARAAN
Pasal 3(1) Setiap jasaboga harus memiliki izin usaha dari Pemerintah DaerahKabupaten/Kota sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.(2) Untuk memiliki izin usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) jasaboga harusmamiliki sertifikat hygiene sanitasi yang dikeluarkan oleh Dinas KesehatanKabupaten/Kota.(3) Sertifikat hygiene sanitasi jasaboga sebagimana dimaksud pada ayat (2)dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setelah memnuhipersyaratan sebagimana tercantum dalam Lampiran I.(4) Tatacara memperoleh sertifikat hygiene sanitasi jasaboga sebagimanadimaksud pada ayat (2) dan (3) sebagaimana tercantum dalam Lampiran I.Pasal 4(1) Setiap usaha jasaboga harus mempekerjakan seorang penanggung jawab yangmempunyai pengetahuan hygiene sanitasi makanan dan memiliki sertifikathygiene sanitasi makanan.(2) Sertifikat hygiene sanitasi makanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)diperoleh dari institusi penyelenggara kursus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.(3) Pedoman penyelenggaraan kursus hygiene sanitasi sebagimana dimaksud ayat(2) sebagaimana tercantum dalam Lampiran II.Pasal 5(1) Tenaga penjamin makanan yang bekerja pada usaha jasaboga harus berbadansehat dan tidak menderita penyakit menular.(2) Penjamah makanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus melakukanpemeriksaan kesehatannya secara berkala minimal 2(dua) kali dalam satutahun.(3) Penjamah makanan wajib memiliki sertifikat kursus penjamah makanan.(4) Sertifikat kursus penjamah makanan sebagaimana dimaksud pada ayat (3)diperoleh dari institusi penyelenggara kursus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.Pasal 6Pengusaha dan/atau penanggung jawab jasaboga wajib menyelenggarakan jasaboga yangmemenuhi syarat hygiene sanitasi sebagaimana ditetapkan dalam keputusan ini.

Activity (38)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
adhigunottama liked this
Afifudin Ma'arif liked this
Roedie Hariyanto liked this
Roedie Hariyanto liked this
mahpuji liked this
Maisarah Hartoyo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->