Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
40Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ALGORITMA PENGURUTAN 2

ALGORITMA PENGURUTAN 2

Ratings: (0)|Views: 1,942 |Likes:
shorting pengurutan array
shorting pengurutan array

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Akhmad Lukman Hanafi on May 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/06/2013

pdf

text

original

 
ALGORIT
MA
 
P
EN
GURUTAN
A.
 Bubble
 
 Sort 
 Bubble sort 
adalah salah satu metode pengurutan exchanging yang bersifatlangsung dan termasuk jenis pengurutan yang paling sederhana. Nama
bubble sort 
sendiri berasal dari sifat nilai elemen terbesar yang selalu naik keatas (ke akhir dari list) seperti gelembung udara (
bubble
). Ide dari bubble sortadalah sebagai berikut :1.Pengecekan dimulai dari elemen paling awal.2.Elemen ke-1 dan ke-2 dari list dibandingkan.3.Jika elemen pertama lebih besar dari elemen kedua,dilakukan pertukaran.4.Langkah 2 dan 3 dilakukan lagi terhadap elemenkedua dan ketiga, seterusnya sampai elemen terakhir.5.Bila sudah sampai di elemen terakhir dilakukan pengulangan lagi dari awal sampai tidak ada terjadi lagi pertukaranelemen.6.Bila tidak ada pertukaran elemen lagi, maka elemenlist terurut.
algoritma
bubble sort 
dengan urutan membesar :
data
array of int (1..10);int n; // jumlah anggota array data;int temp, i, tukar;dotukar 
0;for i
0 to i
n-1 doif (data[i]>data[i+1] thentemp
data[i];data[i]
data[i+1];data[i+1]
temp;tukar 
1;endif;endfor;while (tukar>0);Pada setiap pengulangan (
loop
) dilakukan pengecekan terhadap tiap elemenmulai elemen pertama dan kedua, elemen kedua dan ketiga, dan seterusnyasampai elemen sebelum terakhir. Bila masih terjadi pertukaran (tukar = 1)dilakukan pengecekan lagi sampai tidak terjadi pertukaran (tukar = 0) yang berarti semua elemen dalam list tersebut sudah terurut membesar. Contoh:5 3 8 7 9 1 awal (belum terurut )3 5 7 8 1 9 pengulangan for ke-13 5 7 1 8 9 pengulangan for ke-23 5 1 7 8 9 pengulangan for ke-31
 
3 1 5 7 8 9 pengulangan for ke-41 3 5 7 8 9 pengulangan for ke-5 (terurut)
// Contoh Buble Sort Dalam C++
#include <iostream.h>void main (){int data [6]={5,3,8,7,9,1};int n=6;int temp, i, tukar;cout<<"array sebelum diurutkan : "<<endl;for (i=0; i<n; i++){cout<<data[i]<<" ";}cout<<endl;do{tukar=0;for (i=0; i<n; i++){if (data[i]>data[i+1]){temp=data[i];data[i]=data[i+1];data[i+1]=temp;tukar=1;}}}while (tukar>0);cout<<"array setelah diurutkan : "<<endl;for (i=0; i<n; i++){cout<<data[i]<<" ";}}B.
 In
 sertion
 
 Sort 
Algoritma insertion sort adalah sebuah algoritma sederhana yang cukupefisien untuk mengurutkan sebuah list yang hampir terurut. Algorima ini juga biasa digunakan sebagai bagian dari algoritma yang lebih canggih. Cara kerjaalgoritma ini adalah dengan mengambil elemen list satu-per-satu danmemasukkannya di posisi yang benar seperti namanya. Pada array, list yang baru dan elemen sisanya dapat berbagi tempat di array, meskipun cukuprumit. Untuk menghemat memori, implementasinya menggunakan pengurutan di tempat yang membandingkan elemen saat itu dengan elemensebelumnya yang sudah diurut, lalu menukarnya terus sampai posisinyatepat. Hal ini terus dilakukan sampai tidak ada elemen tersisa di input. Sepertisudah dibahas di bagian pendahuluan, salah satu implementasinya padakehidupan sehari-hari adalah saat kita mengurutkan kartu remi. Kita ambil2
 
kartu satu- per-satu lalu membandingkan dengan kartu sebelumnya untumencari posisi yang tepat. Variasi pada umunya yang dilakukan terhadaparray pada insertion sort adalah sebagai berikut :
Ε 
lemen awal di masukkan sembarang, lalu elemen berikutnya dimasukkandi bagian paling akhir.
Elemen tersebut dibandingkan dengan elemen ke (x-1). Bila belum terurut posisi elemen sebelumnya digeser sekali ke kanan terus sampai elemen yangsedang diproses menemukan posisi yang tepat atau sampai elemen pertama.
Setiap pergeseran akan mengganti nilai elemen berikutnya, namun hal initidak menjadi persoalan sebab elemen berikutnya sudah diproses lebihdahulu.Sebelum
insert 
Sesudah
insert 
Contoh psuedocode untuk insertion sort dengan urutan membesar :data
array of int (1..5);int i, j, tampung;int n; // jumlah anggota array;for i
1 to i
n-1 dotampung
data [i]; j
i-1;while (data[j]>tampung && j>=0)data[j+1]
data[j]; j
j-1;endwhile;data[j+1]
tampung;endfor;Pertukaran yang berulang terjadi di pengulangan
while
yang akan berhentisaat elemen sebelumnya sudah lebih kecil. Pengulangan
 for 
 berguna untuk melakukan insert elemen selanjutnya. Kasus terbaik pada algoritma iniadalah saat semua elemen sudah terurut. Pengecekan tiap elemen hanyadilakukan 1 kali sehingga hanya terjadi n kali pengulangan
iterate
(komplesitas = O(n)). Sedangkan kasus terburuk adalah saat list ada dalamkondisi terbalik yang membutuhkan n buah pertukaran terhadap n buahelemen, sehingga kompleksitasnya sama dengan O(n²). kompleksitas inisama dengan kompleksitas rata-ratanya. Ini berarti untuk menghitung jumlahelemen yang sangat besar algoritma ini kurang efisien untuk digunakan. Namun untuk melakukan sorting terhadap elemen yang sedikit, algoritma ini3

Activity (40)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Ghozainul Alfa liked this
Nana Lestari liked this
Hakim High-Level liked this
Dinta Shavira liked this
Diah Intansari liked this
Tenova White liked this
Re Nainggolan liked this
Bakhtiyar Sierad liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->