Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
67Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Mineral Bijih

Mineral Bijih

Ratings: (0)|Views: 2,404 |Likes:
Published by Marwan Zam Mili

More info:

Published by: Marwan Zam Mili on May 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/19/2013

pdf

text

original

 
TUGASMATA KULIAH : MINERAGRAFIDOSEN : ULVA RIA IRFAN, ST., MTHIMPUNAN MINERAL BIJIH PADA BATUAN BEKU OLEHMARWAN ZAM MILID621 07 015PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGANJURUSAN TEKNIK GEOLOGIFAKULTAS TEKNIKUNIVERSITAS HASANUDDINMAKASSAR2010PENDAHULUANa.Latar BelakangMineragrafi adalah salah satu cabang ilmu geologi yang mempelajari mengenai proses-proses pembentukan mineral atau bahan galian baik yang bernilai ekonomis maupun non-ekonomis, keterdapatan mineral, serta pemanfaatan dari mineral-mineral tersebut.Dalam pembentukan suatu endapan mineral didalam kerak bumi dikontrol dengan banyaknya distribusi unsur-unsur kimia, sehingga proses pembentukan dari mineral-mineral ini sebagian besar terbentuk oleh reaksi kimia dengan tidak mengesampingkanproses fisika dan biologis.Dalam penyelidukan mineral, selain identifikasi mineral, penyelidikan terhadaptekstur dan struktur bijih sangat penting karena merupakan petunjuk mengenai kondisi, proses dan urut-urutan pembentukan bijihPengolahan bijih juga membutuhkan informasi yang detail mengenai komposisi, tekstur dan kondisi mineral yang akan diolah dan dalam penyelidikan mengenaicara serta hasil pengolahan bijih tersebut.Inventarisasi sumber daya mineral khususnya logam merupakan upaya untuk menghimpun data potensi mineral logam di seluruh Indonesia untuk meningkatkan ketersediaan data yang terbaru dan akurat. Hal ini juga terkait dengan peningkatan investasi di bidang eksplorasi mineral logam. Sesuai dengan tugas Kelompok Himpunan Mineral Bijih pada Batuan.b.Maksud Dan TujuanAdapun maksud diadakannya Tugas Himpunan mineral bijih pada batuan beku adalah:Untuk mengetahui genetik mineral bijihUntuk mengetahui potensi yang terdapat pada batuan bekuUntuk mengetahui proses-proses pembawa fluida endapan bijihSedangkan tujuan yang ingin dicapai dari pelaksaan tugas Himpunan mineral bijihpada batuan beku ini, yaitu :a.Untuk mengetahui tekstur mineral bijihb.Untuk mengetahui fluida pembawa bijih.c.Untuk mengetahui proses-proses yang mempengaruhi pembentukan endapan bijih.d.Untuk mengetahui himpunan mineral bijih pada suatu daerah.
 
MINERALOGI DAN TEKSTURa.MINERALOGIMayorMineralogi mayor adalah proses fraksional kristalisasi dimana dimana kristalnya terjadi peleburan sehingga fluida keluar membentuk partisi logam dan biasanya terdapat sangat banyak dalam suatu batuan. Contoh mineral Utama pada :Meteorit : Mineral utama adalah kamacite (alfa-Fe), taenite (gamma-Fe),troilite, kromit dan spinel.Kimberlit : ilmenite-geikielite, dan chromian spinel kromit; mereka ditemukan baik di dalam groundmass dan sebagai megacrysts. Ilmenite adalah khas magnesium-kaya, dengan komponen geikielite tinggi, dan terjadi sebagai xenocrysts atau intergrown dengan magnetit atau Rutile ± armalcoliteGabbro, pyroxenite, peridotite : oleh spinel bersama-sama dengan kromit,magnetit, ilmenite, hematit dan pyrrhotiteGabbro, dolerite dan basalt : adalah chrome spinel, magnetit-ulvöspinel(titanomagnetite) dan ilmenite-hematit mineral larutan padatMinorMineralogi minor adalah sekumpulan mineral yang mengalami proses-proses sepanjang differensiasi magma sehingga mineral yang terdapat pada batuan tidak sepenuhnya hadir . Contoh mineral minor pada :Meteorit : schreibersice, magnetit, ilmenite, daubreelite, grafit, oldhamite, cohenite, niningerite, alabandite, pentlandite, mackinawite, sfalerit, asli chalcopyrite dan tembaga.Kimberlit : Fase minor meliputi Rutile, magnetit, perovskite, armalcolite, pirit, chalcopyrite, asli heazlewoodite dan logam. Magnesium-ilmenites kaya reflectances lebih rendah daripada yang kaya akan zat besiSecondaryMineralogi secondary adalah Pelindian (leaching)elemen-elemen tertentu dari bagian atas suatu endapan mineral dan kemudian presipitasi pada kedalaman menghasilkan endapandengan konsentrasi yang lebih tinggi.b.TEKSTURTekstur Bijih adalah hubungan antar mineral dalam suatu endapan bijih. Dengan mengetahuitekstur bijih maka dapat diperoleh gambaran tentang pembentukan awal bijih, metamorfosa,lingkungan pengendapan, kemungkinan pengolahannya, deformasi dan pelapukan dari bijih.
 
