Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
123Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sistem pengendali Elektronika Daya

Sistem pengendali Elektronika Daya

Ratings: (0)|Views: 4,256 |Likes:
Published by evhyajah

More info:

Published by: evhyajah on May 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/25/2013

pdf

text

original

 
 
297
4.2 Sistem PengendaliElektronika Daya
4.2.1 Pendahuluan
Elektronika daya merupakan salah satubagian bidang ilmu teknik listrik yangberhubungan dengan penggunaankomponen-komponen elektronika untukpengendalian daya yang besar. Eraelektronika daya dimulai denganteknologi tabung daya tinggi sepertithyratron, ignitron dan penyearahmerkuri. Dengan ditemukannyakomponen-komponen semikonduktor seperti SCR, triac, dan lain-lainmembuat elektronika daya menjadibagian yang sangat penting dalampengendalian daya listrik yang besar dan sangat luas penggunaannya.Elektronika daya menggabungkan daya,elektronika dan kontrol. Daya terkaitdengan peralatan-peralatan daya baikyang tidak bergerak maupun yangberputar untuk pembangkitan, transmisidan distribusi daya listrik. Elektronikaterkait dengan piranti-piranti danrangkaian
solid-state
untuk pemrosesansinyal listrik guna mendapatkan tujuanpengendalian yang dikehendaki. Kontrolmenyangkut sistem kontrol operasiperalatan dan sistem agar dapatberoperasi sesuai yang diharapkan.Jadi, Elektronika daya merupakanaplikasi dari elektronika solid-state untukkontrol dan konversi tenaga listrik.Berikut ini adalah gambaran tentangruang lingkup elektronika daya yangmeliputi: penyearah, inverter, DCchopper, dan regulator AC.
Gambar 4.25 Ruang lingkupelektronika daya
 
 
298
4.2.1.1 Penyearah
Penyearah adalah suatu alat yangdigunakan untuk mengubah arus ACmenjadi DC. Pada umumnya, darisumber tegangan AC dan frekuensiyang tetap menjadi tegangan DC baiktetap maupun berubah. Penyearah yangmempunyai tegangan keluaran tetap,atau penyearah tak terkontrol,digunakan untuk mencatu daya DCpada peralatan-peralatan yang tidakmemerlukan pengaturan daya masukandalam operasinya.Sedangkan penyearah yang mempunyaitegangan keluaran dapat diubah-ubah,atau penyearah terkontrol, terutamauntuk peralatan-peralatan listrik yangdalam operasinya memerlukan penga-turan daya, misalnya untuk kontrolkecepatan pada motor DC.
4.2.1.2 Regulator AC
Regulator AC digunakan untukmendapatkan tegangan keluaran ACyang dapat diubah-ubah dari sumber tegangan AC yang tetap. Alat ini banyakdigunakan untuk mengatur pencahayaan lampu, pemanas, danmotor-motor AC. Ada dua macamregulator AC, yaitu kontrol On-Off dankontrol sudut fasa.
4.2.1.3 Inverter 
Inverter adalah alat yang digunakanuntuk mengubah tegangan DC menjaditegangan AC. Jenis-jenis tegangan DCyang dikonversikan ke AC antara lainadalah:
Tegangan DC baterai diubah menjaditegangan AC dengan frekuensi tetapatau berubah, fasa-satu atau fasa-tiga
Tegangan sumber AC disearahkan,kemudian diubah menjadi AC kembalidengan frekuensi tetap maupunberubah, fasa-satu atau fasa-tigaAplikasi inverter, antara lain adalah:
Pembangkitan tegangan AC tetapfrekuensi 50 Hz dari sumber DC yangdiperoleh dari baterai, pembangkitlistrik tenaga angin, sel surya.
Kontrol kecepatan motor induksi fasa-tiga dan motor sinkron
 
