Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
22Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENCEMARAN AIR

PENCEMARAN AIR

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 3,468|Likes:
Published by evhyajah

More info:

Published by: evhyajah on May 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/29/2013

pdf

text

original

 
PENCEMARAN AIR
Air merupakan komponen lingkungan yang penting bagikehidupan. Makhluk hidup di muka bumi ini tak dapat terlepas darikebutuhan akan air. Air merupakan kebutuhan utama bagi proseskehidupan di bumi, sehingga tidak ada kehidupan seandainya di bumitidak ada air. Namun demikian, air dapat menjadi malapetaka bilamanatidak tersedia dalam kondisi yang benar, baik kualitas maupunkuantitasnya. Air yang relative bersih sangat didambakan oleh manusia,baik untuk keperluan hidup sehari-hari, untuk keperluan industri, untukkebersihan sanitasi kota, maupun untuk keperluan pertanian dan lainsebagainya.Dewasa ini, air menjadi masalah yang perlu mendapat perhatianyang serius. Untuk mendapat air yang baik sesuai dengan standartertentu, saat ini menjadi barang yang mahal, karena air sudah banyaktercemar oleh bermacam-macam limbah dari berbagai hasil kegiatanmanusia. Sehingga secara kualitas, sumberdaya air telah mengalamipenurunan. Demikian pula secara kuantitas, yang sudah tidak mampumemenuhi kebutuhan yang terus meningkat. Dari hari ke hari biladiperhatikan, makin banyak berita-berita mengenai pencemaran air.Pencemaran air ini terjadi dimana-mana. Kondisi ini sangat berbahaya,karena logam berat dapat diserap oleh manusia atau hewan yangmemakannya dan akan terjadi akumulasi (Republika, 17/02/03). DiWaduk Saguling juga terjadi pencemaran logam berat (merkuri) dankadar H
2
SO
4
yang tinggi, sehingga pencemaran ini sangatmempengaruhi ekonomi masyarakat sekitar, ribuan petani ikan mas jaring terapung di kawasan ini terancam gulung tikar karena produksiikan turun terus (Pikiran Rakyat, 08/06/03). Selain itu, penggunaanpestisida yang berlebihan dan berlangsung lama, juga akanmengakibatkan pencemaran air. Sebagai contoh, hal ini terjadi di NTByang terjadi pencemaran karena dampak pestisida dan limbah bakteri e-coli. Petani menggunakan pestisida di sekitar mata air Lingsar danRanget (Bali Post, 14/8/03). Selain merosotnya kualitas air akibatpencemaran, krisis air juga terjadi dari berkurangnya ketersediaan airdan terjadinya erosi akibat pembabatan hutan di hulu serta perubahanpemanfaatan lahan di hulu dan hilir. Menyusutnya pasokan air padabeberapa sungai besar di Kalimantan menjadi fenomena yangmengerikan, sungai-sungai tersebut mengalami pendangkalan akibatminimnya air pada saat kemarau serta ditambah erosi dan sedimentasi.Pendangkalan di S. Mahakam misalnya meningkat 300% selama kurunwaktu 10 tahun terakhir (Air Kita Diracuni, 2004). Pencemaran air dibanyak wilayah di Indonesia, seperti beberapa contoh di atas, telah
 