Hal yang perlu diperhatikan dalam pengamatan tekstur bijih adalah banyaktekstur yang mempunyai kemiripan penampakan tapi proses pembentukannya mungkin saja berbedaSecara umum PAUL RAMDOHR memberikan klasifikasi tekstur bijh menurut :I. Tinjauan GeometrisII. GenesaTinjauan Geometris1. Butiran tunggala. ZoningKenampakan struktur yang berlapis-lapis mengelilingi suatu inti. Zoning menunjukkan suatu pertumbuhan yang cepat, temperatur yang rendah dan impure solution. Diakibatkan oleh :
Deposisi yang ridak menerus, ditandai oleh diskointinitas dalam strukturbutiran mineral
Perubahan dalam kecepatan pertumbuhan berhuungan dengan inklusi
Variasi dalam komposisi lapisan yang terendapb. TwinningJenis-jenis kembaran : akibat pertumbuhan (growth/primary twinning), kembar inversi dan akibat deformasi (mechanical twinning :glide twinning, translation twinning). Kembar inversi umumnya terbentuk lurus-lurus, tidak pararel disetiap butir dan membentuk jaringan intergrowth. Kembar akibat deformasi biasanya ditandai oleh parting, blending, rekahnya butiran mineral dan pemadaman bergelombang.c. Pertumbuhan radialPertumbuhan yang bebas dari kristal-kristal terbentuk kolom atau prismatik sering akan mengkristal dalam bentuk radial.d. Struktur MozaikTerjadi jika bidang sisi kristalnya sedikit tergeser dari posisinya akibat tekanan yang kecil, tapi tidak sampai menghambat pertumbuhannya. Hal ini dipengaruhi oleh adanya bagian dengan defective orientation, inklusi yang tidak pasdengan kisi kristal atau gangguan struktur lainnya.e. InklusiKarateristik dari inklusi bergantung pada keadaan pembentukan inklusi dan mineral induknya (mineral yang membungkus inklusi tersebut ), inklusi dapat berupa butiran mineral yang terperangkap selama pertumbuhan mineral induk atau berupa sisa dari mineral yang sudah terbentuk lebih dahulu kemudian digantikan oleh mineral induk.Tinjauan Geometris2. Intergrowtha. Intergrowth dengan orientasiYaitu intergrowth yang menunjukkan adanya kecocokan antara bidang-bidangkristal dan mineral-mineral tersebut bergantung pada keselarasan sederhana darikisi-kisi dalam satu, dua, atau semua arah sebagai contoh sumbu enam dan bentukheksagonal kristal pentlandtit.b. Tekstur emulsiDistribusi merata dari butiran equigranular yang kecil dalam massa mineral yang lebih besar, umumnya berbentuk bundar.c. Mimerkitik / GraphicMenunjukkan pertumbuhan yang saling memotong (inter-penetrating) oleh adanya butiran-butiran dua atau lebih mineral yang berbeda dalam jumlah yang seimbang.3. Bentuk-bentuk Agregata. Oreintasi acakJenis-jenis orientasi dapat berupa akibat dari :
Bentuk butiran (misalnya bentuk oval dengan sumbu panjangnya yang terletak pararel satu dengan lainnya.

Activity (67)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Made Maria Hana liked this
A A Ichsan Cr liked this
Nur Amrullah liked this
iswa0071 liked this
Dewi Ratna Sari liked this
Nico Armanda liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->