Uninterrupted Power Sistems
(UPS)
Catu daya standby, dan lain-lain
4.2.1.4 Dc-Chopper 
Dc-chopper digunakan untuk mengubahtegangan DC tetap menjadi teganganDC variabel. Dc-chopper digunakanuntuk mengendalikan kecepatan motor DC dengan sumber dari baterai ataucatu daya DC.
4.2.2 KomponenSemikonduktor Daya
4.2.2.1 Dioda Daya
Dioda daya merupakan salah satukomponen semikonduktor yang banyakdigunakan dalam rangkaian elektronikadaya seperti pada rangkaian penyearah,
freewheeling 
(
bypass
) pada regulator-regulator penyakelaran, rangkaianpemisah, rangkaian umpan balik daribeban ke sumber, dan lain-lain. Dalampenerapannya, seringkali, dioda dayadianggap sebagai saklar ideal walaupundalam prakteknya ada perbedaan.
 
Konstruksi dioda
Konstruksi dioda daya sama dengandioda-dioda sinyal sambungan pn.Bedanya adalah dioda daya mempunyaikapasitas daya (arus, tegangan) yanglebih tinggi dari dioda-dioda sinyal biasa,namun kecepatan penyaklarannya lebihrendah. Dioda daya merupakankomponen semikonduktor sambunganPN yang mempunyai dua terminal, yaituterminal anoda (A) dan katoda (K).Gambar 4.26 menunjukkan simbol dankonstruksi dioda.
 
 
299
Gambar 4.26 Simbol dan konstruksi dioda
 
Karakteristik Dioda
Karakteristik dasar dioda dikenaldengan karakteristik V-I. Karakterisik inipenting untuk dipahami agar tidak terjadikesalahan dalam aplikasi dioda. Dalamkarakteristik ini dapat diketahuikeadaan-keadaan yang terjadi padadioda ketika mendapat tegangan bias-maju (forward biased) dan teganganbias-mundur (reverse biased) sepertiditunjukkan pada Gambar 4.27.
Gambar 4.27 Karakteristik diodaa) Bias-maju,b) Bias-mundur,c) Karakteristik V-I 
Jika kedua terminal dioda disambung-kan ke sumber tegangan dimanategangan anoda lebih positif dibanding-kan dengan katoda, dioda dikatakandalam keadaan bias-maju (forwardbiased). Sebaliknya, bila tegangananoda lebih negatif dari katoda, diodadikatakan dalam keadaan bias-mundur (reverse biased).
 
Karakteristik bias-maju
Bila dioda dihubung dalam keadaanbias-maju, di mana potensial Anodalebih tinggi dibandingkan Katoda atauV
AK
> 0 dan bila tegangan V
AK
lebih be-sar dari tegangan cut-in atau teganganthreshold atau tegangan turn-onnya, V
ct
 (0,7 V untuk silikon, 0,4 V germanium),maka dioda akan konduksi (mengalirkanarus) atau ON. Besar arus yangmengalir ditentukan oleh tegangansumber dan beban yang terpasang.Dalam keadaan konduksi ini ada satuhal yang sangat penting untuk diketahuiadalah terjadinya tegangan jatuh majuyang besarnya tergantung pada prosesproduksi dan temperatur sambungan-nya. Namun bila V
AK
< V
ct
, dioda masihdalam keadaan OFF, walaupun adaarus yang mengalir namun sangatlahkecil. Arus disebut arus bocor arahmaju.
 
Karakteristik bias-mundur dantegangan dadal
Jika V
AK
< 0 atau anoda lebih negatif da-ri katoda dikatakan dioda dalam kea-daan bias-mundur. Dalam keadaan inidioda dalam keadaan tidak konduksiatau OFF. Dalam keadaan ini ada arusyang yang mengalir dari arah katoda keanoda yang sangat kecil, dalam ordemikro atau miliamper. Arus ini disebutarus bocor.Jika tegangan mundur (V
KA
) melebihisuatu tegangan yang telah ditentukan,yang dikenal dengan tegangan dadal(
breakdown voltage
), V
BR
, maka arusarah mundur akan meningkat tajam

Activity (123)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
dimaz_ugly1369 liked this
Teja Tebloe liked this
Amie Mnz liked this
Miouw Ngeong liked this
Syahru Din liked this
Kurniadi Lisman liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->