mengakibatkan terjadinya krisis air bersih. Lemahnya pengawasanpemerintah serta keengganannya untuk melakukan penegakan hukumsecara benar menjadikan problem pencemaran air menjadi hal yangkronis yang makin lama makin parah.Istilah pencemaran air atau polusi air dapat dipersepsikan berbedaoleh satu orang dengan orang lainnya mengingat banyak pustaka acuanyang merumuskan definisi istilah tersebut, baik dalam kamus atau bukuteks ilmiah. Pengertian pencemaran air juga didefinisikan dalamPeraturan Pemerintah, sebagai turunan dari pengertian pencemaranlingkungan hidup yang didefinisikan dalam undang-undang. Dalampraktek operasionalnya, pencemaran lingkungan hidup tidak pernahditunjukkan secara utuh, melainkan sebagai pencemaraan darikomponen-komponen lingkungan hidup, seperti pencemaran air,pencemaran air laut, pencemaran air tanah dan pencemaran udara.Dengan demikian, definisi pencemaran air mengacu pada definisilingkungan hidup yang ditetapkan dalam UU tentang lingkungan hidupyaitu UU No. 23/1997.Dalam PP No. 20/1990 tentang Pengendalian Pencemaran Air,pencemaran air didefinisikan sebagai :
 pencemaran air adalahmasuknya atau dimasukkannya mahluk hidup, zat, energi dan ataukomponen lain ke dalam air oleh kegiaan manusia sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak berfungsilagi sesuai dengan peruntukannya
(Pasal 1, angka 2). Definisipencemaran air tersebut dapat diuraikan sesuai makna pokoknyamenjadi 3 (tga) aspek, yaitu aspek kejadian, aspek penyebab ataupelaku dan aspek akibat (Setiawan, 2001).Berdasarkan definisi pencemaran air, penyebab terjadinyapencemaran dapat berupa masuknya mahluk hidup, zat, energi ataukomponen lain ke dalam air sehingga menyebabkan kualitas airtercemar. Masukan tersebut sering disebut dengan istilah
unsure pencemar,
yang pada prakteknya masukan tersebut berupa buangan
 
yang bersifat rutin, misalnya buangan limbah cair. Aspekpelaku/penyebab dapat yang disebabkan oleh alam, atau oleh manusia.Pencemaran yang disebabkan oleh alam tidak dapat berimplikasihukum, tetapi Pemerintah tetap harus menanggulangi pencemarantersebut. Sedangkan aspek akibat dapat dilihat berdasarkan penurunankualitas air sampai ke
tingkat tertentu
.Pengertian tingkat tertentu dalamdefinisi tersebut adalah tingkat kualitas air yang menjadi batas antara
tingkat tak-cemar 
(tingkat kualitas air belum sampai batas) dan
tingkat cemar 
(kualitas air yang telah sampai ke batas atau melewati batas).Ada standar baku mutu tertentu untuk peruntukan air. Sebagai contohadalah pada UU Kesehatan No. 23 tahun 1992 ayat 3 terkandung maknabahwa air minum yang dikonsumsi masyarakat, harus memenuhipersyaratan kualitas maupun kuantitas, yang persyaratan kualitastettuang dalam Peraturan Mentri Kesehatan No. 146 tahun 1990 tentangsyarat-syarat dan pengawasan kualitas air.
Indikator pencemaran air
Indikator atau tanda bahwa air lingkungan telah tercemar adalahadanya perubahanatau tanda yang dapat diamati yang dapat digolongkan menjadi :- Pengamatan secara fisis, yaitu pengamatan pencemaran airberdasarkan tingkatkejernihan air (kekeruhan), perubahan suhu, warna dan adanyaperubahan warna, baudan rasa- Pengamatan secara kimiawi, yaitu pengamatan pencemaran airberdasarkan zat kimiayang terlarut, perubahan pH- Pengamatan secara biologis, yaitu pengamatan pencemaran airberdasarkanmikroorganisme yang ada dalam air, terutama ada tidaknya bakteripathogen. Indikatoryang umum diketahui pada pemeriksaan pencemaran air adalah pHatau konsentrasi ionhydrogen, oksigen terlarut (
Dissolved Oxygen, DO
), kebutuhan oksigenbiokimia(
Biochemiycal Oxygen Demand, BOD)
serta kebutuhan oksigen kimiawi(
Chemical OxygenDemand, COD
).
Tabel : Pengaruh pH Terhadap Komunitas Biologi Perairan

Activity (22)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dien Nur Hasanah liked this
umahira liked this
Assakura Aufa liked this
Mega Adhrin liked this
JohnathanKevin liked this
Isa Nia liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->