Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Eksperimen Penemuan Gelombang Elektromagnetik

Eksperimen Penemuan Gelombang Elektromagnetik

Ratings: (0)|Views: 1,780|Likes:
Published by maria_dd

More info:

Published by: maria_dd on May 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/07/2013

pdf

text

original

 
Eksperimen Penemuan Gelombang Elektromagnetik 
Radiasi elektromagnetik adalah kombinasimedan listrik danmedan magnetyang  berosilasidan merambat lewat ruang dan membawaenergidari satu tempat ke tempat yang lain.Cahayatampak adalah salah satu bentuk radiasi elektromagnetik. Penelitianteoritistentang radiasi elektromagnetik disebutelektrodinamik , sub-bidang elektromagnetisme.Dasar teori dari perambatan gelombang elektromagnetik pertama kali dijelaskan pada1873olehJames Clerk Maxwelldalam papernya diRoyal Societymengenai
teoridinamika medan elektromagnetik 
 A dynamical theory of theelectromagnetic field 
), berdasarkan hasil kerja penelitiannya antara1861dan1865. Pada 1878David E. Hughesadalah orang pertama yang mengirimkan dan menerimagelombang radio ketika dia menemukan bahwakeseimbangan induksinyamenyebabkangangguan ketelepon buatannya. Dia mendemonstrasikan penemuannya kepada RoyalSociety pada 1880 tapi hanya dibilang itu cuma merupakaninduksi.Adalah Heinrich Rudolf Hertz yang, antara1886dan1888, pertama kali membuktikan teori Maxwell melalui eksperimen, memperagakan bahwa radiasi radio memiliki seluruh properti gelombang (sekarang disebut gelombang Hertzian), dan menemukan bahwa persamaan elektromagnetik dapat diformulasikan ke persamaan turunan partial disebut persamaan gelombang.Gelombang elektromagnetik ditemukan oleh Heinrich Hertz.Setiap muatan listrik yang memiliki percepatan memancarkan radiasi elektromagnetik.Waktu kawat (atau panghantar sepertiantena) menghantarkanarus bolak-balik,radiasi elektromagnetik dirambatkan pada frekuensi yang sama dengan arus listrik. Bergantung pada situasi, gelombang elektromagnetik dapat bersifat seperti gelombang atau seperti partikel. Sebagai gelombang, dicirikan oleh kecepatan (kecepatan cahaya), panjang  gelombang,danfrekuensi. Kalau dipertimbangkan sebagai partikel, mereka diketahui sebagaifoton, dan masing-masing mempunyai energi berhubungan dengan frekuensigelombang ditunjukan oleh hubunganPlanck  
E = Hν
, di mana
E
adalah energi foton,
h
ialahkonstanta Planck — 6.626 × 10
−34
J·s — dan
 ν
adalah frekuensi gelombang.Einsteinkemudian memperbarui rumus ini menjadi
E
photon
= hν.
 Electromagnetic Research
Maxwell Review
Sekitar abad ke 19, Maxwell menyatakan persamaan nya yang cukup mengejutkan duniaFisika. Salah satunya menyatakan adanya gelombang elektromagnetik. Namun, saat itu belum dapat dibuktikan. Karna itu, Heinrich Hertz mencoba untuk membuktikankeberadaan gelombang elektromagnetik itu.
 
 Secara teori, Hertz menyadari bahwa gelombang elektromagnetik yang dinyatakanMaxwell merupakan gabungan dari gelombang listrik dan gelombang magnetik secarasaling tegak lurus. Begitu pula dengan arah geraknya. Karena gelombang tersebutmengantung gelombang listrik, maka Hertz mencoba membuktikan keberadaangelombang elektromagnetik tersebut melalui keberadaan gelombang listriknya yangdiradiasikan oleh rangkaian pemancar. Hertz mencoba membuat rangkaian pemancar sederhana dengan bantuan trafo untuk memperkuat tegangan dan kapasitor sebagai penampung muatannya. Karena ada arus pergeseran pada gap pemancar, diharapkan ada radiasi gelombang elektromagnetik yangakan dipancarkan. Karena secara teori, dari percikan yang muncul akan dihasilkangelombang elektromagnetik. Alhasil, pada rangkaian loop penerima yang hanya berupakawat berbentuk lingkaran yang tanpa diberikan sumber tegangan apapun, ternyatamuncul percikan listrik pada gap-nya. Ini membuktikan ada listrik yang mengalir melaluiradiasi suatu benda.yang akhirnya terhantarkan ke loop. Karena merasa belum puas,Hertz mencoba untuk menghitung frekuensi pada loop. Ternyata frekuensi yang dihasilkan sama dengan frekuensi pemancar. Ini artinya listrik  pada loop berasal dari pemancar itu sendiri. Dengan ini terbuktilah adanya radiasigelombang elektromagnetik Maxwell. Percobaan Hertz ini juga memicu penemuantelegram tanpa kabel dan radio oleh Marconi. Rangkaian ini ada dalam kaca quartz untuk menghindari sinar UV
Radiasi elektromagnetik 
adalah kombinasimedan listrik danmedan magnetyang  berosilasidan merambat lewat ruang dan membawaenergi dari satu tempat ke tempat yang lain.Cahaya tampak adalah salah satu bentuk radiasi elektromagnetik. Penelitian teoritistentang radiasi elektromagnetik disebutelektrodinamik , sub-bidang elektromagnetisme.Gelombang elektromagnetik ditemukan olehHeinrich Hertz. Gelombang elektromagnetik termasuk gelombang transversal.Setiap muatan listrik yang memiliki percepatan memancarkan radiasi elektromagnetik.Waktu kawat (atau panghantar sepertiantena) menghantarkanarus bolak-balik , radiasi elektromagnetik dirambatkan pada frekuensi yang sama dengan arus listrik. Bergantung pada situasi, gelombang elektromagnetik dapat bersifat seperti gelombangatau seperti  partikel. Sebagai gelombang, dicirikan oleh kecepatan (kecepatan cahaya),  panjang gelombang,danfrekuensi.Kalau dipertimbangkan sebagai partikel, mereka diketahui sebagaifoton, dan masing-masing mempunyai energi berhubungan dengan frekuensigelombang ditunjukan oleh hubunganPlanck  
E = Hν
, di mana
E
adalah energi foton,
h
ialahkonstanta Planck — 6.626 × 10
−34
J·s — dan
 ν
adalah frekuensi gelombang.Einsteinkemudian memperbarui rumus ini menjadi
E
photon
= hν
.

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Andri Yani liked this
Luthfia Armanda liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->