Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
13Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Manajemen Karir

Manajemen Karir

Ratings: (0)|Views: 3,704|Likes:
MANAJEMEN KARIR
Upaya mencapai kesuksesan karir

Semakin kompleks dan menantang pekerjaan seseorang maka semakin besar kemungkinan orang tersebut menganggap karir bukan sebagai bagian dari hidupnya, tetapi sebagai hidupnya. Pengertian karir adalah tahap-tahap perkembangan pengalaman kerja seseorang selama masa kerjanya (Greenberg dan Baron, 1995), sedang menurut Cascio (1978), karir adalah suatu rangkaian posisi, tugas atau kesempatan yang dimiliki seseorang selama dia bekerja. Untuk mendownload artikel ini silahkan kunjungi almat URL berikut : http://bit.ly/cZF0AW
MANAJEMEN KARIR
Upaya mencapai kesuksesan karir

Semakin kompleks dan menantang pekerjaan seseorang maka semakin besar kemungkinan orang tersebut menganggap karir bukan sebagai bagian dari hidupnya, tetapi sebagai hidupnya. Pengertian karir adalah tahap-tahap perkembangan pengalaman kerja seseorang selama masa kerjanya (Greenberg dan Baron, 1995), sedang menurut Cascio (1978), karir adalah suatu rangkaian posisi, tugas atau kesempatan yang dimiliki seseorang selama dia bekerja. Untuk mendownload artikel ini silahkan kunjungi almat URL berikut : http://bit.ly/cZF0AW

More info:

Published by: iyandri tiluk wahyono on May 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/18/2013

pdf

text

original

 
Bab. 11
MANAJEMEN KARIR
Upaya mencapai kesuksesan karir
Semakin kompleks dan menantang pekerjaan seseorang maka semakin besarkemungkinan orang tersebut menganggap karir bukan sebagai bagian dari hidupnya,tetapi sebagai hidupnya.
Pengertian karir
adalah tahap-tahap perkembangan pengalaman kerja seseorangselama masa kerjanya (Greenberg dan Baron, 1995), sedang menurut Cascio (1978),karir adalah suatu rangkaian posisi, tugas atau kesempatan yang dimiliki seseorangselama dia bekerja.
Perencanaan karir
(
career 
 
 planning
) adalah proses dimana individu menganalisaminat, nilai, personalitas, dan kapabilitasnya serta mencoba untuk menyesuaikankarakteristik personal dengan kesempatan karir yang tersedia.
Pengembangan karir
(
career development 
) terdiri dari kumpulan aktivitas dari tujuankarir individual dan membantu untuk mencapai tujuan tersebut.
Pengertian karir sebagai posisi disebabkan oleh faktor-faktor:
Struktur organisasi .
Sistem
reward 
.
Sistem
appraisal
mengarah pada pengertian karir adalah posisi.
Budaya, sosialisasi dan proses
training.
Manajemen karier.
adalah urutan sikap dan perilaku seseorang, dan merupakan proses berkelanjutandari aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan dalam rentang kehidupan orangtersebut.
Manajemen karir adalah proses dimana organisasi mencoba untuk menyesuaikanminat karir individual dan kemampuan organisasi untuk merekrut karyawan(Gutteridge, 1976). Sedangkan menurut Greenhouse (1987), manajemen karir adalahproses dimana individu mengumpulkan informasi mengenai nilai, minat, kelebihandan kekurangan
skill (career exploration)
, mengidentifikasikan tujuan karir, danpenggunaan strategi karir tersebut akan tercapai.
 Jalur karier
:
Pekerjaan yang dikaitkan satu sama lain di sepanjang jalur karier dan adanya tanggung jawab serta wewenang yang semakin besar. Tersirat dalam jalur karier semacam itu adalah sikap bahwa kegagalan terjadi jikaseseorang tidak bergerak ke atas setelah berlalunya waktu.
Dalam paradigma lamakompetensi
didefinisikan dan dibangun melalui organisasi
.,
sedang dalam
paradigma
Manajemen Karier – tinjauan konsep – MSDM – halaman:
1
 
baru kunci kompetensi
adalah
membangun tim
yang
multidisiplin
sertamengembangkan kompetensi
 
