ii
ABSTRAK
Erfan Ardiyanto. 2006.
Sistem Bahan Bakar Dan Trouble Shooting padaDaihatsu Classy
. Tugas akhir. Teknik Mesin D III. Fakultas Teknik UniversitasNegeri Semarang.Sistem bahan bakar merupakan satu sistem yang sangat
vital
pada motorbensin. Pembakaran pada motor bensin di mulai oleh adanya suplai campuranbahan bakar dan udara. Untuk itu pada motor bensin memerlukan suatu sistemyang dapat menyediakan bahan bakar dan sekaligus memberikan campuran bahanbakar dan udara yang sesuai dengan kondisi mesin. Sistem bahan bakar padaDaihatsu Classy terdiri dari beberapa bagian yaitu: (1) Tangki bahan bakar, (2)Saluran bahan bakar, (3) Saringan bahan bakar, (4) Pompa bahan bakar, dan (5)Pengabut bahan bakar ( karburator ).Berdasarkan latar belakang tersebut timbul permasalahan sebagai berikut:(1) Bagaimana cara kerja sistem bahan bakar pada Daihatsu Classy, (2) Carameganalisis gangguan atau memperbaiki kerusakan yang terjadi pada sistembahan bakar tersebut. .Proses pembakaran pada mesin dapat terganggu apabila salah satu darikomponen sistem bahan bakar terdapat kerusakan atau gangguan pada sistemkerjanya, sehingga kerja mesin tidak bisa maksimal. Gangguan yang sering terjadipada sistem bahan bakar Daihatsu Classy adalah sebagai berikut: (1) Mesin tidak mau hidup atau sukar hidup penyebabnya adalah katup jarum macet atautersumbat, selang
vakum
lepas atau rusak, katup
solenoid
pemutus aliran bahanbakar tidak membuka, kerja dari cuk terganggu. (2)
Idle
kasar atau terhentipenyebabnya adalah kecepatan
idle
tidak benar,
slow jet
tersumbat, campuran
idle
tidak benar. (3) Mesin tersendat saat percepatan penyebabnya adalah permukaanpelampung terlalu rendah, pompa percepatan tidak berfungsi,
power valve
tidak berfungsi, saluran bahan bakar tersumbat. (4) Mesin mengalami
dieseling
penyebabnya adalah
link-link
pada karburator macet, penyetelan
idle
berubah,
solenoid
pemutus bahan bakar tidak berfungsi. (5) Konsumsi bahan bakar borospenyebabnya adalah kecepatan
idle
terlalu tinggi,
power valve
terbuka terus,tangki bahan bakar bocor, saluran bahan bakar bocor, dan (6) Suplai bahan bakarke karburator kurang penyebanya adalah saringan bahan bakar tersumbat, pompabahan bakar tidak berfungsi, saluran bahan bakar tersumbat. Untuk mengatasi haltersebut dapat dilakukan perbaikan sistem bahan bakar yang meliputi pembersihankomponen, penyetelan ulang sesuai standar serta penggantian komponen sistembahan bakar. Perawatan sistem bahan bakar sebaiknya di lakukan secara berkalauntuk mencegah kerusakan dan gangguan yang terjadi pada saat berkendara.Saringan udara di usahakan selalu bersih untuk menjaga kebersihankarburator.Saringan bahan bakar hendaknya di ganti apabila sudah kotor, untuk mencegah kotoran masuk ke saluran-saluran dalam karburator.