Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
hukum memelihara jenggot

hukum memelihara jenggot

Ratings: (0)|Views: 140|Likes:
Published by Adi 'ob' Misko

More info:

Published by: Adi 'ob' Misko on May 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/04/2014

pdf

text

original

1
Jenggot\u2026\u2026\u2026Haruskah?
Ditulis oleh:
Musyafa Addariny, Lc
Dibuat dalam bentuk ebook oleh:
Abu Ibrohim
Disebarkan melalui
http://addariny.wordpress.com
http://doktermuslim.wordpress.com

diperbolehkan menyebarluaskan ebook ini
dalam bentuk apapun, tanpa mengubah isi
dan mencantumkan sumbernya
semoga bermanfaat

\ue000\ue001
2
Jenggot\u2026\u2026\u2026Haruskah?
Jenggot\u2026 Haruskah?
Oleh: Musyafa Addariny, Lc
Pertanyaan:
Assalamu\u2019alaykum ustadz, mau tanya bagaimana dengan artikel ini ustadz?
katanya cukur jenggot boleh!? (Penanya: Akh Suyatmo)
Jawaban:
Bismillaah, wash sholaatu was wassalaamu alaa rosuulillaah, wa \u2018alaa
aalihi washohbihi wa man waalaah, amma ba\u2019du\u2026

Perlu diketahui, bahwa seluruh Ulama Islam telah sepakat bahwa
memelihara jenggot adalah bagian dari Syariat Islam, tidak ada
seorang pun ulama yang menyelisihi hal ini\u2026 Sungguh kita patut
heran dengan orang yang mengaku muslim, tapi ia mengingkari
jenggot yang telah disepakati sebagai bagian dari Syariat Islam\u2026wa

ilallohil musytaka\u2026
Inilah diantara bukti sabda Nabi -shollallohu alaihi wasallam-:
\ue000\u0621\u0627\ue001\u0628 \ue001\u0631\ue002\u063a\ue003\u0644\ue000\ue004 \u0649\ue001\u0628 \u0648\ue002\u0637\ue001\u0641 \u0627 \ue005\ue006 \u064a \ue000\u0631\ue001\ue007 \ue001\u0623 \ue001\u062f\ue001\u0628 \u0627 \ue001\u0645\ue001\u0643 \ue002\ue008\u0648\ue002\u0639\ue001\ue009 \ue001\u0633\ue001\ue00a \u0627 \ue005\ue006 \u064a \ue000\u0631\ue001\ue007 \ue002\ue00b\u0627\ue001\u0644 \ue003\u0633\ue000\u0625\ue003\ue004 \ue00c \ue001\u0623 \ue001\u062f\ue001\u0628

\u201cIslam itu pada awalnya ajaran yang asing, dan nantinya ia akan kembali menjadi asing sebagaimana awalnya, maka beruntunglah orang-orang yang asing itu\u201d (HR. Muslim: 145)\u2026 Wahai jiwa yang

mengaku cinta Rosul -shollallohu alaihi wasallam-, tidak inginkah
kalian masuk dalam sabda beliau ini sehingga menjadi orang-orang
yang beruntung?!..

Lihatlah bagaimana asingnya orang yang berjenggot di era ini\u2026
Kemanapun ia pergi, selalu jadi perhatian, bahkan rentan dengan
tuduhan\u2026 Saking sedikitnya orang yang menghidupkan sunnah
jenggot ini, hingga penampilan jenggotnya bisa dijadikan julukan
baginya: \u201csi jenggot\u201d, \u201csi brewok\u201d\u2026 bahkan seringkali menjadi bahan
ejekan \u201csi kambing\u201d, \u201csi teroris\u201d!!..Su bh an allo h \u2026Tidakkah mereka
sadar, bahwa dengan begitu sebenarnya mereka telah mengejek
Islam, agama yang mereka peluk?!.. Tidakkah mereka merasa
mengejek Alloh, Tuhan yang mereka sembah?!.. Tidakkah mereka
merasa mengejek Muhammad, Nabi panutan mereka?!.. Bukankah

\ue000\ue001
3
Jenggot\u2026\u2026\u2026Haruskah?

perintah memanjangkan jenggot itu datangnya dari Alloh, Rosul, dan
Ajaran Islam?!.. Bukankah Para Nabi dulu berjenggot?!.. Bukankah
para sahabat dulu berjenggot?!.. Bukankah para Imam Empat dan
yang lainnya dulu berjenggot?!..