yang ada dalam perusahaan.
Perspektif Tradisional dan Perspektif Baru Manajemen Karir
Sistem perencanaan karir (
career planning system
) dalam organisasi merupakantujuan khusus dari internal
human resources
, meliputi perencanaan suksesi,
training,
dan
development strategy, job posting, assesment center, mentoring
atau teknik-tekniklainnya.Perencanaan karir selalu berimplikasi dalam pendapatan, kekuasaan dan status. Bahkandalam restrukturisasi organisasi,
traditional career path
tetap merupakan sumberinformasi yang
valid 
meskipun akan menjadi lebih sulit dalam mendefinisikan
stable paths
karena posisi karir yang akan datang memiliki tempat yang berubah.Gambar 2b. Paradigma lama dan baru karir manajemen Traditional paradigmNew paradigmORGANIZATIONROLECOMPETENCIESASSESMENTPATMENTSCONTRACTCAREER MANAGEMENTMOBILITYRISK?bureaucracygeneralistsystems, operationsinput jobssecurity for commitmentpaternaliticverticalRigidity? dependencesNetworkmultiskilled specialistteamwork, developmentoutputskillsemployability forflexibilityself-managedlateralstress? Anarchy?
Sumber : Nicholson, Career systems in crisis: change and oppurtunity in the informationage, 1996
Hal yang penting dalam
interpersonal career strategy 
adalah pengembangan
skill
dankompetensi kritis untuk kesuksesan unit kerja (pengembangan keahlian) (Noe, 1996).
Manajemen karir Individual (
Individual Career Management 
)
Kesuksesan psikologis merupakan tujuan tertinggi dari karir seseorang, yaitu perasaanbangga atas prestasi seseorang yang didapatkan ketika tujuan terpenting dalamkehidupannya tercapai. Hal ini bertolak belakang dengan keberhasilan vertikal yaitumeniti piramida korporat sebagaimana dalam kontrak karir yang lama.Menurut Daniel B. Turbon, suksesnya karir diukur dengan
salary 
dan promosi. Parapeneliti beranggapan bahwa definisi dari kesuksesan karir juga meliputi persepsi orangtersebut tentang kesuksesan karir (karir yang sukses).
Manajemen Karier – tinjauan konsep – MSDM – halaman:
2
 
Promosi dan perubahan jabatan (
employment change
) dapat menentukan siapa yangakan maju dan siapa yang tetap. Perubahan jabatan tidak hanya menyebabkanperbedaan pekerjaan dan
reward,
tetapi juga perbedaan lingkungan dan dengan siapaorang tersebut berinteraksi. Dengan demikian perubahan jabatan dapat menyebabkanperubahan kehidupan seseorang. Promosi awal adalah penting dalam membentuk karirorganisasi. Berdasarkan survey pada beberapa CEO, promosi dalam perusahaandidasarkan pada
social presentability, visibility, organizational domean
atau
 politicalskill
. Bukti-bukti tersebut mengindikasikan bahwa kecakapan manajemen dapatmeningkatkan kesuksesan karir individu. (Kilduff dan Day, 1994).
Manajemen Karir Organisasional (
Organizational CareeManagement 
)
Manajemen karir organisasional mencakup berbagai kebijakan dan tindakanorganisasi untuk meningkatkan efektivitas karir dari pekerjaannya (Orpen, 1994).Definisi karir organisasi mengacu pada struktur karyawan dan praktek-praktek yangmemberi panduan bagaimana merekrut, mengembangkan dan memberi tugas kepadakaryawan (Gaetner, 1988). Karir organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:1.Sejauh mana perekrutan dibatasi hanya pada pekerjaan-pekerjaan tingkat bawah.2.Sejauh mana promosi ke jabatan yang lebih tinggi berasal dari dalam.
3.
Sejauh mana penyelenggaraan
training
dan pengembangan karyawan di semualevel.4.Sejauh mana komitmen perusahaan terhadap keselamatan karyawan.Perusahaan yang berorientasi pada karir seperti ini akan memperlakukan karyawansebagai sumberdaya yang berharga, yang harus dilatih, dikembangkan dandipertahankan. Kunci penerapan karir adalah mobilitas dan kesempatan karir internalbagi para karyawan. Pola karir seperti ini dapat menjadi kaku dan menghambatstrukturnya sesuai lingkungannya. Oleh karena itu, disain karir haruslah logis, linear,rasional dan terencana serta opurtunistik dan
incremental
. Selain harus logis, teraturdan bisa diprediksi, karir juga harus adaptif dan memberikan kemampuan organisasiuntuk berubah dan memberi iklim yang memungkinkan tercapainya tujuan organisasi.
Manajemen Karir yang Efektif 
Apa yang diharapkan dari manajemen karir yang efektif? Manajemen karir dapatmengurangi ketidaksesuaian antar orang dengan perannya, dapat mengembangkankompetensi dan menumbuhkan tersedianya orang yang akan menciptakan kombinasibakat yang harmonis bagi
teamwork 
yang optimal, pengembangan bakat yang fleksibeldan pembelajaran yang dinamis. Untuk mewujudkan tujuan-tujuan tersebut makamanajemen karir harus mengkaitkan sistem manusia dengan sistem pasar melaluisistem informasi dan manajemen. Gambar 3 memperlihatkan keterkaitan tersebut.Wakter dan Gutterridge (1979) mengindikasikan bahwa perusahaan percayabahwa kesuksesan karir terutama didasarkan pada tanggung jawab dan kemampuan
Manajemen Karier – tinjauan konsep – MSDM – halaman:
3

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Gatut Panjiwuluh liked this
Rusli Manik liked this
Evada Dewata liked this
Sandro K. Finch liked this
Puji Molshac liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->