Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
106Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Infeksi Tenggorokan & Abses Leher Dalam_Dewi

Infeksi Tenggorokan & Abses Leher Dalam_Dewi

Ratings: (0)|Views: 4,332 |Likes:

More info:

Published by: Dewi Rafika Sasmanto on May 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/23/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
Infeksi tenggorokan adalah infeksi yang terdapat pada faring yang dapatdibedakan berdasarkan letak anatominya yaitu faringitis dan tonsilitis sertalaringitis. Faring [Yun. “Tenggorokan”] adalah pasase muskulomembranosaantara mulut dan nares posterior dengan laring dan esophagus. (Dorland, 2002)Faring terletak dibelakang cavum nasi, mulut dan laring. Bentuknya miripcorong dengan bagian atasnya yang terletak lebar terletak di bawah cranium bagian bawahnya yang sempit dilanjutkan sebagai esofagus setinggi vertebracervicalis enam.Dinding faring terbagi atas tiga lapis yaitu mucosa, fibrosa danmuscular. (Snell, 2002)Otot-otot faring terdiri atas m.constrictor pharynges superior, medius, daninferior yang serabut-serabutnya berjalan hampir melingkar, danm.stylopharingeus serta m.salphingopharingeus yang serabut-serabutnya berjalandengan hampir longitudinal. Kontraksi otot-otot constrictor secara berturut-turutmendorong bolus ke bawah masuk ke dalam esofagus. Serabut-serabut paling bawah m.constrictor pharyngis inferior kadang-kadang disebut m.cricopharyngeus diyakini melakukan efek sfingter pada ujung bawah faring yangmencegah masuknya udara ke dalam esophagus.Untuk keperluan klinis faring dibagi menjadi 3 bagian utama yaitunasofaring, orofaring, dan laringofaring/hipofaring.1. Nasofaring. Nasofaring adalah sepertiga bagian atas dari faring yang terletak dibelakangrongga hidung, diatas palatum molle. Nasofaring merupakan bagian pernafasandari faring dan tidak dapat bergerak kecuali palatum mole bagian bawah. Bila palatum molle diangkat dan dinding posterior faring ditarik kedepan, sepertiwaktu menelan, maka nasofaring tertutup dari orofaring.Superior: Dibentuk oleh corpus ossis sphenoidales dan pars basilaris osoccipitalis. Pada submucosa daerah ini terdapat tonsila pharingeus.
1
 
Inferior: Dibentuk oleh permukaan atas palatum molle yang miring.Anterior: Dibentuk oleh aperture nasalis posterior yang dipisahkan oleh pinggir  posterior septum nasi.Posterior: Bagian posterior ditunjang oleh arcus anterior atlantis dan membentuk  permukaan miring yang berhubungan dengan bagian superior.Lateral: Terdapat ostium(muara) tuba auditiva ke faring dan pinggir posterior tubamembentuk elevasi yang disebut elevasi tuba. Pada dinding belakang lateralelevasi tuba terdapat recessus pharingeus. Di belakang ostium tuba auditivaterdapat kumpulan jaringan limfoid submukosa yaitu tonsila tubaria.2. OrofaringBagian tengah faring disebut orofaring,meluas dari batas bawah palatum mollesampai permukaan lingual epiglottis. Pada bagian ini termasuk tonsila palatinedengan arkusnya dan tonsila lingualis yang terletak pada dasar lidah.Atap: dibentuk oleh permukaan bawah palatum molle dan isthmus pharyngeus.Dasar: dibentuk oleh 1/3 posterior lidah dan celah antara lidah dan permukaananterior epiglottis. Pada garis tengah terdapat plica glossoepiglotica mediana dandua plica glossoepiglotica lateral. Lekukan kanan dan kiri plica glossoepigloticamediana disebut vallecula.Anterior: terbuka kedalam rongga mulut melalui istmus oropharynk.Posterior: disokong oleh corpus vertebra cervikalis kedua dan bagian atas corpusvertebra cervical tiga. Pada kedua sisi lateral terdapat arcus palatopharingeusdengan tonsila palatine diantaranya.Tonsila palatine
2
 
Tonsila palatine adalah dua massa jaringan limfoid yang terletak pada dindinglateral orofaring di dalam fossa tonsilaris. Pada permukaannya terdapat kriptus.Permukaan lateral dilapisi oleh selapis jaringan fibrosa yang disebut kapsula.Batas-batas tonsila palatineAnterior: arcus palatoglosusPosterior: arcus palatopharingeusSuperior: palatum molleInferior: 1/3 posterior lidah. Disini tonsila palatina dilanjutkan oleh tonsilalingualis.Medial: ruang orofaringLateral: kapsula dipisahkan dari m.constrictor pharingys superior oleh areola jarang. Lateral terhadap m.constrictor pharingys superior terdapat lengkung a.Facialis. Arteri carotis interna terletak 2,5 cm di belakang dan lateral tonsila palatina.3. LaringofaringBagian bawah faring, dikenal dengan hipofaring atau laringofaring, menunjukkandaerah jalan nafas bagian atas yang terpisah dari saluran pencernaan bagianatas.Terletak dibelakang aditus larynges dan permukaan posterior laring yangterbentang dari pinggir atas epiglottis sampai dengan pinggir posterior cartilagecricoid.Laringofaring mempunyai dinding anterior, posterior dan lateral.Anterior: dibentuk oleh aditus larynges dan permukaan posterior laring.Posterior: didukung oleh corpus vertebra cervicalis ketiga, keempat, kelima dankeenam.Lateral: didukung oleh cartilago thyroidea dan membran thyroidea. Terdapat fossa piriformis yang terletak di kanan kiri aditus laryngis. Fossa ini berjalan daridorsum linguae menuju esofagus.
3

Activity (106)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Naff Like Zai liked this
samuelkoko liked this
Laili Khairani liked this
Laili Khairani liked this
Si Fit liked this
Erica Fitriani liked this
yunita ekawati liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->