Jika keadaan Umat Islam seperti ini\u2026 kehilangan jati diri sebagai
muslim\u2026 malu dengan Islamnya\u2026 jauh dari agamanya\u2026 mengekor
pada lawannya\u2026 dan enggan menerapkan atau bahkan mencela
Ajaran Islam yang dipeluknya\u2026 Bagaimana mereka ingin menang
atas lawannya?!.. Bagaimana mereka ingin menaklukkan
seterunya?!.. Bahkan bagaimana mereka bisa menyaingi
musuhnya?!.. Sungguh benar apa yang dikatakan oleh Umar bin
Khottob -semoga Alloh meridloinya-:

\ue00d\ue00c \u0627\u0646\ue004\u0630\u0623 \u0647\u0628 \ue00d\ue00c \u0627\ue00e\u0632\ue00f\u0623 \u0627\ue010 \u0631\ue009\u063a\u0628 \u0632\u0639\ue004\ue00c \ue011\u0644\u0637\ue00e \u0627\u0645\ue012\u0645\u0641 \ue00b\ue013\u0633\ue014\u0627\u0628 \ue00d\ue00c \u0627\ue00e\u0632\ue00f\ue015\u0641 \ue00b\u0648\u0642 \ue016\u0630\u0623 \u0627\u0646\u0643 \u0627\ue00e\ue017

\u201cKita dahulu adalah kaum yang paling hina, lalu Alloh berikan kejayaan kita dengan Islam, maka selama kita ingin kejayaan dengan selain Islam, niscaya Alloh akan menghinakan kita\u201d

(HR. Alhakim: 207, dishohihkan oleh Albani)\u2026 Ingatlah terus ucapan
yang pantas ditorehkan dengan tinta emas ini\u2026 dan camkanlah,
bahwa kejayaan Umat Islam, hanya bisa diraih dengan menjalankan
Islam dan memuliakan ajarannya, bukan dengan cara lainnya\u2026

Para pembaca yang dirahmati Alloh\u2026

Kita tidak ingkari, adanya sebagian individu berjenggot yang salah
langkah dengan banyak membuang bom di sembarang tempat\u2026 Tapi
masalahnya adalah, mengapa tindakan sebagian individu yang
minoritas itu, dijadikan sebagai standar umum?!.. Sungguh, ini cara
mengambil kesimpulan yang aneh!\u2026

Kesimpulan dan standar umum bahwa \u201corang yang berjenggot
adalah teroris\u201c, bisa diterima jika seluruh (atau paling tidak

mayoritas) orang yang berjenggot itu pelaku teroris\u2026 Tapi fakta
lapangan mengatakan sebaliknya, mayoritas orang yang berjenggot,
bukanlah teroris, justru kebanyakan mereka adalah para da\u2019i, kyai,
ustadz dan para pengikutnya yang merasa bangga dan semangat
dalam menerapkan Syariat Islam dalam kehidupannya\u2026

Coba anda renungkan beberapa contoh berikut ini:

Jika di desa kita ada beberapa preman, yang sering merampok di
desa lain\u2026 Relakah kita jika ada yang menyimpulkan dan memberi
standar umum bahwa \u201csemua orang yang tinggal di desa kita

adalah perampok, atau patut dicurigai sebagai perampok\u201d
hanya karena kesalahan sebagian individu itu?!\u2026 tentu, tidak akan
ada yang rela dan terima dengan kesimpulan dan standar umum itu\u2026

Jika ada segelintir orang dari sekolah kita, terbukti menghamili gadis lain\u2026 kemudian ada kesimpulan dan standar umum, bahwa \u201csekolah kita adalah sekolahnya para pezina\u201d\u2026 Relakah kita dengan penilaian itu?!.. tentunya tidak.. beda halnya jika tindakan itu dilakukan oleh mayoritas individunya\u2026

\ue000\ue001

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Nera Il Kobah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->